6 Tanggapan Anies saat Banjir dan 4 Berita Heboh Lainnya

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Minggu, 05 Januari 2020 | 11:15 WIB
6 Tanggapan Anies saat Banjir dan 4 Berita Heboh Lainnya
Anies Baswedan di pengungsian korban banjir Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi sejumlah kawasan terdampak banjir sejak Rabu (1/1). Ia pun mengungkap beberapa pernyataan kontroversial.

Sementara itu, Politikus Partai Demokrat menyindir Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengenai Laut Natuna yang diklaim China. Jansen menilai sikap Prabowo telah berubah.

Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com, Minggu (4/1/2020) kemarin.

1. 6 Tanggapan Kontroversial Anies Baswedan saat Banjir: Anak-anak Senang Tuh

Anies Baswedan di pengungsian korban banjir Jakarta. (Suara.com/Fakhri)
Anies Baswedan di pengungsian korban banjir Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan jajarannya terus mengupayakan penanggulan banjir yang menimpa sejumlah kawasan di Jakarta pada awal tahun 2020. Proses evakuasi warga pun terus dilakukan.

Anies Baswedan terlihat melakukan kunjungan ke sejumlah lokasi terdampak banjir sejak Rabu (1/1/2020). Dalam kunjungan tersebut Anies menyapa warganya dan mengeluarkan sejumlah pernyataan kontroversial.

Baca selengkapnya

2. Aksi Ahok Monitor Korban Banjir Diungkit, Ima PDIP: Harusnya Dicontoh Anies

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Suara.com/Ummi Saleh)
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Suara.com/Ummi Saleh)

Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Ima Mahdiah mengungkit cuitan lawas Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang memonitor korban banjir lewat Twitter.

baca juga

Dalam cuitan yang diunggah pada 29 Desember 2015 tersebut, Ahok yang saat itu menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta melalui akun pribadinya @basuki_btp, meminta warga yang terdampak banjir untuk segera melapor kepadanya.

Baca selengkapnya

3. Oknum Pejabat Tangerang Marahi Relawan Banjir Ternyata Camat Ciledug

Camat Ciledug marahi relawan banjir (Instagram/humas_kota_tangerang)
Camat Ciledug marahi relawan banjir (Instagram/humas_kota_tangerang)

Identitas oknum pejabat Tangerang yang memarahi relawan banjir berhasil dibongkar oleh warganet. Dari rekam digital yang diungkap, oknum pejabat tersebut adalah Camat Ciledug Syarifudin.

Kejadian berawal saat Syarifudin memarahi salah seorang relawan banjir berinisal R yang membantu mengevakuasi warga di Perumahan Wisma Tajur, Ciledug, Kota Tangerang pada Kamis (2/1/2020). Syarifudin memarahi R sambil berteriak lantaran tidak terima R mengevakuasi warganya tanpa memiliki kewenangan apapun.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kunjungi Gudang BNPB, Menko PMK Muhadjir Dikeluhkan Warga soal Air Bersih

Kunjungi Gudang BNPB, Menko PMK Muhadjir Dikeluhkan Warga soal Air Bersih

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 18:48 WIB

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir di Bekasi Menjadi Sembilan Orang

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir di Bekasi Menjadi Sembilan Orang

Jabar | Sabtu, 04 Januari 2020 | 18:01 WIB

TransJakarta: Halte Bisa Digunakan Pengungsi Banjir jika Rumah Belum Bersih

TransJakarta: Halte Bisa Digunakan Pengungsi Banjir jika Rumah Belum Bersih

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 17:28 WIB

Tewas saat Rumah Terendam Banjir, Jasad Ratna Dievakuasi Pakai Perahu Karet

Tewas saat Rumah Terendam Banjir, Jasad Ratna Dievakuasi Pakai Perahu Karet

News | Sabtu, 04 Januari 2020 | 16:27 WIB

Terkini

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

4 Shio yang Makin Hoki Setelah 20 September 2026, Hidup Lancar dan Sesuai Rencana

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 06:47 WIB

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Review Plastic Beauty: Sisi Gelap Operasi Plastik yang Dikemas Brutal dan Realistis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 06:40 WIB

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Semarak Pembukaan Asian Games 2026

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 06:00 WIB

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

×