Iwan Fals Bilang Zaman SBY Nyinyirin Mega, Politikus Demokrat Minta Bukti

Rendy Adrikni Sadikin, Husna Rahmayunita

Senin, 23 Desember 2019 | 11:27 WIB
Iwan Fals Bilang Zaman SBY Nyinyirin Mega, Politikus Demokrat Minta Bukti
Iwan Fals (Wahyu Tri Laksono/Suara.com)

Suara.com - Musisi legendaris Iwan Fals menyoroti sikap pemimpin Indonesia dari masa ke masa. Ia menilai, orang yang berkuasa cenderung menyalahkan presiden sebelumnya ketika menghadapi polemik.

Pernyataan tersebut disampaikan Iwan Fals melalui cuitan yang dibagikan di jejaring Twitter pribadinya @iwanfals. Ia menyinggung aksi saling menyalahkan yang dilakukan sejak pemerintahan Ir. Soerkarno hingga Joko Widodo (Jokowi).

Melihat pola yang sedemikian rupa, Iwan Fals pun mempertanyakan sikap para elite politik tersebut.

"Gini lo, jaman Bung Karno ngelawan penjajah, jaman Pak Harto nyalahin Bung Karno, jaman Habibi Timor Timur lepas. Jaman Gusdur ngritik Pak Harto, Jaman Bu Mega, nganuin Gusdur, Jaman SBY nyinyirin Mega, Jaman Jokowi nyinggung SBY...lha kapan benernya elite-elite itu," cuit Iwan Fals seperti dikutip Suara.com, Senin (23/12/2019).

Tak ayal cuitan Iwan Fals pun memantik respons warganet, tak terkecuali dengan Wakil Sektretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melalui akun Twitter pribadinya @AndiArief_.

Andi mengkritisi pernyataan Iwan Fals yang menyebut era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyalahkan presiden sebelumnya. Ia membantah asumsi tersebut, hinga meminta bukti kepada Iwan Fals terkait cuitannya.

"Mungkin om @iwanflas ada bukti SBY pernah menyalahkan Presiden sebelumnya?" balas Andi Arief.

Cuitan Iwan Fals dibalas Andi Arief. (Twitter/@AndiArief__)
Cuitan Iwan Fals dibalas Andi Arief. (Twitter/@AndiArief__)

Namun, balasan tersebut tak mendapat tanggapan dari Iwan Fals. Selang tiga jam, Andi Arief pun mengunggah foto kebersamaan Iwan Fals dan SBY sebagai sindiran atas.

"Kalau om @iwanfals tahu Pak SBY suka menyalahkan Presiden sebelumnya pasti gak akan hadir acara ini," imbuhnya.

baca juga

Sejak diunggah, balasan Andi Arief tersebut telah mendapat 71 retweets dan 293. Warganet ramai memberikan komentar yang menyentil Iwan Fals.

"Bang @iwanfals itu punya selera humor yang tinggi bang @AndiArief_," kata @Santri_Ndes***.

"Oh....dia dekat dengan kekuasaan terus. Pantas gak ada lagu kritis lagi," terang @hiar***.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Panas! Andi Arief vs Sekjen PDIP soal Perpindahan Hengky Kurniawan

Makin Panas! Andi Arief vs Sekjen PDIP soal Perpindahan Hengky Kurniawan

News | Minggu, 22 Desember 2019 | 14:37 WIB

Jawab Tudingan Andi Arief soal Hengky, PDIP Bantah Bajak Kader Partai Lain

Jawab Tudingan Andi Arief soal Hengky, PDIP Bantah Bajak Kader Partai Lain

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 19:11 WIB

Andi Arief Ragukan Integritas Satu Anggota Dewas KPK, Siapa?

Andi Arief Ragukan Integritas Satu Anggota Dewas KPK, Siapa?

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 18:08 WIB

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

Kader Demokrat Ramai-ramai Bela SBY dan 4 Berita Populer Lainnya

News | Sabtu, 21 Desember 2019 | 05:19 WIB

Terkini

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

AI Makin Banyak Dipakai Perusahaan, A10 Siapkan Satu Pusat Kontrol untuk Atur Model dan Biaya

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 08:40 WIB

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

Amerika Keluarkan Peringatan Darurat di Arab Saudi Usai Serangan Rudal Houthi

News | Senin, 21 September 2026 | 08:35 WIB

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

SMGR Hadapi Banjir Semen, Tata Kelola Jadi Benteng

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:26 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

Donald Trump Ancam Hancurkan Iran Jelang Pertemuan di Sidang PBB: Mereka Harus Jaga Sikap

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

Agar Warga Tinggalkan Mobil Pribadi, Tarif LRT Harus Terintegrasi dan Terjangkau

News | Senin, 21 September 2026 | 08:24 WIB

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Spesifikasi dan Harga Helm KYT Elsico, yang Nyaman Buat Perempuan Berhijab

Otomotif | Senin, 21 September 2026 | 08:20 WIB

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Pengusaha Mau Genjot Ekonomi Daerah, UMKM Dipacu Naik Kelas

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:19 WIB

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

×