China Klaim Natuna, Prabowo: Ada atau Tidak Ancaman, Pertahanan Harus Kuat

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 03 Januari 2020 | 20:44 WIB
China Klaim Natuna, Prabowo: Ada atau Tidak Ancaman, Pertahanan Harus Kuat
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto didampingi Menteri Pertahanan Malaysia Mohamad bin Sabu (ketiga kiri) memberi hormat usai memeriksa Kawalan Kehormatan Utama (KWU) dari Batalion Pertama Rejimen Tentara Melayu Diraja saat melakukan kunjungan ke Kementrian Pertahanan Malaysia di Kuala Lumpur, Kamis (14/11). [ANTARA FOTO/Agus Setiawan]

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan pengendalian operasi siaga tempur untuk menjaga masuknya kapal Coast Guard China ke perairan laut Natuna Utara. Lantas bagaimana sikap dari Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto?

Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan Prabowo selalu menyebut kalau pertahanan Indonesia harus diperkuat dalam segala situasi. Meski demikian ia tidak begitu detail menjawab apakah akan melakukan hal yang sama dengan TNI.

"Sudah sejak awal Prabowo mengatakan kami ada atau tidak ada ancaman, ya pertahanan memang harus diperkuat," kata Dahnil saat dihubungi Suara.com, Jumat (3/1/2020).

Selain itu, Dahnil mengungkapkan kalau sikap Prabowo selaku orang nomor satu di bidang pertahanan Indonesia serupa dengan menteri terkait lainnya.

Hal itu disampaikan seusai Prabowo melakukan rapat koordinasi dengan sejumlah menteri guna membahas klaim China yang tidak melanggar kawasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

"Mengingat ZEE Indonesia itu sudah disepakati melalui Unclos 1982 jadi klaim China itu tidak konstitusional, tidak berdasar," katanya.

Prabowo juga berharap kalau China segera menyadari dan mematuhi aturan tersebut. Sebagaimana diketahui China juga berpartisipasi dalam Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Hukum Laut III atau Unclos III.

"Berharap China mematuhi ZEE Indonesia yang sudah diakui PBB dan Uclos," ucapnya.

Untuk diketahui, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Yudo Margono melaksanakan pengendalian operasi siaga tempur, terkait dengan adanya pelanggaraan di wilayah perairan laut Natuna Utara oleh kapal coast guard China.

Sebelum bertolak dari Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, menuju Natuna, Pangkogabwilhan I, Jumat (3/1/2020), menyampaikan operasi siaga tempur ini dilaksanakan oleh Koarmada I dan Koopsau I dengan Alutsista yang sudah tergelar.

"Yaitu, tiga KRI dan satu pesawat intai maritim dan satu pesawat Boeing TNI AU. Sedangkan dua KRI masih dalam perjalanan dari Jakarta menuju Natuna," kata Laksdya Yudo seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, operasi ini digelar untuk melaksanakan pengendalian wilayah laut khususnya di zona ekonomi ekslusif (ZEE) Indonesia Laut Natuna Utara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

China Klaim Laut Natuna, TNI Kerahkan 3 KRI Berstatus Siaga Tempur

China Klaim Laut Natuna, TNI Kerahkan 3 KRI Berstatus Siaga Tempur

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 20:40 WIB

Ribut dengan China soal Natuna, Luhut Usul Prabowo Beli Kapal Patroli Besar

Ribut dengan China soal Natuna, Luhut Usul Prabowo Beli Kapal Patroli Besar

Bisnis | Jum'at, 03 Januari 2020 | 20:20 WIB

China Klaim Natuna, Prabowo: Tak Perlu Kekerasan, China Negara Sahabat

China Klaim Natuna, Prabowo: Tak Perlu Kekerasan, China Negara Sahabat

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 20:17 WIB

Kapal China Masuk Laut Natuna, TNI Lancarkan Operasi Siap Tempur

Kapal China Masuk Laut Natuna, TNI Lancarkan Operasi Siap Tempur

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 19:11 WIB

Ngotot Tak Salah, Mahfud MD: China Tak Punya Hak Mengklaim soal Natuna

Ngotot Tak Salah, Mahfud MD: China Tak Punya Hak Mengklaim soal Natuna

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 18:27 WIB

Natuna Diklaim China! Geng Shuang: RI Suka atau Tidak, Kami Berdaulat

Natuna Diklaim China! Geng Shuang: RI Suka atau Tidak, Kami Berdaulat

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 16:25 WIB

Ditemui di Jogja, Jokowi Sebut Prabowo dan Didit Tamu Pertama di 2020

Ditemui di Jogja, Jokowi Sebut Prabowo dan Didit Tamu Pertama di 2020

Jogja | Rabu, 01 Januari 2020 | 14:08 WIB

Sempat Unggah Foto Bersama Jokowi, Prabowo dan Didit Sowan ke Jogja

Sempat Unggah Foto Bersama Jokowi, Prabowo dan Didit Sowan ke Jogja

Jogja | Rabu, 01 Januari 2020 | 13:37 WIB

Awali Tahun Baru, Prabowo Sowan Jokowi di Gedung Agung Jogja

Awali Tahun Baru, Prabowo Sowan Jokowi di Gedung Agung Jogja

Jogja | Rabu, 01 Januari 2020 | 12:41 WIB

Jika Tak Dipenuhi, Pengungsi Palestina Ancam Menetap di Kompleks Prabowo

Jika Tak Dipenuhi, Pengungsi Palestina Ancam Menetap di Kompleks Prabowo

News | Selasa, 31 Desember 2019 | 16:52 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB