Petasan Buatan China Marak Dijual Jelang Akhir Tahun, Mulai Rp 500 Ribuan

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 23 Desember 2019 | 16:39 WIB
Petasan Buatan China Marak Dijual Jelang Akhir Tahun, Mulai Rp 500 Ribuan
Salah satu lapak pedagang petasan di Jakarta. [Suara.com/M Fadil]

Suara.com - Menjelang malam pergantian tahun, pesta kembang api atau petasan seolah sudah menjadi tradisi di berbagai belahan dunia, termasuk juga di tanah air.

Seperti halnya perayaan tahun baru 2020 yang akan datang kurang lebih seminggu lagi. Pedagang petasan musiman pun mendadak menggelar lapaknya.

Dari pantauan Suara.com di Pasar Baru, Jakarta Pusat misalnya, sudah ada beberapa lapak para penjual petasan. Salah satunya pedagang petasan asal Cirebon M Lutfi yang sudah membuka lapaknya.

"Kalau saya sudah seminggu ini jualan petasan, kalau sekarang belum banyak yang jualan, karena kan memang musiman saja, biasanya tahun baru dan lebaran," kata Lutfi saat ditemui Suara.com di lapak dagangannya pada Senin (23/12/2019).

Lutfi mengatakan, petasan-petasan yang dijualnya dibeli dari seorang teman yang memang biasa menyuplai petasan.

"Ini (beli) ada teman yang memang biasa jualan petasan, saya beli dari dia grosiran, biasanya ngutang dulu nanti kalau barang abis baru saya bayar," katanya.

Dari sebagian besar petasan yang dijualnya terlihat memang banyak sekali petasan yang buatan China, seperti halnya petasan dengan merek Blue Sky, Avatar dan Cakes. Petasan-petasan merek tersebut kata Lutfi merupakan petasan impor dengan daya ledak yang luar biasa.

"Kalau Blue Sky dan Avatar ini kembang api, kalau sudah waktunya pergantian tahun ini dipasang dan diarahkan ke langit, sehingga meledak di atas, itu bagus sekali banyak warna," cerita Lutfi.

Dia mengungkapkan banyak sekali pembeli yang mencari petasan jenis tersebut, apalagi di malam pergantian tahun. Menurut dia pengerajin petasan lokal belum bisa membuat petasan jenis tersebut.

baca juga

"Ini kayaknya dari (sambil melihat dus petasan) nah ini China, berarti kan dari luar negeri, bagus ini barang. Kalau yang lokal petasan biasa saja, kaya petasan kembang api yang dipegang tangan, ini buat anak kecil, tapi kalau yang ini harus orang dewasa yang nyalain (kembang apinya)," paparnya.

Lutfi bilang untuk jenis petasan dengan merek Blue Skya dan Avatar ini harganya mencapai Rp 550 ribu sampai Rp 700 ribu, tergantung ukuran dan berapa jumlah petasan tersebut.

"Kalau Blue Sky ini Rp 550 ribu, ini isinya banyak bisa 25 kali shoot per petasan dengan isi dalam kotak ini 8 buah, kalau yang merek Avatar ini Rp 700 ribu shootnya sama, isinya lebih banyak saja," katanya.

Untuk sekarang kata Lutfi penjualan masih cukup sepi, karena malam perayaan tahun baru masih seminggu lagi.

"Biasanya rame tanggal 25-27 (Desember 2019) akhir-akhir, kalau sekarang masih sepi, pembelinya juga gak banyak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seminggu Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Petasan Masih Sepi di Jakarta

Seminggu Jelang Pergantian Tahun, Pedagang Petasan Masih Sepi di Jakarta

News | Senin, 23 Desember 2019 | 16:10 WIB

Nahas, Pemuda Perakit Mercon Tewas Mengenaskan Akibat Ledakan Petasan

Nahas, Pemuda Perakit Mercon Tewas Mengenaskan Akibat Ledakan Petasan

Jatim | Kamis, 21 November 2019 | 11:37 WIB

Tidak Diduga, Begini Cara Kreatif Penjual Petasan Menjajakan Dagangannya

Tidak Diduga, Begini Cara Kreatif Penjual Petasan Menjajakan Dagangannya

Tekno | Rabu, 10 Juli 2019 | 07:32 WIB

Ruko Tempat Penjualan Petasan di Cianjur Terbakar, Pemilik Ditemukan Tewas

Ruko Tempat Penjualan Petasan di Cianjur Terbakar, Pemilik Ditemukan Tewas

Jabar | Selasa, 25 Juni 2019 | 15:49 WIB

Detik-detik Gudang Petasan Asemka Kebakaran, Terdengar Ledakan

Detik-detik Gudang Petasan Asemka Kebakaran, Terdengar Ledakan

News | Jum'at, 21 Juni 2019 | 13:39 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×