Taufik Ajak Dewan Sisihkan 10 Persen Gaji untuk Korban Banjir Jakarta

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Senin, 06 Januari 2020 | 17:34 WIB
Taufik Ajak Dewan Sisihkan 10 Persen Gaji untuk Korban Banjir Jakarta
Ketua DPD Gerindra Jakarta Mohamad Taufik,. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Suara.com - Wakil Ketua DPRD Jakarta Mohamad Taufik mengajak seluruh anggota DPRD Jakarta untuk menyisihkan 10 persen gaji dan tunjangan atau take home pay (THP) untuk korban banjir. Taufik meyakini bagian dari gaji dan tunjangan wakil rakyat Jakarta dapat meringankan beban korban banjir.

Taufik menuturkan, dirinya telah menyerahkan 10 persen dari gaji dan tunjangan kepada Sekretaris Dewan (Sekawan), M. Yuliadi. Adapun, kata dia, 10 persen dari gaji dan tunjangan yang diperolehnya yakni berkisar Rp 10 juta.

"Saya mengajak untuk menyisihkan 10 persen take home pay-nya bukan dari gaji (pokok). Dan tadi saya sudah menyerahkan kepada pak Sekwan (M. Yuliadi), saya kira Insya Allah teman-teman bersedia," kata Taufik di Gedung DPRD Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (6/1/2020).

Terkait teknis pembagian sumbangan kepada korban banjir, Taufik yang juga Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta itu bakal menyerahkan sepenuhnya pada Sekwan. Taufik hanya memastikan bahwa sumbangan tersebut diperuntukkan untuk kebutuhan para korban banjir Jakarta.

Warga beraktivitas di rumahnya yang terendam banjir di kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1). [Suara.com/Alfian Winanto]
Warga beraktivitas di rumahnya yang terendam banjir di kawasan Teluk Gong, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (4/1). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Saya suruh Sekwan yang menyerahkan. Kemarin kan saya ikut kerja bakti dengan pak gubernur di lapangan itu yang bersih-bersih ada kelompok tertentu ada PMI ada resimen mahasiswa kita support mereka. Bisa kelompok kesehatan," ujarnya.

Untuk diketahui, jumlah anggota DPRD Jakarta ada 106 orang. Adapun gaji mereka yakni berkisar Rp 111 juta.

Sehingga jika diakumulasikan masing-masing anggota DPRD Jakarta menyisihkan Rp 10 juta untuk korban banjir total dana yang terkumpul yakni Rp 1,06 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelurahan Semanan Masih Tergenang, Dinas SDA Tambah Dua Unit Pompa

Kelurahan Semanan Masih Tergenang, Dinas SDA Tambah Dua Unit Pompa

News | Senin, 06 Januari 2020 | 17:07 WIB

Banjir Landa Jabodetabek, Menteri Muhadjir: Kegiatan Belajar Harus Berjalan

Banjir Landa Jabodetabek, Menteri Muhadjir: Kegiatan Belajar Harus Berjalan

News | Senin, 06 Januari 2020 | 16:55 WIB

Jokowi Minta Mendagri Ingatkan Kepala Daerah untuk Siaga Hadapi Banjir

Jokowi Minta Mendagri Ingatkan Kepala Daerah untuk Siaga Hadapi Banjir

News | Senin, 06 Januari 2020 | 16:22 WIB

Diprotes Warga Korban Banjir Jakarta, Anies Cuma Balas dengan Senyuman

Diprotes Warga Korban Banjir Jakarta, Anies Cuma Balas dengan Senyuman

News | Senin, 06 Januari 2020 | 16:41 WIB

Terkini

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB