Dikecam! Menpora Malaysia Sebut Video Penusukan Suporter Indonesia Hoaks

Angga Roni Priambodo, Husna Rahmayunita

Sabtu, 23 November 2019 | 17:15 WIB
Dikecam! Menpora Malaysia Sebut Video Penusukan Suporter Indonesia Hoaks
Menteri Belia dan Sukan Malaysia Syed Saddiq Abdul Rahman (tengah) memberi dukungan pada timnas Malaysia saat melawan timnas Indonesia pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019). Timnas Indonesia dikalahkan timnas Malaysia dengan skor 2-3. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq mengatakan pemukulan suporter Timnas Indonesia oleh suporter Timnas Malaysia adalah berita palsu alias hoaks. Hal itu seketika menuai kecaman.

Pernyataan Syed Saddiq tersebut disampaikan melalui video berdurasi satu menit yang diunggah melalui jejaring sosial Twitter pribadinya @SyedSaddiq, Jumat (22/11/2019) petang.

"Jangan percaya Hoax! Jangan karena Hoax, hubungan di antara 2 rekan serumpun, Malaysia & Indonesia terpecah belah!", cuit Syed Saddiq sebagai keterangan unggahan.

Politikus 26 tahun ini meminta suporter Indoenesia untuk tidak mudah percaya dengan hoaks mengenai insiden pemukulan dan penusukan yang santer diberitakan.

"Kepada rekan-rekan di Indonesia tolonglah jangan percaya hoaks, berita palsu, fitnah. Yang berkata bahwa ada pendukung Indonesia yang dipukul, dan juga ada penusukan yang dilakukan oleh pendukung Malaysia," ujar Saddiq.

Ia juga mengatakan video viral yang menampilkan insiden pemukulan suporter Indonesia oleh suporter Malaysia adalah palsu. Untuk itu, ia telah melapor kepada pihak kepolisian.

"Saya sendiri telah membuat laporan polisi. Saya juga telah menghubungi polisi Malaysia yang telah berhubungan dengan polisi Indonesia. Bahwa video tersebut adalah hoaks, tipu dan fitnah, tidak betul," imbuhnya.

Lebih lanjut, Syed menyebutkan video palsu yang tersebar bertujuan untuk memecah belah hubungan Indonesia dan Malaysia. Ia juga mengklaim jika Kemenpora Indonesia telah sepakat menganggap video tersebut palsu.

"Video itu tidak terkait dengan pertandingan sepak bola antara Malaysia dan Indonesia. Jangan karena hoaks, hubungan di antara dua negara ini jadi buruk. Kita merupakan rekan serumpun, jangan memecah belah rakyat Malaysia dengan Indonesia karena penipuan ini. Pihak kemenpora Indonesia juga telah mengesahkan ini merupakan penipuan dan hoax," pungkasnya.

baca juga
Menpora Malaysia Syed Saddiq. (Twitter)
Menpora Malaysia Syed Saddiq. (Twitter)

Sontak postingan Syed Saddiq memancing kemarahan warganet Indonesia. Tak sedikit dari mereka yang memberikan kecaman atas pernyataan Syed Saddiq.

"@SyedSaddiq segeralah minta maaf secara terbuka. Jangan sibuk pencitraan. Kalau hanya bisa selfie dan modal tampang, lebih baik jadi bintang sinetron," cuit @andre_riosiade.

"Hoax macam apa? Ini ada pengakuan korban kebiadaban suporter Malaysia. Apa susahnya minta maaf?" kata @Mhakbar_p.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Berita Hits Bola: Respon Menpora Malaysia, Persita Promosi ke Liga 1

5 Berita Hits Bola: Respon Menpora Malaysia, Persita Promosi ke Liga 1

Bola | Sabtu, 23 November 2019 | 08:26 WIB

Insiden Pemukulan Suporter, Kemenpora Desak Malaysia Segera Minta Maaf

Insiden Pemukulan Suporter, Kemenpora Desak Malaysia Segera Minta Maaf

Bola | Jum'at, 22 November 2019 | 22:11 WIB

Kasus Pemukulan Suporter, Kemal Palevi Tuntut Menpora Malaysia Minta Maaf

Kasus Pemukulan Suporter, Kemal Palevi Tuntut Menpora Malaysia Minta Maaf

Entertainment | Jum'at, 22 November 2019 | 19:20 WIB

Kecam Kekerasan pada Suporter, Iwan Bule Minta Polisi Malaysia Usut Tuntas

Kecam Kekerasan pada Suporter, Iwan Bule Minta Polisi Malaysia Usut Tuntas

Bola | Jum'at, 22 November 2019 | 17:30 WIB

Terkini

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

Sejarah Baru! Rakyat Bisa Pilih Sendiri Logo HUT ke-81 RI, Prabowo Siapkan Hadiah Undangan ke Istana

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:47 WIB

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:35 WIB

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

LPSK Siap Lindungi Korban Lain Taufik Hidayat: Jangan Takut, Segera Lapor!

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:28 WIB

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:21 WIB

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:06 WIB

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:05 WIB

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:58 WIB

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:56 WIB

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:51 WIB