Miris, 5 Gajah Sumatera Ditemukan Mati Diduga Kesetrum Listrik di Aceh

Bangun Santoso

Jum'at, 03 Januari 2020 | 07:03 WIB
Miris, 5 Gajah Sumatera Ditemukan Mati Diduga Kesetrum Listrik di Aceh
Sebagai ilustrasi: Gajah Sumatera ditemukan mati karena diracun di Aceh pada 19 Februari lalu (Antara).

Suara.com - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh menemukan lima ekor gajah Sumatera mati di Desa Tuwi Pria, Provinsi Aceh. Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto menyatakan, gajah-gajah mati itu ketika ditemukan sudah tinggal tulang belulang.

Awalnya, petugas BKSDA Aceh mendapat laporan dari masyarakat tentang temuan gajah mati. Lalu, petugas menuju lokasi kejadian dan menemukan dua ekor gajah sudah tinggal tulang belulang, Rabu (1/1).

Dua gajah tersebut ditemukan pada lokasi yang berbeda dengan terpaut jarak 50 meter. Dugaan sementara kematian disebabkan oleh arus listrik. Pada lokasi penemuan gajah ditemukan adanya pagar listrik dengan tinggi sekitar 1,5 meter.

Kemudian besoknya, Kamis (2/1) petugas BKSDA Aceh kembali melakukan pencarian di desa yang sama dan mendatangi enam titik lokasi lain. Ditemukan tiga ekor gajah mati yang juga sudah tinggal tulang belulang.

Kematian gajah-gajah tersebut diduga terkena arus listrik. Di sekitar lokasi penemuan tulang belulang gajah ada pagar listrik yang dipasang untuk melindungi perkebunan sawit masyarakat.

"Ada lima ekor gajah dari fisik tengkorak dan rahang. Empat tengkorak dan rahang ditemukan di lapangan serta tulang belulang lainnya. Tapi yang meyakini kami lima ekor itu tadi tengkorak kepala ada empat dan satu rahang. Diduga sementara karena listrik dari pagar-pagar listrik yang ada di lokasi dinaba gajah tersebut ditemukan mati," kata Agus sebagaimana dilansir VOA, Kamis (2/1) malam.

Lanjut Agus, saat ini kepolisian dari Polres Aceh Jaya masih menelusuri dan mencari tahu pasti kematian gajah Sumatra tersebut. Barang bukti berupa tulang belulang gajah juga turut dibawa pihak kepolisian.

"Itu (indikasi dibunuh) masih diproses oleh pihak Polres Aceh Jaya. Itu perkebunan masyarakat tapi lebih jauh pihak kepolisian yang akan menelusurinya," ucapnya.

Atas kematian lima satwa langka dan dilindungi itu, BKSDA Aceh mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian alam khususnya gajah Sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa liar. BKSDA Aceh juga berharap agar masyarakat tidak lagi menggunakan pagar listrik yang bertegangan tinggi untuk melindungi kebunnya. Bukan efek kejut yang ditimbulkan namun bisa membahayakan satwa liar dan juga manusia.

baca juga

Sementara itu, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Indonesia (WALHI) Aceh, Muhammad Nur mengatakan saat ini masyarakat di wilayah yang kerap dilintasi gajah Sumatera telah menganggap satwa tersebut sebagai hama. Terbukti banyaknya ditemukan pagar listrik untuk melindungi kebun milik masyarakat.

"Pagar listrik itu dipasang pada jalur pelintasan gajah. Itu tempat hidupnya gajah yang memang jalurnya satwa liar tersebut. Artinya warga sudah melihat gajah itu sebagai hama, tidak lagi satwa dilindungi. Ini kondisi yang cukup berbahaya," katanya kepada VOA.

WALHI Aceh menilai kematian lima ekor gajah Sumatra di Kabupaten Aceh Jaya merupakan kejadian luar biasa, karena daerah tersebut tidak termasuk wilayah dimana kerap terjadi konflik antara gajah dengan manusia. WALHI Aceh menduga ada yang dengan sengaja membunuh gajah-gajah tersebut. Kata Nur, bukti lain menurut kepolisian tidak ditemukan gading pada saat penemuan tulang belulang lima gajah tersebut.

"Artinya gading itu bisa saja bukan target utama tapi karena satwa itu mengganggu perkebunan sehingga dibunuh denganlistrik. Kami duga ada bisnis gading gajah yang tersembunyi dan terselubung. Pada akhirnya tahu juga publik bahwa di sana ada banyak gajah. Sehari-hari gajah ke Kabupaten Bener Meriah mencari makan tapi hidup populasinya itu di Aceh Jaya," jelas Nur.

Berdasarkan International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) Red List of Threatened Species, gajah yang hanya ditemukan di Pulau Sumatra ini berstatus Critically Endangered atau spesies yang terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gajah Mengamuk hingga Rusak Pagar Masjid di Pedalaman Aceh Barat

Gajah Mengamuk hingga Rusak Pagar Masjid di Pedalaman Aceh Barat

News | Jum'at, 22 November 2019 | 08:26 WIB

Fakta Miris Temuan Bangkai Gajah di Riau: Kepala Dipenggal, Gading Dipotong

Fakta Miris Temuan Bangkai Gajah di Riau: Kepala Dipenggal, Gading Dipotong

News | Kamis, 21 November 2019 | 09:54 WIB

Lagi, Gajah Sumatera Mati di Tengah Kebun Konsesi Perusahaan di Riau

Lagi, Gajah Sumatera Mati di Tengah Kebun Konsesi Perusahaan di Riau

News | Rabu, 20 November 2019 | 08:07 WIB

Miris, Gajah Sumatera di Suaka Margasatwa Balai Raja Tersisa 7 Ekor

Miris, Gajah Sumatera di Suaka Margasatwa Balai Raja Tersisa 7 Ekor

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:05 WIB

Pesona Model Cantik Berpose dengan Gajah Sumatera

Pesona Model Cantik Berpose dengan Gajah Sumatera

Foto | Minggu, 15 September 2019 | 08:08 WIB

Marak Konflik Gajah di Riau Diduga Akibat Rusaknya TN Tesso Nilo

Marak Konflik Gajah di Riau Diduga Akibat Rusaknya TN Tesso Nilo

News | Kamis, 13 Juni 2019 | 10:22 WIB

Sempat Viral, Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari

Sempat Viral, Bayi Gajah Mirip Dumbo Tewas Setelah Dipaksa Menari

Lifestyle | Senin, 20 Mei 2019 | 16:02 WIB

Seekor Gajah Liar Ditemukan Mati Tanpa Gading di Aceh

Seekor Gajah Liar Ditemukan Mati Tanpa Gading di Aceh

News | Jum'at, 28 Desember 2018 | 10:10 WIB

Terkini

BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun di Era Dadan Hindayana, Belum Bayar EO hingga Dapur

BGN Minta Maaf Punya Utang Rp 1,6 Triliun di Era Dadan Hindayana, Belum Bayar EO hingga Dapur

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:31 WIB

Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran

Ibu Tewas dan Anak 1 Tahun Luka Parah Dibom Rudal Amerika di Tappeh Allah Akbar Iran

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:30 WIB

Ulasan Sang Alkemis: Kisah Inspiratif yang Sarat Pesan Kehidupan

Ulasan Sang Alkemis: Kisah Inspiratif yang Sarat Pesan Kehidupan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:30 WIB

Tak Cukup Koper, Barang Bukti Don Ritto Diangkut Kontainer ke Kejagung, Ini Daftar Rinciannya

Tak Cukup Koper, Barang Bukti Don Ritto Diangkut Kontainer ke Kejagung, Ini Daftar Rinciannya

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:29 WIB

Mandiri Looping for Life, Semangat Rawat Warisan dan Keberlanjutan di Road to INACRAFT Festival 2026

Mandiri Looping for Life, Semangat Rawat Warisan dan Keberlanjutan di Road to INACRAFT Festival 2026

Surakarta | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:28 WIB

3 Macam Sheet Mask Becoming yang Lagi Hits, Bikin Kulit Plumpy dan Glowing!

3 Macam Sheet Mask Becoming yang Lagi Hits, Bikin Kulit Plumpy dan Glowing!

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:28 WIB

Tiga Napiter eks-Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI di Lapas Semarang

Tiga Napiter eks-Jamaah Islamiyah Ikrar Setia NKRI di Lapas Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:25 WIB

Jakarta Punya Gaya! Serunya 'BRI Wellness Experience' di Jantung Kota

Jakarta Punya Gaya! Serunya 'BRI Wellness Experience' di Jantung Kota

Bri | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:21 WIB

5 Serum Pencerah yang Efektif Pudarkan Flek Hitam, Mulai Rp70 Ribuan

5 Serum Pencerah yang Efektif Pudarkan Flek Hitam, Mulai Rp70 Ribuan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:18 WIB

Truk Berat di Jakarta Bikin Ribut, Izin Sopir Siap-siap Dicabut

Truk Berat di Jakarta Bikin Ribut, Izin Sopir Siap-siap Dicabut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:17 WIB

×