Kotak di Kantong Penyerang Novel Jadi Perhatian Warganet, Ini Kata Polisi

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 29 Desember 2019 | 22:50 WIB
Kotak di Kantong Penyerang Novel Jadi Perhatian Warganet, Ini Kata Polisi
Salah satu pelaku teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. [Suara.com/Novian Ardiansyah]

Suara.com - Penangkapan dua orang anggota polisi aktif terduga pelaku penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Salah satu hal yang disoroti adalah tonjolan kotak di kantong keduanya.

Bentuk kotak itu terlihat saat RM dan RB tengah dipindahkan oleh kepolisian dari rumah tahanan Polda Metro Jaya ke Bareskrim Mabes Polri. Beberapa orang menduga-duga benda apa yang berada di kantong celana polisi aktif itu.

"Ayo maen tebak-tebakan itu yang di kantong celananya rokok atau handphone ya?" cuit @NengAnyar15 melalui akun media sosial twitter nya.

"Kok tersangka penyiram Novel Baswedan nggak di kosongkan? Kok semakin aneh saja?" kata akun @hm_dermawanzein.

Terkait hal itu, Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Polisi Argo Yuwono enggan menanggapi lebih jauh. Ia mengaku tak memperhatikan kantong RM dan RB.

Salah satu tersangka kasus penyiraman penyidik senior KPK Novel Baswedan digiring oleh aparat usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12).[Suara.com/Angga Budhiyanto]
Salah satu tersangka kasus penyiraman penyidik senior KPK Novel Baswedan digiring oleh aparat usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/12).[Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Enggak memperhatikan," ujar Argo saat dihubungi, Minggu (29/12/2019).

Argo kemudian berkelakar saat ditanya lebih lanjut. Ia mengaku juga tak memperhatikan alas kaki yang dikenakan keduanya dan akan menanyakannya.

"Pakai sepatu apa sandal nanti saya tanyakan dulu," pungkasnya.

Sebelumnya, Argo mengatakan salah satu dari dua tersangka dalam kasus Novel Baswedan berperan sebagai penyiram air keras terhadap penyidik senior KPK tersebut.

baca juga

Argo mengungkapkan, tersangka RB menjadi pelaku penyiraman. Sementara tersangka RM menjadi pengendara motor.

"Perannya ada yang nyupir sama yang nyiram RB," kata Argo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ungkap Motif Penyerangan Novel, Polisi: Pelaku Tidak Suka dan Dendam

Ungkap Motif Penyerangan Novel, Polisi: Pelaku Tidak Suka dan Dendam

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 21:13 WIB

Tersangka Penyiram Air Keras ke Novel Resmi Ditahan, Ini Kata Mahfud MD

Tersangka Penyiram Air Keras ke Novel Resmi Ditahan, Ini Kata Mahfud MD

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 05:40 WIB

Kejanggalan Tersangka Penyiram Novel dan 4 Berita Populer Lain

Kejanggalan Tersangka Penyiram Novel dan 4 Berita Populer Lain

News | Minggu, 29 Desember 2019 | 06:05 WIB

Dua Tersangka Penyiraman Novel saat Digelandang dari Polda ke Bareskrim

Dua Tersangka Penyiraman Novel saat Digelandang dari Polda ke Bareskrim

Video | Sabtu, 28 Desember 2019 | 17:48 WIB

Terkini

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Warga Makassar Mengaku Diminta Bayar Rp500 Ribu Urus Surat Waris

Sulsel | Selasa, 29 September 2026 | 15:39 WIB

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

Ombudsman Bongkar Borok Rutan Pondok Bambu: Pungli Selangit, Air Bersih Sulit

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:38 WIB

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Gagal Kalahkan Timnas Indonesia, Malaysia Langsung Dihadapkan Persoalan Mengerikan

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:34 WIB

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Suplemen vs Skincare Kolagen, Mana yang Lebih Bermanfaat untuk Kulit?

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 15:33 WIB

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

Ace Hasan Disebut Tolak USD 1 Juta dari Gus Alex, Saksi Titipkan Uang ke Anggota Brimob

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:31 WIB

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Gatekeeping: Menjaga Keunikan Diri atau Sekadar Pelit Informasi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:30 WIB

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Promo BRI di Halal Indo 2026: Banjir Hadiah, Rekening Baru, dan Kartu Debit Eksklusif Barca

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 15:27 WIB

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

Masinis Jadi Tersangka, Fakta Fatal di Balik Tragedi Kereta Bekasi: Rem Baru Ditekan Jarak 263 Meter

News | Selasa, 29 September 2026 | 15:26 WIB

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Coach Justin: Thom Haye Bruno Fernandes-nya Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Ulasan Psychopath Diary: Ketika Psikopat Palsu Bertemu Pembunuh Asli

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 15:20 WIB

×