Terakhir Lapor LHKPN 2013, Mahfud MD: Tentu Ada Penambahan Harta Kekayaan

Dwi Bowo Raharjo, Welly Hidayat

Senin, 02 Desember 2019 | 14:49 WIB
Terakhir Lapor LHKPN 2013, Mahfud MD: Tentu Ada Penambahan Harta Kekayaan
Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD lapor LHKPN ke KPK. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Saat menyambangi gedung KPK, Ma'ruf tampak mengenakan baju berwarna cokelat.

Mahfud mengklaim kedatangannya ke KPK tidak bahas soal lain. Ia hanya fokus melaporkan LHKPN-nya setelah diangkat Presiden Jokowi.

"Saya ke sini untuk memenuhi kewajiban sebagai penjabat negara yaitu menyerahkan LHKPN, hanya itu tidak ada yang lain," kata Mahfud di Lobi Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

Ia mengaku terakhir lapor LHKPN pada tahun 2013, atau saat Mahfud menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi (MK).

"Sejak zaman saya laporan terakhir itu tahun 2013, tentu ada penambahan (kekayaan), kan sudah 6 tahun," ujar Mahfud.

Sebelum menjabat sebagai Menkopolhukam, Mahfud diketahui merupakan Anggota Badan Pengarah Idiologi Pancasila (BPIP). Namun kata Ma'ruf, untuk laporan yang diaudit KPK terkait harta kekayaan itu ketika dirinya menjabat sebagai ketua MK.

"Saya kan di situ baru beberapa tahun, jadi saya terakhir sebagai pejabat ketika jadi ketua MK di badan pancasila itu baru 2018 ya kan," tutup Mahfud.

Sebelum meninggalkan gedung KPK, Mahfud mengimbau kepada menteri kabinet kerja Presiden Jokowi yang belum melaporkan LHKPN untuk segera melaporkan.

Berdasarkan informasi yang didapat, Mahfud mengatakan menteri yang belum melaporkan LHKPN kebanyakan dari kalangan pengusaha.

baca juga

"Iya lah menteri-menteri yang saya dengar yang agak lambat itu kan yang dari swasta, karena itu memang rumit laporan itu, bukan enggak mau (lapor), memang rumit," kata dia.

"Kalau seperti saya inikan sejak tahun 2002 saya laporan dua tahun sekali. Jadi pejabat 2 tahun lapor dua tahun lapor sehingga tinggal nyambung saja yang berubah mana yang nyambung mana," tutup Mahfud.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Cek Titik Jokowi Kena Macet, Ojol Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan

Anies Cek Titik Jokowi Kena Macet, Ojol Beberkan Fakta Penyebab Kemacetan

News | Senin, 02 Desember 2019 | 12:11 WIB

Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap karena Pancasila, PKS Sentil Stafsus Jokowi

Sebut Kubu Sebelah Megap-Megap karena Pancasila, PKS Sentil Stafsus Jokowi

News | Senin, 02 Desember 2019 | 09:54 WIB

Pemerintah Kembangkan 10 'Bali' Baru, Lima di Antaranya Siap Dikebut

Pemerintah Kembangkan 10 'Bali' Baru, Lima di Antaranya Siap Dikebut

Lifestyle | Minggu, 01 Desember 2019 | 14:09 WIB

Berjam-jam Berjibaku, Stafsus Milenial Jokowi Bocorkan Hasil Kerja

Berjam-jam Berjibaku, Stafsus Milenial Jokowi Bocorkan Hasil Kerja

News | Sabtu, 30 November 2019 | 13:07 WIB

Terkini

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

5 Zodiak yang Paling Aman Jaga Rahasia Tanpa Takut Bocor

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 06:10 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop

Bogor | Jum'at, 18 September 2026 | 01:50 WIB

×