Tak Sekadar Mencari Ikan, Nelayan China Punya Tugas Temukan Alat Mata-mata

Bangun Santoso

Jum'at, 17 Januari 2020 | 09:20 WIB
Tak Sekadar Mencari Ikan, Nelayan China Punya Tugas Temukan Alat Mata-mata
Rombongan perahu nelayan China di Provinsi Jiangsu. (Foto: AFP)

Penelitian juga mengangkat kekuatan UUV Gliders, alat yang lebih kecil, seperti yang ditemukan oleh para nelayan Jiangsu. Alat ini dapat dikerahkan selama berbulan- bulan dan murah.

Murah di sini berarti "hanya puluhan ribu dolar".

Harga alat dan juga jangkauannya menunjukkan bahwa "alat mata-mata bawah laut" ini semakin penting.

Neill memperkirakan jumlahnya di dunia mencapai "ratusan."

Armada Perikanan yang Besar dan Berbeda

Kapal asing asal Vietnam ditenggelamkan karena mencuri ikan di perairan Natuna. (Foto: Dok Lanal Ranai/Batamnews.co.id)
Kapal asing asal Vietnam ditenggelamkan karena mencuri ikan di perairan Natuna. (Foto: Dok Lanal Ranai/Batamnews.co.id)

Informasi tersebut, menjelaskan mengapa alat-alat ini terjaring oleh nelayan China. Negara ini memiliki armada perikanan yang begitu besar. Armada perikanan China juga berbeda dengan negara-negara lain.

Sebagian nelayan sendiri adalah bagian dari militer dan hal ini menjelaskan mengapa mereka terus menemukan alat militer ini.

Milisi Maritim China adalah bagian dari milisi nasional yang merupakan pasukan sipil cadangan.

Organisasi ini unik namun diketahui oleh militer Amerika Serikat, menurut Profesor Andrew S Erickson.

baca juga

Menurut laporan Kementerian Pertahanan AS pada 2017, organisasi ini memainkan "peran penting dalam sejumlah operasi militer selama bertahun-tahun."

Sebelumnya, organisasi ini menyewa kapal dari perusahaan-perusahaan atau nelayan.

Kementerian Pertahanan mengatakan tampaknya "China membangun armada resmi untuk pasukan milisi."

Neill mengatakan banyak kapal yang "berkeliaran seperti kapal ikan" dan mereka sebenarnya melakukan mata-mata Angkatan Laut dan mata-mata terhadap "saingan-saingan China."

"Di atas kertas mereka tampak canggih dengan kapal pukat," katanya.

"Namun armada ini sebenarnya adalah kapal dengan jenis militer dengan tonase tinggi."

"Bila Anda lihat foto-fotonya, jelas bahwa armada ini satu jaringan dengan kemampuan sinyal melalui komando (Angkatan Laut) dan kontrol jaringan."

Pada dasarnya armada perikanan ini dapat memberikan pertahanan atau pengintaian awal - pasukan militer yang bekerja dengan kedok sipil.

"Armada perikanan China dijadikan milisi," kata Neill.

"Saya rasa - melalui informasi yang saya gali sedikit - mereka ini (para nelayan Jiangsu) mungkin juga menjadi bagian dari itu," tambahnya.

China tidak hanya menemukan alat mata-mata bawah laut, namun juga mengoperasikannya.

Dalam parade militer memperingati 70 tahun negara China, alat HSU001 dipamerkan, kemungkinan dengan kemampuan untuk meluncurkan drone yang lebih kecil.

Dan lima bulan sebelumnya, alat lain milik China terungkap setelah para nelayan di seputar Riau menemukan "rudal" dengan huruf China.

Alat bawah laut China ditemukan di Indonesia sepanjang dua meter. (Foto: Polres Bintan / via BBC)
Alat bawah laut China ditemukan di Indonesia sepanjang dua meter. (Foto: Polres Bintan / via BBC)

"Itu bukan misil, tapi alat bawah laut, yang biasanya digunakan untuk penelitian bawah laut," kata polisi di Riau pada Maret 2019.

