Jelang Purna Tugas, Agus Rahardjo Benahi Barang-barang di KPK

Agung Sandy Lesmana | Welly Hidayat
Jelang Purna Tugas, Agus Rahardjo Benahi Barang-barang di KPK
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengacungkan jempol sebelum konferensi pers operasi tangkap tangan (OTT) di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/10).

"Ini tinggal mengosongkan file di PC kantor, dan laptop kantor. Besok mengosongkan data di HP kantor," katanya.

Suara.com - Ketua KPK Agus Rahardjo telah bersiap untuk meninggalkan Gedung KPK Merah Putih karena masa jabatannya akan berakhir dalam hitungan jam ini.

Pasalnya, tongkat kepemimpinan akan beralih ke pimpinan KPK baru jilid V yang diketuai Firli Bahuri Cs. Ketua baru KPK akan dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (19/12/2019) besok.

Di penghujung masa jabatannya ini, Agus mengaku sudah mulai berbenah barang-barang di ruang kerja. Bahkan, sejumlah buku-buku yang paling ditaruh di KPK telah dibawa pulang.

"Untuk benah-benah sudah dari berapa hari. Ini sudah selesai, ada buku-buku sudah saya bawa pulang," kata Agus kepada Suara.com, Kamis (19/12/2019).

Agus juga mengaku hanya menggunakan mobil untuk mengangkut barang-barang pribadinya. 

"Ada tiga dus kecil sudah dibawa pulang. Saya gunakan kendaraan pribadi, barang hanya sedikit," kata Agus.

Agus menambahkan untuk saat ini hanya tinggal membersihkan data di komputer ruang kerjanya.

"Ini tinggal mengosongkan file di PC kantor, dan laptop kantor. Besok mengosongkan data di HP kantor," katanya.

Dia pun turut menceritakan pengalamannya selama memimpin lembaga antirasuah tersebut. Agus mengaku kerap mengubah penampilan ketika sedang di luar kantor karena alasan kerap disorot media yang mencari pemberitaan di KPK. Alasan mengubah penampilannya itu agar dirinya gampang ketika ingin berada di tengah-tengah masyarakat.

"Ya, sebelumnya saya enggak biasa (pakai topi). Tapi, gara-gara kalian saya jadi lebih sering pakai topi ke mana-mana nih," kata Agus.

Lebih lanjut, Agus mengaku belum terpikir untuk bekerja di instansi pemerintah atau tidak selepasnya masa jabatannya berakhir di KPK.

"Ya, untuk saya jadi PNS sudah pensiun, jadi (pimpinan) KPK sudah pensiun, kalau masih melamar ke sana ke mari kan rasanya enggak elok ya, kesempatan yang muda-muda ya. Jadi saya akan menjalani takdir saja lah," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS