Banjir Jabodetabek Telan 53 Nyawa, Rata-rata Tewas karena Terseret Arus

Agung Sandy Lesmana, Welly Hidayat

Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:45 WIB
Banjir Jabodetabek Telan 53 Nyawa, Rata-rata Tewas karena Terseret Arus
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo. (Suara.com/Welly Hidayat).

Suara.com - Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi BNPB, Agus Wibowo menyebut, rata-rata korban meninggal selama banjir yang terjadi di wilayah Jabodetabek karena terseret arus.

"Kurang lebih meninggal karena terseret arus banjir dan tenggelam. Jadi, Ini kemungkinan karena ada genangannya tinggi dan arusnya kencang sehingga tidak bisa menyelamatkan diri," kata Agus di Gudang BNPB, Pondok Gede, Jati Asih, Bekasi Kota, Sabtu (4/1/2019).

Selain terseret arus, penyebab lain adanya korban tewas saat banjir melanda di Jabodetabek akibat tertimpa runtuhan bangunan longsor dan tersetrum listrik.

"Ada juga yang tertimpa reruntuhan, ada dua orang di kota Bekasi tertimpa runtuhan dan tembok itu yang ambruk karena longsor mungkin ya karena kena banjir longsor lalu meninggal dunia. Jadi itu kira-kira," ujar Agus.

Berdasarkan data dari BNPB, usia korban tewas selama banjir di awal 2022 ini bervariasi, mulai dari usia delapan tahun hingga 80 tahun.

"Jadi kalau saya lihat yang meninggal tuh banyak bervariasi ya. Ada umurnya 82 tahun, bahkan yang paling kecil, kalau enggak salah umurnya 8 tahun," katanya.

Diketahui, BNPB menyebut hingga hari ini, total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor mencapai 53 orang. Sedangkan 1 orang masih dinyatakan hilang di Lebak, Banten. Adapun warga yang masih menetap di pengungsian mencapai 173.064 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Korban Terdampak Capai 149 Ribu Jiwa, Bekasi Paling Parah Terkena Banjir

Korban Terdampak Capai 149 Ribu Jiwa, Bekasi Paling Parah Terkena Banjir

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:21 WIB

BMKG Sebut Peringatan Cuaca Ekstrem Sudah Disebarluaskan Sejak Akhir 2019

BMKG Sebut Peringatan Cuaca Ekstrem Sudah Disebarluaskan Sejak Akhir 2019

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:15 WIB

Kepala BNPB Beri Bantuan Uang Tunai Kepada Korban Banjir Bandang Lebak

Kepala BNPB Beri Bantuan Uang Tunai Kepada Korban Banjir Bandang Lebak

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 15:04 WIB

Detik-detik Evakuasi Balita Terjebak Banjir Setinggi Atap Rumah

Detik-detik Evakuasi Balita Terjebak Banjir Setinggi Atap Rumah

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 14:52 WIB

BNPB: 53 Orang Meninggal dan Satu Hilang dalam Peristiwa Banjir Jabodetabek

BNPB: 53 Orang Meninggal dan Satu Hilang dalam Peristiwa Banjir Jabodetabek

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 11:38 WIB

Cara OVO Bantu Korban Banjir Jabotabek, Galang Crowdfunding

Cara OVO Bantu Korban Banjir Jabotabek, Galang Crowdfunding

Press Release | Sabtu, 04 Januari 2020 | 01:43 WIB

Mendagri Tito: Status Tanggap Darurat Penting Diberlakukan saat Banjir

Mendagri Tito: Status Tanggap Darurat Penting Diberlakukan saat Banjir

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 00:05 WIB

Kepala BNPB Berharap Presiden Terbitkan Inpres Rencana Kontijensi

Kepala BNPB Berharap Presiden Terbitkan Inpres Rencana Kontijensi

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 22:09 WIB

Banjir Jabodetabek Telan 43 Nyawa Warga, Wapres Maruf: Mohon Bersabar

Banjir Jabodetabek Telan 43 Nyawa Warga, Wapres Maruf: Mohon Bersabar

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 21:53 WIB

Banjir, Ratusan Warga Jakarta Masih Betah Mengungsi di Halte TransJakarta

Banjir, Ratusan Warga Jakarta Masih Betah Mengungsi di Halte TransJakarta

News | Jum'at, 03 Januari 2020 | 21:41 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×