Mahfud MD Curhat Pernah Diberi Harapan Palsu oleh SBY dan Jokowi

Iwan Supriyatna | Stephanus Aranditio
Mahfud MD Curhat Pernah Diberi Harapan Palsu oleh SBY dan Jokowi
Menkopolhukam Mahfud MD. (Suara.com/Muhammad Yasir)

"Dipanggilnya 4 kali, tapi enggak jadi,"

Suara.com - Sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju yang berasal dari Keluarga Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) menghadiri acara syukuran pelantikan menteri yang digelar oleh KAHMI di Rumah Penasihat Majelis Nasional KAHMI Akbar Tanjung, Jalan Purnawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2019) malam.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Mahfud MD yang juga anggota KAHMI bercerita pada era presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dirinya sempat dipanggil sebanyak empat kali ke Istana, namun tak kunjung ditunjuk sebagai Menteri.

"Dulu ketika saya menjadi anggota DPR, waktu pak SBY jadi presiden, saya kan sudah dipanggil untuk dijadikan menteri waktu itu, waktu periode pertama 'Pokoknya nanti Pak Mahfud ikut kabinet saya lagi kalau saya menang, menang betul. Dipanggilnya 4 kali, tapi enggak jadi," ujar Mahfud di lokasi, Kamis (21/11/2019).

Namun dirinya mengaku tak menyesal sebab tak lama setekah itu dia terpilih menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

Kemudian, ia lanjut bercerita saat dirinya batal dipilih Presiden Joko Widodo menjadi calon wakil presiden, padahal saat itu ia sudah bersiap di dekat lokasi pengumuman cawapres Jokowi.

"Terus terang ketika saya misalnya tidak jadi wakil presiden, sudah banyak orang berharap, saya juga berharap karena sudah buat baju gitu, disuruh buat baju. Ketika nggak jadi ya, saya katakan ini Allah menurunkan air sungai mengalir ke mana, tapi nanti akan ada jalan lain," jelasnya.

Meski batal jadi cawapres, Mahfud mengakui tetap mendukung Jokowi walaupun tidak secara terang-terangan.

Kesabaran Mahfud akhirnya berbuah hasil sebuah jabatan yang didudukinya saat ini yakni menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

"Pada akhirnya saya mengalir ke satu tempat yang namanya kabinet sekarang. Saya tidak tahu apakah cekungan di kabinet itu lama atau cepat mengalir lagi," pungkasnya.

Diketahui setidaknya ada 6 Menteri yang berasal dari organisasi HMI diantaranya Menkopolhukam Mahfud MD, Menpora Zainudin Amali, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS