Sebut Mau Jadi Gubernur DKI Perlu Rp 1 T, Bamsoet: Kembalikan ke Parlemen

Reza Gunadha, Novian Ardiansyah

Sabtu, 14 Desember 2019 | 19:59 WIB
Sebut Mau Jadi Gubernur DKI Perlu Rp 1 T, Bamsoet: Kembalikan ke Parlemen
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (Suara.com/Novian).

Suara.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet mengakui, praktik korupsi tak bisa dihilangkan kalau biaya politik tetap bertahan tinggi.

Bahkan, Bamsoet mengakui, kalau ingin memeroleh jabatan seperti kepala daerah, seseorang harus menyiapkan fulus alias duit yang banyak.

 “Saya yakin korupsi tidak akan bisa hilang kalau biaya politik tetap tinggi. Untuk jadi gubernur, wali kota, bupati kalau pakai sistem sekarang ini, jangan harap bisa berantas korupsi. Karena untuk memperoleh jabatan-jabatan itu diperlukan fulus,” ujar Bamsoet dalam acara MilenialFest di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12/2019).

Bamsoet mengatakan, sistem politik kekinian justru menjadi jebakan untuk melanggengkan praktik korupsi.

Karena itu, menurut dia, kalau ingin memberantas korupsi maka perlu keluar dari jebakan tersebut, yakni dengan memikirkan sistem pemilihan lain.

“Mau keluar tidak? Ubah sistem politik, kembalikan ke parlemen. Ayo siapa yang bisa jawab, ada ide? Karena sistem politik yang kita pilih, sistem demokrasi putuskan hari ini adalah sistem pemilu langsung dan memerlukan biaya tinggi,” kata Bamsoet di hadapan milenial.

Ia kemudian mencontohkan tingginya biaya politik dalam Pilkada Jakarta yang diklaimnya membutuhkan dana ratusan minggal hingga Rp 1 triliun agar bisa menjadi gubernur.

“Untuk jadi calon saja sudah diperlukan puluhan miliar rupiah. Untuk gubernur DKI kemarin yang terpilih, mungkin mencapai Rp 1 triliun, itu pun gagal.  Nah itu tantangan kita semua,” kata Bamsoet.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Klaim Miliki Hasil Survei Pilkada Solo, PDIP Jateng: Tidak Dibocorkan Dulu

Klaim Miliki Hasil Survei Pilkada Solo, PDIP Jateng: Tidak Dibocorkan Dulu

Jawa Tengah | Jum'at, 13 Desember 2019 | 21:05 WIB

Gibran Putra Jokowi Maju Pilkada Solo, Puan: Beri Kesempatan Lah...

Gibran Putra Jokowi Maju Pilkada Solo, Puan: Beri Kesempatan Lah...

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 20:02 WIB

Ada Cukur Gratis, Ini Cara 3 Balon Peserta Pilkada Bantul Dekati Warga

Ada Cukur Gratis, Ini Cara 3 Balon Peserta Pilkada Bantul Dekati Warga

Jogja | Jum'at, 13 Desember 2019 | 16:42 WIB

Jelang Pilkada, KPU Sleman: Jangan Terpengaruh Iming-Iming Money Politics

Jelang Pilkada, KPU Sleman: Jangan Terpengaruh Iming-Iming Money Politics

Jogja | Jum'at, 13 Desember 2019 | 14:08 WIB

Tahu Kantor KPU Masih Sewa dan Tak Layak, Komisi II DPR RI Merasa Miris

Tahu Kantor KPU Masih Sewa dan Tak Layak, Komisi II DPR RI Merasa Miris

Jabar | Kamis, 12 Desember 2019 | 22:05 WIB

Pantau Petahana Maju Pilkada 2020, Komisi II DPR RI Usulkan Rangkul KPK

Pantau Petahana Maju Pilkada 2020, Komisi II DPR RI Usulkan Rangkul KPK

Jabar | Jum'at, 13 Desember 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×