Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:56 WIB
Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan
Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran. [mfa.gov.ir]
Baca 10 detik
  • Ali Khamenei wafat, silsilah keturunannya sebagai sayyid jadi sorotan publik dunia.
  • Gelar sayyid Ali Khamenei diyakini tersambung ke Nabi Muhammad generasi ke-38.
  • Status sayyid perkuat legitimasi simbolik Ali Khamenei di tengah krisis Timur Tengah.

Suara.com - Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan militer Amerika Serikat dan Israel di Teheran memicu gelombang reaksi keras dari berbagai penjuru dunia. Sejumlah faksi yang berseberangan dengan Washington dan Tel Aviv menilai kematian Khamenei sebagai eskalasi besar yang mengancam stabilitas kawasan.

Di tengah ketegangan geopolitik tersebut, perhatian publik juga tertuju pada sosok pribadi Khamenei, khususnya mengenai latar belakang garis keturunannya. Ia diyakini memiliki silsilah yang tersambung dengan keluarga Nabi Muhammad SAW.

Melansir Encyclopaedia Britannica, Ali Khamenei menyandang gelar sayyid. Dalam tradisi Islam, istilah sayyid merujuk pada individu yang diyakini sebagai keturunan langsung Nabi Muhammad melalui putrinya, Fatimah, dan menantunya, Ali bin Abi Thalib. Sebagai simbol garis keturunan tersebut, para sayyid dalam komunitas Syiah umumnya mengenakan sorban berwarna hitam.

Britannica menjelaskan bahwa status ini didasarkan pada tradisi genealogis yang kuat dalam masyarakat Muslim. Meski demikian, belum ada verifikasi ilmiah modern, seperti pengujian genetik independen, untuk membuktikan klaim silsilah tersebut secara absolut.

Sementara itu, ulasan media internasional mengenai latar belakang keluarganya menyebutkan bahwa Khamenei berasal dari garis Sayyid Hosseini. Garis keturunan ini secara tradisional ditelusuri hingga ke Imam Husain, cucu Nabi Muhammad, melalui Imam Zain al-Abidin. Dalam literatur Syiah, silsilah Khamenei diyakini tersambung hingga generasi ke-38 dari Rasulullah.

Para peneliti sejarah Islam menekankan bahwa klaim genealogis semacam ini bersandar pada tradisi dokumentasi keluarga dan pengakuan otoritas keagamaan, bukan pada metode sains modern. Dalam konteks sosial-keagamaan di Iran, status sebagai sayyid berfungsi memperkuat legitimasi simbolik seorang ulama, meskipun bukan menjadi satu-satunya basis otoritas politik dan kenegaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

VIDEO TERKAIT

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI