Muhammadiyah Dapat Akomodasi dari Pemerintah China, Bukan Uang Bungkam

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 20 Desember 2019 | 21:39 WIB
Muhammadiyah Dapat Akomodasi dari Pemerintah China, Bukan Uang Bungkam
Ketua Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional PP Muhammadiyah KH Muhyiddin Junaidi. (Suara.com/Ria Rizki).

Suara.com - Ketua Biro Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional PP Muhammadiyah KH Muhyiddin Junaidi menegaskan pihaknya tidak menerima uang dari Pemerintah China sebagai bentuk pembungkaman soal etnis muslim Uighur.

Muhyiddin mengatakan kunjungan tiga ormas Islam di Indonesia yakni Muhammadiyah, PBNU, dan MUI ke Xinjiang, China pada Februari lalu untuk memenuhi undangan dari Pemerintah China. Kejanggalan pun dirasakan ketika Muhyiddin dan 14 orang lainnya berada di sana.

Ia menuturkan, ketika pihaknya melangsungkan salat subuh berjamaah, wakil ketua China Islamic Association (CIA) yang mendampinginya menyanggupi. Akan tetapi orang tersebut kemudian mengatakan kalau letak masjid dari hotel agak jauh dan sulit dijangkau karena suhu udara yang sangat dingin.

"Mulai saya curiga lagi kenapa enggak boleh kan seharusnya tamu kan di entertain (dilayani)," kata Muhyiddin saat bercerita dalam acara diskusi bertajuk "Mengungkap Pelanggaran HAM terhadap Uighur" di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2019).

Hari pun berlalu sampai akhirnya Muhyiddin beserta rombongan diajak ke museum yang berisikan sejarah tentang kekerasan dengan membingkai etnis Uighur sebagai pelakunya.

Dalam museum itu juga terpampang foto pemimpin ISIS Abu Bakr al Baghdadi.

"Kecurigaan kami narasi yang dibentuk, dibuat oleh mereka seakan-akan orang muslim itu adalah radikalis dan teroris," ucapnya.

Dalam narasinya kata dia, orang tua seakan tidak boleh mengajarkan anak-anaknya tentang agama kecuali setelah umur 18 tahun. Kalau ketahuan dan kemudian ada yang melaporkan, maka orang tersebut akan dibawa ke sebuah tempat.

"Kalau anda radikal maka anda berhak dikirim ke namanya re-education center. Apa itu? Mirip-mirip dengan BLK tetapi plus pelajaran hukum," tuturnya.

baca juga

Orang-orang yang masuk re-education center kata Muhyiddin, akan dicuci otaknya agar menuruti terhadap konstitusi yang ada apapun agama yang dianut. Dalam re-education center tersebut orang-orang tidak diperbolehkan menjalankan ibadahnya.

"Jadi kalau anda delapan bulan di sana kemudian rumahnya jauh ya sudah delapan bulan itu enggak puasa, enggak salat, enggak boleh baca Al-Quran," tuturnya.

Dalam kesempatan itu Muhyiddin dengan tegas membantah apabila Muhammadiyah disebut menerima uang bungkam dari Pemerintah China. Ia mengatakan bahwa dalam kunjungan itu rombongan hanya diberikan akomodasi seperti tiket pesawat dan juga kejanggalan-kejanggalan yang telah diceritakannya.

"(Itu) Undangan dari pemerintah China. Hanya tiket akomodasi (yang diberikan)," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Muhammadiyah Desak Wall Street Journal Turunkan Artikel Soal Uang Bungkam

Muhammadiyah Desak Wall Street Journal Turunkan Artikel Soal Uang Bungkam

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 21:01 WIB

Kasus Muslim Uighur, MUI Jatim Tuding Pemerintah Kurang Responsif

Kasus Muslim Uighur, MUI Jatim Tuding Pemerintah Kurang Responsif

Jatim | Jum'at, 20 Desember 2019 | 19:37 WIB

Bantah Bungkam soal Nasib Muslim Uighur, Muhammadiyah: Kami Tidak Diam!

Bantah Bungkam soal Nasib Muslim Uighur, Muhammadiyah: Kami Tidak Diam!

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 18:50 WIB

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

Heboh Muslim Uighur, MUI Minta Masyarakat Tidak Boikot Produk China

News | Jum'at, 20 Desember 2019 | 11:20 WIB

Terkini

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Promo Superindo 31 Oktober 2026: Diskon Daging, Minyak Goreng hingga Buah-buahan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Ramalan Zodiak Scorpio 31 Oktober 2026: Finansial Membaik, Karier Stabil

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

×