Array

Kontroversi Ucapan Selamat Natal yang Tak Berlaku untuk Wapres Ma'ruf Amin

Selasa, 24 Desember 2019 | 13:55 WIB
Kontroversi Ucapan Selamat Natal yang Tak Berlaku untuk Wapres Ma'ruf Amin
Maruf Amin (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Ucapan selamat natal kembali menjadi kontroversi. Setiap tahun menjelang perayaan natal, pro dan kontra mengenai ucapan selamat natal terus bergulir.

Sebagian pihak meyakini umat muslim yang mengucapkan selamat natal kepada umat kristiani merupakan hal yang haram. Namun, tak seikit pula pihak yang menilai memberikan ucapan selamat natal sebagai bentuk toleransi umat beragama.

Maruf Amin Melarang

Saat menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Fatwa, Maruf Amin mengeluarkan larangan bagi umat muslim untuk memberikan ucapan selamat natal bagi umat kristiani.

Menurut Maruf Amin, ucapan selamat natal telah menjadi polemik berkepanjangan. Sehingga, sebaiknya umat muslim tidak perlu mengucampak selamat natal.

"Itu jadi perdebatan, sebaiknya nggak usah saja lah," kata Maruf Amin, Rabu (19/12/2012).

Beberapa tahun kemudian setelah Maruf Amin didapuk menjadi pendamping Joko Widodo memimpin Indonesia, Maruf Amin menyiarkan ucapan selamat natal melalui akun media sosial miliknya. Sontak, perdebatan mengenai ucapan selamat natal kian meruncing.

Larangan Ucapan Selamat Natal Tak Berlaku untuk Wapres

MUI Jawa Timur mengeluarkan imbauan untuk umat muslim agar tidak mengucapkan selamat natal. Namun, imbauan ini tidak berlaku bagi Wakil Presiden Maruf Amin.

Baca Juga: Tabrak Taksi Parkir, Wanita ini Diancam dan Diperas Rp 14 Juta

Ucapan selamat natal diyakini dapat merusak akidah umat muslim. Pasalnya, natal merupakan perayaan lahirnya Yesus Kristus.

Adapun untuk Maruf Amin imbauan itu tidak berlaku. Sebab, Maruf Amin merupakan wakil kepala negara sehingga ada pertimbangan khusus.

"Nah kalau urusan itu, mungkin Pak Wapres punya pertimbangan sebagai pemimpin negara, sehingga diharuskan mengucapkan selamat Natal," ungkap Sekretaris MUI Jatim, Mochammad Yunus.

Hadirnya imbauan MUI Jatim mengenai larangan ucapan selamat natal yang tak berlaku bagi wakil presiden memantik perdebatan. Polemik ucapan selamat natal semakin meruncing.

Salah satu politisi PSI Guntur Romli menilai imbauan yang dikeluarkan oleh MUI Jatim sangat kekanak-kanakan. Imbauan tersebut telah mempermalukan umat Islam.

"Sekretaris MUI Jatim, Pak Yunus ini mengeluarkan himbauan yang memalukan, Wapres dikecualikan karena masih Ketua Umum MUI, himbauan yang memalukan & lucu, kekanak-kanakan," cuit @gunromli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI