Sumarna Tewas di Dekat Trans Mimika, Mulut hingga Pinggang Kena Bacok

Agung Sandy Lesmana

Jum'at, 22 November 2019 | 07:44 WIB
Sumarna Tewas di Dekat Trans Mimika, Mulut hingga Pinggang Kena Bacok
ilustrasi orang meninggal [shutterstock]

Suara.com - Sumarna (33), pekerja olahan kayu ditemukan bersimbah darah di kawasan hutan Kilometer 7, Jalan Trans Timika-Paniai pada Kamis (21/11) siang. Dugaan sementara, Sumarna merupakan korban pembunuhan.

Kapolsek Kuala Kencana Iptu Hari Katang kepada Antara di Timika, Jumat (22/11/2019), mengatakan, saat ditemukan, korban mengalami banyak luka dari bagian mulut, jari hingga pinggang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Dia menduga korban dibunuh oleh orang tak dikenal seusai menarik kayu olahan dari kamp penampungan menuju pinggir Jalan Trans Timika-Paniai.

"Jenazah korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di sebuah kali kering dengan luka-luka di bagian mulut, kepala bagian belakang, pinggang, jari tangan akibat sabetan benda tajam. Dengan melihat luka-luka pada tubuh korban, dimungkinkan pelakunya berjumlah lebih dari satu orang," kata Hari.

Menurutnya, polisi baru mengetahui kejaian itu setelah keluarga melapor ke Polsek Kuala Kencana. Terkait penyelidikan kasus ini, polisi pun langsung menggali keterangan saksi terutama rekan-rekan korban yang bekerja sebagai sebagai buruh olahan kayu.

"Kami akan meminta keterangan saksi-saksi terutama rekan-rekan kerja korban. Pada saat kejadian itu, memang tidak ada rekan kerja korban yang mengetahui, tapi betapa pun sulitnya mengungkap kasus ini kami tetap berupaya maksimal," kata Hari.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sepeda motor rakitan milik korban di dekat posisi korban meninggal dunia. Barang-barang pribadi milik korban seperti sepatu, pakaian dan lain-lain tidak ada yang hilang.

Rohmat selaku kerabat dekat korban menuturkan bahwa almarhum Sumarna baru satu bulan tiba kembali di Timika setelah sebelumnya pulang kampung ke daerah Angsana, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten.

"Almarhum ini sebetulnya sudah cukup lama di Timika. Dia sudah empat kali ke Timika. Tapi beberapa waktu lalu dia pulang ke Pandeglang dan baru tiba kembali di Timika satu bulan lalu. Dia tinggal bersama saya di SP7. Isteri dan anaknya ada di Pandeglang," tutur Rohmat.

baca juga

Menurutnya, lokasi korban dibunuh sekitar 150 meter dari ruas Jalan Trans Timika-Paniai. Saat itu, korban baru saja mengantar kayu olahan ke pinggir jalan dengan menggunakan motor rakitan melalui jalan rel terbuat dari papan dari dalam kamp tempat penggergajian kayu.

"Kami punya dua kamp. Satu kamp di dekat jalan sekitar 100 meter. Lalu kamp satu lagi di dalam hutan sekitar 500-600 meter dari kamp pertama. Setelah korban menyimpan kayu di luar, dia masuk kembali. Di situlah dia dibunuh, kemungkinan besar dia dibacok dari arah belakang," jelas Rohmat.

Rohmat mengatakan sebelumnya tidak pernah ada permasalahan antara karyawan olah kayu dengan orang lain di sekitar itu.

"Kami sudah lama kerja di lokasi itu, sekitar tiga tahun. Tidak pernah ada yang datang melarang kami, aman-aman saja. Biasanya yang datang ke lokasi yaitu pemilik lahan yang tinggal di Jayanti," ujarnya.

Pihak keluarga mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus pembunuhan almarhum Sumarna kepada pihak kepolisian.

"Semoga pelakunya cepat tertangkap," kata Rohmat.

Almarhum Sumarna diketahui memiliki seorang isteri dan seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 2 SD di Pandeglang.

Jenazah almarhum Sumarna akan dikebumikan di TPU Kampung Mulia Kencana SP7, Distrik Kuala Kencana pada Jumat pagi ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lia Tewas Berlumur Darah, Bagian Kulit Mengelupas, Wajah Ada Lebam

Lia Tewas Berlumur Darah, Bagian Kulit Mengelupas, Wajah Ada Lebam

Jabar | Kamis, 21 November 2019 | 10:28 WIB

Sakit Epilepsi Kambuh, Slamet Ditemukan Mengambang di Situ Pedongkelan

Sakit Epilepsi Kambuh, Slamet Ditemukan Mengambang di Situ Pedongkelan

Jabar | Selasa, 19 November 2019 | 23:00 WIB

Ibu Mayat Remaja Keterbelakangan Mental di Cilacap Kerap Berperilaku Aneh

Ibu Mayat Remaja Keterbelakangan Mental di Cilacap Kerap Berperilaku Aneh

Jawa Tengah | Selasa, 19 November 2019 | 14:13 WIB

Tak Beridentitas, Mayat Wanita Terbungkus Seprai Gegerkan Makassar

Tak Beridentitas, Mayat Wanita Terbungkus Seprai Gegerkan Makassar

News | Selasa, 19 November 2019 | 13:49 WIB

Tertutup Plastik dan Diikat, Remaja Keterbelakangan Mental Dikubur di Rumah

Tertutup Plastik dan Diikat, Remaja Keterbelakangan Mental Dikubur di Rumah

Jawa Tengah | Senin, 18 November 2019 | 19:16 WIB

Mendadak Kejang-kejang, Lelaki Renta Tewas saat Dilayani PSK

Mendadak Kejang-kejang, Lelaki Renta Tewas saat Dilayani PSK

News | Senin, 18 November 2019 | 16:40 WIB

Dituduh Santet Haji Ismail, Kakek Mursam Tewas Digorok di Tengah Jalan

Dituduh Santet Haji Ismail, Kakek Mursam Tewas Digorok di Tengah Jalan

Jatim | Senin, 18 November 2019 | 15:51 WIB

Jasad Bayi Terbungkus Kain Kafan Ditemukan di Lenteng Agung

Jasad Bayi Terbungkus Kain Kafan Ditemukan di Lenteng Agung

News | Senin, 18 November 2019 | 12:39 WIB

Bunuh Putranya, Ayah: Lebih Baik Mati daripada Punya Anak Gay

Bunuh Putranya, Ayah: Lebih Baik Mati daripada Punya Anak Gay

News | Sabtu, 16 November 2019 | 13:35 WIB

Tewas Muka Tersayat Silet, Tangisan dan Pesan Terakhir Isnan di Tembok

Tewas Muka Tersayat Silet, Tangisan dan Pesan Terakhir Isnan di Tembok

Jatim | Selasa, 12 November 2019 | 19:29 WIB

Terkini

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

Diplomasi AS - Iran Memanas, Utusan Donald Trump Kejar Kesepakatan Damai di Qatar

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:27 WIB

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

Putusan MK Soal Pilkada Langsung Dinilai Beri Kepastian Hukum, Ini Alasannya

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 10:06 WIB

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

×