Pelintir Riset tentang LGBT, Politikus PKS Dimarahi Para Peneliti Asing

Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Rabu, 11 Desember 2019 | 13:25 WIB
Pelintir Riset tentang LGBT, Politikus PKS Dimarahi Para Peneliti Asing
Ilustrasi LGBT. (Shutterstock)

Karya ilmiah milik Mustanski digunakan sebagai dasar argumen bahwa banyak LGBT yang mengalami depresi berat hingga percobaan buruh diri.

"Ini interpretasi yang salah dari karya saya. Kami telah menunjukkan bahwa kesenjangan kesehatan mental didorong oleh faktor-faktor sosial (seperti intimidasi, kebijakan anti-gay). Orang LGTB tidak secara tidak teratur," kata Mustanski.

Dwi Estiningsih ditegur para peneliti asing (Twitter)
Dwi Estiningsih ditegur para peneliti asing (Twitter)

Terakhir ada pula peneliti bernama Sadiq Naveed yang juga menegur Dwi. Ia meminta agar tidak menyalahgunakan karyanya dan tidak salah mengutip untuk mempropagandakan narasi tertentu.

"Saya tidak menuntut orang tanpa penelitian atau latar belakang medis untuk memahami masalah ini. Namun, kita juga harus sangat berhati-hati dalam menggunakan data ilmiah untuk mempropagandakan narasi tertentu," ungkapnya.

Utas dari Dwi yang direspon oleh para peneliti tersebut mendadak viral dan menjadi perbincangan warganet. Warganet mendesak agar Dwi segera meminta maaf kepada para peneliti dan publik.

Pasalnya, interpretasi Dwi yang keliru menimbulkan hoaks dan sangat merugikan banyak pihak.

Dwi Estiningsih ditegur para peneliti asing (Twitter)
Dwi Estiningsih ditegur para peneliti asing (Twitter)

Untuk diketahui, nama Dwi Estiningsih sendiri sudah tak asing di mata publik. Pada 2016 lalu, Dwi menyebarkan ujaran kebencian yang menyebut pahlawan kafir. Sebelumnya, ia juga sempat membuat heboh publik usai menyebut ada logo palu arit di uang pecaran Rp 100.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berani Blak-blakan, Miss Universe Myanmar 2019 Mengaku Penyuka Sesama Jenis

Berani Blak-blakan, Miss Universe Myanmar 2019 Mengaku Penyuka Sesama Jenis

Lifestyle | Selasa, 10 Desember 2019 | 07:35 WIB

Peneliti LIPI Menyayangkan Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

Peneliti LIPI Menyayangkan Pencabutan Larangan Ekspor Benih Lobster

News | Jum'at, 06 Desember 2019 | 06:30 WIB

Akun Twitter Disebut Dukung LGBT, Waketum Gerindra: Ada Kesalahan Pimpinan

Akun Twitter Disebut Dukung LGBT, Waketum Gerindra: Ada Kesalahan Pimpinan

News | Jum'at, 29 November 2019 | 13:26 WIB

Dari Izin FPI hingga LGBT, Komika Arie Kriting: Sayang dan Benci Tipis

Dari Izin FPI hingga LGBT, Komika Arie Kriting: Sayang dan Benci Tipis

News | Jum'at, 29 November 2019 | 12:37 WIB

Gerindra Kritik Kejaksaan Agung yang Tolak CPNS dari Kaum LGBT

Gerindra Kritik Kejaksaan Agung yang Tolak CPNS dari Kaum LGBT

News | Jum'at, 29 November 2019 | 12:37 WIB

Terkini

DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran

DPRD Minta Pemprov DKI Kendalikan Lonjakan Pendatang Usai Lebaran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:13 WIB

Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi

Fluktuasi Kurs Rupiah, Harga Pangan Lokal Makin Tercekik Biaya Produksi

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:06 WIB

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

Respons Isu di Media Sosial, Pemprov DKI Jakarta Pastikan Penggunaan Kendaraan Dinas Sesuai Aturan

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:46 WIB

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

Arus Balik Lampaui Keberangkatan, KAI: Jakarta Diserbu 50 Ribu Penumpang Kereta per Hari

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:38 WIB

Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret

Arus Balik Masih Padat, Rekayasa Lalu Lintas di Tol Trans Jawa Berlanjut Jumat 28 Maret

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:26 WIB

HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!

HUT ke-12, TransJakarta Banting Harga Jadi Rp12, Ini Syaratnya!

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:12 WIB

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

Pemerintah Percepat Pembangunan Huntap Bagi Masyarakat Terdampak Bencana

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:03 WIB

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

PM Malaysia Anwar Ibrahim Kunjungi Jakarta, Polda Metro Siapkan Pengamanan Rute VVIP

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:57 WIB

Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya

Mengukur Mikroplastik Tak Semudah Dikira, Studi Soroti Tantangan dan Jalan Keluarnya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:55 WIB

Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya

Korlantas Polri Berlakukan One Way Lokal KM 132KM 70, Ini Skema Bertahapnya

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:51 WIB