Walaupun asalnya belum dipastikan, para pakar curigai alat itu adalah bagian dari pengintaian yang dilakukan China, atau yang disebut "Great Underwater Wall of China" atau "Tembok Besar Bawah Laut China."

Jadi, di tengah berkembangnya teknologi UUV ini, akan lebih banyak nelayan, apakah itu di China, Indonesia atau tempat lain, yang diperkirakan akan menemukan alat-alat bawah laut ini.

"Drone ini diperluas jangkauannya untuk semua Angkatan Laut modern di kawasan," kata Neill.

Dan seperti yang ditemukan oleh para nelayan Jiangsu, nilai alat-alat seperti ini sangat mahal.

Sumber: BBC

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS-China Akur, Nilai Tukar Rupiah Bisa Bergerak Rp 13.600 Per Dolar AS

AS-China Akur, Nilai Tukar Rupiah Bisa Bergerak Rp 13.600 Per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2020 | 09:04 WIB

USMCA Berlaku, Harga Minyak Dunia Naik

USMCA Berlaku, Harga Minyak Dunia Naik

Bisnis | Jum'at, 17 Januari 2020 | 08:31 WIB

Mahfud Sampaikan Ketegasan Indonesia Soal Kedaulatan Natuna ke Dubes China

Mahfud Sampaikan Ketegasan Indonesia Soal Kedaulatan Natuna ke Dubes China

News | Kamis, 16 Januari 2020 | 22:22 WIB

Tampil Menekan, Kevin / Marcus Hanya Butuh 31 Menit Libas Ganda China

Tampil Menekan, Kevin / Marcus Hanya Butuh 31 Menit Libas Ganda China

Sport | Kamis, 16 Januari 2020 | 20:58 WIB

Tahun Tikus Logam: Shio Kerbau, Buang Saja Apapun yang Cuma Menguras Emosi

Tahun Tikus Logam: Shio Kerbau, Buang Saja Apapun yang Cuma Menguras Emosi

Lifestyle | Jum'at, 17 Januari 2020 | 07:10 WIB

Kesepakatan Amerika Serikat-China Gagal Yakinkan Investor, Harga Emas Naik

Kesepakatan Amerika Serikat-China Gagal Yakinkan Investor, Harga Emas Naik

Bisnis | Kamis, 16 Januari 2020 | 08:24 WIB

Indonesia Masters 2020: Hadapi Ganda China, Fajar / Rian Jaga Mental

Indonesia Masters 2020: Hadapi Ganda China, Fajar / Rian Jaga Mental

Sport | Kamis, 16 Januari 2020 | 12:05 WIB

Main Game Tiap Hari, Anak Ini Rabun Jauh Hampir 1000 Derajat

Main Game Tiap Hari, Anak Ini Rabun Jauh Hampir 1000 Derajat

News | Rabu, 15 Januari 2020 | 13:51 WIB

Peruntungan Shio Tikus di Tahun Tikus Logam

Peruntungan Shio Tikus di Tahun Tikus Logam

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2020 | 08:35 WIB

Terkini

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Eks Liga Inggris Bongkar Kondisi TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

Demi Konten 'Jualan Miras' di Taman Mataram, Kreator TikTok Ini Kena Semprot Satpol PP Jaksel

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:56 WIB

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:51 WIB

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

3 Zodiak yang Membawa Keberuntungan 17 Juli 2026, Taurus hingga Capricorn Bernasib Baik

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:45 WIB

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Apa Itu Pengelola Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) yang Berpusat di Bali

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:44 WIB

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

Warga Jaksel dan Jaktim Harap Bersiap, Hujan Ringan Diprediksi Turun Jumat Malam

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

6 Malam 6 Wilayah Iran Hancur Dibom Amerika Serikat

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:39 WIB

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

Harga Emas Jatuh Parah Selama Perang AS - Iran Kembali Meletus

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:30 WIB

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

Siapa Sosok Angga? Pihak Swasta yang Diduga 'Setir' Audit BPK di Muara Enim

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:28 WIB

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

Iran Bantah Donald Trump: Tidak Ada Mata-mata Amerika Serikat Dibebaskan dari Penjara

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 06:21 WIB

×