Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba untuk Perayaan Natal dan Tahun Baru

Senin, 02 Desember 2019 | 15:40 WIB
Polisi Tembak Mati Pengedar Narkoba untuk Perayaan Natal dan Tahun Baru
Direktorst Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus dua orang dan menyita 158 kilogram sabu. (Suara.com/Yosea Arga)

Suara.com - Direktorst Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri meringkus dua orang terkait peredaran narkotika jenis sabu. Sebanyak 158 kilogram sabu yang diduga untuk digunakan saat perayaan Natal dan Tahun Baru disita polisi.

Satu tersangka berinisial EF ditembak mati lantaran berusaha melawan petugas. Sedangkan satu tersangka berinisial AC merupakan warga negara Nigeria.

Dalam hal ini, tersangka AC mengendalikan peredaran sabu di dalam lembaga pemasyarakatan.

Direktur Tindak Pidana Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto megatakan kasus ini terungkap dari adanya informasi masyarakat soal peredaran sabu. Alhasil, polisi meringkus EF di Jalan Alternatif Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 29 November 2019.

Dari tangan EF, polisi menyita sedikitnya 15 kilogram sabu. Narkoba tersebut ditemukan di dalam mobil sedan dengan pelat nomor B 1069 CMQ.

Dari temuan tersebut, polisi kemudian menggelandang EF ke rumah kontrakannya di Perumahan Griya Alam Sentul Blok B 13 Nomor 17, Sentul, Jawa Barat. Di sana, polisi kembali menemukan sabu seberat 118 kilogram.

"Penyidik pun melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah kontrakan tersangka di Bogor dan mengamankan 118 kilogram sabu," ujar Eko di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (2/12/2019).

Kepada polisi, EF mengaku masih memunyai sabu seberat 25 kilogram yang disimpan di dalam mobil lainnya. Sehingga, total ada 158 kilogram sabu yang berhasil disita pihak kepolisian.

"Total barang bukti yang diamankan sebanyak 158 kilogram sabu," kata dia.

Baca Juga: Suami Istri Jual Sabu Demi untuk Traveling ke Bali

Setelahnya, polisi melakukan pengembangan merujuk pada keterangan EF yang menyebut ada keterlibatan warga negara Nigeria dalam kasus ini. Hanya saja, polisi terpaksa melepaskan timah panas ke arah EF lantaran ia melawan saat diminta untuk menunjukan tempat sabu-sabu disimpan.

"Pada saat dibawa ke rumah sakit nyawa tersangka tak tertolong," kata Eko.

Peredaran narkotika jelang taun baru kata Eko, meningkat. Sehingga, pihak kepolisian kekinian bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi akan melakukan pencegahan.

"Kami sudah ada program tiap akhir tahun bekerja sama dengan Bea Cukai dan Imigrasi. Sepanjang pelaku ditangkap di Indonesia maka akan gunakan hukum positif di Indonesia," pungkas Eko.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI