Eskalator Dimatikan saat Hujan Deras, PT MRT: Hindari Penumpukan Penumpang

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 19 Desember 2019 | 13:54 WIB
Eskalator Dimatikan saat Hujan Deras, PT MRT: Hindari Penumpukan Penumpang
Petugas yang sedang berupaya menyapu genangan air di stasiun MRT Jakarta.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur Jakarta pada Selasa (17/12/2019) lalu, membuat eskalator di pintu sejumlah stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) dimatikan. Hujan dengan intensitas tinggi itu diketahui membuat sejumlah wilayah terendam banjir.

Terkait itu, pihak PT MRT Jakarta menyebut tujuan eskalator dimatikan untuk menghindari penumpukan penumpang.

Corporate Secretary MRT Jakarta, Kamaludin, mengatakan genangan air banjir saat itu bukan menjadi penyebab utama dimatikannya eskalator. Menurutnya tidak ada indikasi eskalator dimatikan karena khawatir adanya korsleting atau air masuk stasiun.

"Memang ada tangga yang dimatikan karena tujuannya untuk keselamatan penumpang yang menumpuk di depan pintu stasiun," ujar Kamaludin saat dihubungi, Kamis (19/12/2019).

Kamaludin menuturkan, saat hujan deras biasanya para penumpang kerap menunggu di depan pintu keluar untuk berteduh sementara. Jika eskalator tetap dinyalakan, maka para penumpang yang keluar akan semakin menumpuk di depan pintu.

"Kalau hujan melihat genangan akan berhenti dan terjadi penumpukan di depan tangga. Menyiapkan payung sepatu. Itu menimbulkan penumpukan," jelasnya.

Meski mematikan eskalator, Kamaludin mengatakan tidak akan sampai menutup pintunya. Selain itu, jalur tangga manual dan lift masih berfungsi normal.

"Sebetulnya tangga lainnya masih dibuka di stasiun yang sama. Jadi ada beberapa opsi untuk keluar," pungkasnya.

Sebelumnya akun twitter resmi MRT Jakarta, @mrtjakarta menyampaikan sejumlah fasilitas eskalator terpaksa dimatikan. Akun ini menjelaskan ada genangan air yang masuk di beberapa pintu stasiun.

baca juga

Selain itu, beberapa pintu masuk stasiun juga ditutup. Hal ini dilakukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dikarenakan curah hujan yg tinggi, sehingga mengakibatkan adanya genangan air di beberapa pintu masuk stasiun, maka ada beberapa ekskalator dan pintu masuk yang ditutup," ujar akun itu dikutip Suara.com, Selasa (17/12/2019).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam, Pemprov Kerahkan Mesin Penyedot Air

Sejumlah Wilayah di Jakarta Terendam, Pemprov Kerahkan Mesin Penyedot Air

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 18:16 WIB

Jakarta Banjir, Eskalator Stasiun MRT Jakarta Terpaksa Dimatikan

Jakarta Banjir, Eskalator Stasiun MRT Jakarta Terpaksa Dimatikan

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 16:05 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Kawasan Plaza Senayan Kebanjiran

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Kawasan Plaza Senayan Kebanjiran

News | Selasa, 17 Desember 2019 | 15:26 WIB

Banjir Lumpur di Sigi, Dua Orang Meninggal dan Ratusan Lainnya Mengungsi

Banjir Lumpur di Sigi, Dua Orang Meninggal dan Ratusan Lainnya Mengungsi

News | Jum'at, 13 Desember 2019 | 10:44 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×