Gunung Taal Erupsi, Begini Kondisi 112 WNI yang Sudah Dievakuasi

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 14 Januari 2020 | 11:58 WIB
Gunung Taal Erupsi, Begini Kondisi 112 WNI yang Sudah Dievakuasi
Gunung Taal Filipina erupsi (Dok. Associated Press)

Suara.com - Sebanyak 112 Warga negara Indonesia (WNI) telah dievakusi ke kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Manila, pasca Gunung Taal mengalami erupsi pada Minggu (12/1/2020). Mereka dinyatakan dalam kondisi sehat.

Plt Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menjelaskan sesuai dengan informasi dari KBRI Manila, WNI yang dievakuasi kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa dan keluarganya yang bermukim di wilayah Cavite.

Mereka berjumlah 82 orang. Sedangkan 30 orang lainnya merupakan WNI yang sempat tertahan di bandara karena penerbangannya ditunda.

"Sebelumnya, tim pelindungan WNI KBRI Manila telah bergerak ke wilayah Cavite untuk bantu evakuasi," kata Teuku saat dihubungi Suara.com, Selasa (14/1/2020).

Teuku menyampaikan kalau kondisi para WNI tersebut dalam keadaan sehat. Adapun untuk para WNI yang sempat tertunda penerbangannya sudah kembali ke bandara seusai penerbangan dinyatakan aktif kembali.

Warga Filipina mengungsi setelah terjadinya erupsi Gunung Taal di Cavite pada Senin (13/1/2020). [Antara]
Warga Filipina mengungsi setelah terjadinya erupsi Gunung Taal di Cavite pada Senin (13/1/2020). [Antara]

"Kondisi para WNI di penampungan KBRI dalam keadaan sehat," ujarnya.

Teuku pun menyampaikan bahwasanya status Gunung Taal hingga saat ini masih dalam level 4.

Untuk diketahui, Gunung Taal telah mengalami erupsi sejak Minggu (12/1/2020) pukul 17.30 waktu setempat. Gunung tersebut berjarak sekitar 82 kilometer dari Ibu Kota Filipina, Manila.

Erupsi gunung tersebut juga mengakibatkan pembatalan sejumlah penerbangan, penutupan sekolah-sekolah dan gedung pemerintah. Pun otoritas setempat juga melakukan evakuasi terhadap 8.000 penduduk yang tinggal di daerah berbahaya.

baca juga

Dampak erupsi gunung tersebut, juga melumpuhkan Kota Manila pada Senin akibat semburan awan panas sejak Minggu (12/1/2020). Bahkan lembaga Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina memperkirakan, Gunung Taal bisa erupsi kapan saja yang kemudian mungkin memicu tsunami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gunung Taal Erupsi, KBRI Manila Bersiap Evakuasi WNI di Filipina

Gunung Taal Erupsi, KBRI Manila Bersiap Evakuasi WNI di Filipina

News | Senin, 13 Januari 2020 | 20:29 WIB

170 WNI Jadi Korban Letusan Gunung Taal Filipina, Mayoritas Mahasiswa

170 WNI Jadi Korban Letusan Gunung Taal Filipina, Mayoritas Mahasiswa

News | Senin, 13 Januari 2020 | 13:24 WIB

Gunung Taal Filipina Erupsi, Tagar #PrayForPhilippines Bergema

Gunung Taal Filipina Erupsi, Tagar #PrayForPhilippines Bergema

News | Senin, 13 Januari 2020 | 12:03 WIB

Heboh Petir Vulkanik di Erupsi Gunung Taal, BMKG Beri Penjelasan

Heboh Petir Vulkanik di Erupsi Gunung Taal, BMKG Beri Penjelasan

News | Senin, 13 Januari 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

Giliran Kelompok Tani Geruduk Patung Kuda, Suarakan Pengaruh MBG Hingga Reforma Agraria

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:42 WIB

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

Alasan KPK Belum Periksa Anggota Pansus Haji Diduga Terima 1 Juta Dolar AS

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:33 WIB

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

Pagar Masih dari Bambu, Gibran Janjikan Revitalisasi Sekolah untuk Wilayah 3T

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:22 WIB

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

Jakarta Ramai Unjuk Rasa, Pramono Ingatkan Massa Peserta Aksi: Jangan Sentuh Fasilitas Umum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:15 WIB

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

Ekonom Celios Pertanyakan Anggaran MBG Rp268 Triliun: Kalau Fokus ke 3T, Cukup Rp67 Triliun

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 12:07 WIB

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

Dukung Penangkapan Eks Kepala BGN, Tani Merdeka: Program Prabowo Bagus, Oknumnya yang Main!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:50 WIB

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

Polri hingga KPK Ajukan Tambahan Anggaran, Legislator PKB Minta Kinerja Berdampak Nyata

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:48 WIB

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

Dewan Keamanan Iran Akan Luncurkan Balasan Jika Amerika Berkhianat!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:38 WIB

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

Pemprov Jabar Tingkatkan Akses Pekerja Informal terhadap BPJS Ketenagakerjaan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:34 WIB

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Dalami Dugaan Illegal Gain Rp 27,8 Miliar Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 11:32 WIB