Bertemu Pelindo, Ketua DPD Dorong Keterlibatan Pengusaha Lokal

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 22 Januari 2020 | 14:43 WIB
Bertemu Pelindo, Ketua DPD Dorong Keterlibatan Pengusaha Lokal
Ketua DPD, La Nyalla Mattalitti seusai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Subroto. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Komitmen membangun dan memperkuat daerah kembali ditunjukkan oleh Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, saat berada di Provinsi Bengkulu dalam rangkaian kunjungan kerjanya di hari kedua. LaNyalla, yang didampingi senator asal Bengkulu dan sejumlah senator asal Pulau Sumatera, menegaskan pentingnya melibatkan pengusaha setempat dalam mengisi pembangunan.

Demikian disampaikan LaNyalla di dua tempat berbeda di Bengkulu.

Pertama saat mengunjungi kantor PT Pelindo II Cabang Bengkulu, yang mengelola Pelabuhan Baai, dan saat dialog dengan para pengusaha yang tergabung di KADIN, IWAPI dan HIPMI serta sejumlah asosiasi, di meeting room hotel Mercure, Selasa (21/1/2020). 

Di hadapan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, yang mendampingi GM Pelindo II Cabang Bengkulu Silo Santoso, LaNyalla menyatakan, DPD siap mendukung rencana pengembangan Pelabuhaan Baai menjadi modern integrated port, dengan syarat, Pelindo mengutamakan keterlibatan para pengusaha setempat dan pengusaha swasta nasional.  
  
“Saya dan para senator, khususnya dari Bengkulu akan memasukkan agenda ini untuk bertemu pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk mempercepat pengembangan pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. Tapi saya minta Pelindo dan Pak Gubernur melibatkan secara aktif para pengusaha lokal dan swasta nasional,” tukas LaNyalla, yang pagi itu didampingi Wakil Ketua III DPD, Sultan Baktiar Najamuddin dan dua senator asal Bengkulu, masing-masing Eni Khaerani dan Riri Damayanti. Serta Senator Fachrul Razi (Aceh), Alirman Sori (Sumatera Barat), Ustadz Zuhri M. Syazali (Bangka Belitung), Dharma Setiawan (Kepulauan Riau) dan Edwin Pratama Putra (Riau). 
 
Sementara Sultan menekankan pentingnya ditemukan solusi permanen terkait pendangkalan alur masuk ke kolam pelabuhan Pulau Baai.

“Sebelum melangkah jauh, masalah klasik pendangkalan di pelabuhan ini harus diatasi dengan komprehensif. Jangan hanya menjadi proyek pengerukan saja. Baru nanti kita bicara lebih jauh tentang konektivitas dengan jalan tol trans Sumatera dan jalur kereta api,” paparnya. 

Senator asal Aceh, Fachrul Razi memberi semangat kepada stakeholder di Bengkulu terkait keberadaan pelabuhan Pulau Baai tersebut. Menurutnya, setelah jalur sutra yang digagas China selesai, maka kompetitor mereka yang tergabung dalam Trans Pacific Partnership (TPP) yang diinisiasi Amerika Serikat dan Australia, sangat mungkin menggunakan jalur Samudera Hindia sebagai jalur perdagangan lintas laut. 

“Itu artinya, posisi Bengkulu, apabila memiliki fasilitas modern integrated port, bukan tidak mungkin menjadi hub jalur laut negara-negara yang tergabung dalam TPP, khususnya Australia dan New Zealand. Karena itu saya diam-diam jatuh cinta dengan Bengkulu ini, terutama kalau stakeholder di Bengkulu mampu menampilkan keunggulan kompetitifnya,” urainya. 

Sebagai informasi, Pelindo II Cabang Bengkulu menyiapkan empat program strategis pengembangan pelabuhan Pulau Baai. Keempat program tersebut, yakni percepatan pembangunan terminal curah cair, pengembangan terminal curah kering, pembangunan instalasi karantina hewan (IKH), serta penataan dermaga nusantara dan terminal petikemas.

Sementara Rohidin menyatakan siap untuk meminjamkan beberapa lahan tidur di wilayah penyangga pelabuhan Pulau Baai kepada investor yang tertarik untuk masuk.

baca juga

“Saya yakin akan banyak investor yang berminat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) disahkan oleh pemerintah pusat. Terlebih apabila pelabuhan ini sudah terhubung dengan tol trans Sumatera dan rel kereta api Bengkulu-Sumatera Selatan,” katanya.

Keluhan Pengusaha

Di tempat terpisah, saat berdialog dengan sekitar 100 pengusaha asal Bengkulu yang tergabung dalam KADIN, IWAPI dan HIPMI Bengkulu, Ketua DPD  mencatat sejumlah keluhan yang disampaikan peserta dialog, mulai dari jarangnya para pengusaha diajak komunikasi oleh pimpinan daerah, hingga masih adanya permintaan fee untuk mendapat pekerjaan dari pemerintah. 

“Tolong pak Ketua DPD, teruskan aspirasi kami, bahwa iklim berusaha di Bengkulu masih menyulitkan kami pak. Apalagi pembayaran pekerjaan di proyek pemerintah yang tertunda sehingga menyulitkan cashflow kami sebagai pengusaha pengadaan dan jasa. Kami tidak pernah dilibatkan secara aktif dalam menyusun agenda pembangunan ekonomi di Bengkulu,” tutur salah seorang peserta dialog. 

LaNyalla pun menanggapi dengan menyampaikan beberapa kebijakan pemerintah pusat yang mendorong percepatan pembangunan ekonomi, yang sudah seharusnya diikuti dan dijalankan oleh para kepala daerah.

“Yang terbaru adalah Instruksi Presiden nomor 7 tahun 2019 tentang Percepatan Kemudahan Berusaha di Indonesia. Dimana Presiden Jokowi bertekad menaikkan peringkat kemudahan berusaha di Indonesia dari peringkat 73, menjadi peringkat 40 di dunia,” ungkapnya.

Selain itu, ditambah juga dengan Keputusan Menko Bidang Perekonomian nomor 378 tahun 2019, tentang Satgas Bersama Pemerintah dan KADIN. Yang salah satu tugas utamanya adalah melakukan inventarisasi masalah di lapangan terkait dunia usaha.

“Ini sudah kami tindaklanjuti dengan penandatanganan MoU antara DPD RI dengan KADIN Indonesia saat Rapimnas di Bali akhir tahun lalu. Jadi semua keluhan pengusaha di daerah, selain bisa disampaikan ke DPD, juga bisa disampaikan ke KADIN Indonesia,” katanya. 

Sebelum bertemu para pengusaha, rombongan Ketua DPD RI sempat berkunjung ke kantor KPUD Provinsi Bengkulu. Kunjungan tersebut untuk mendengar paparan KPUD terkait persiapan pelaksanaan pemilukada September tahun 2020. Rombongan diterima langsung Ketua KPUD Provinsi Bengkulu Irwan Saputra beserta komisioner lainnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anggota DPD RI Ngaku Raja dan Bikin Kerajaan Majapahit Cabang Bali

Anggota DPD RI Ngaku Raja dan Bikin Kerajaan Majapahit Cabang Bali

Jatim | Selasa, 21 Januari 2020 | 14:28 WIB

Belum Ada Kandidat di Pilkada Surabaya, PKS Terus Bangun Komunikasi

Belum Ada Kandidat di Pilkada Surabaya, PKS Terus Bangun Komunikasi

Jatim | Senin, 20 Januari 2020 | 21:25 WIB

Diwawancara 1,5 Jam Saat Fit and Proper Test, Gibran Pede Dapat Rekom PDIP

Diwawancara 1,5 Jam Saat Fit and Proper Test, Gibran Pede Dapat Rekom PDIP

Jawa Tengah | Minggu, 22 Desember 2019 | 18:23 WIB

Klaim Miliki Hasil Survei Pilkada Solo, PDIP Jateng: Tidak Dibocorkan Dulu

Klaim Miliki Hasil Survei Pilkada Solo, PDIP Jateng: Tidak Dibocorkan Dulu

Jawa Tengah | Jum'at, 13 Desember 2019 | 21:05 WIB

Gibran Daftar Pilkada 2020, PDIP Jateng Pastikan Tak Ada Perlakuan Istimewa

Gibran Daftar Pilkada 2020, PDIP Jateng Pastikan Tak Ada Perlakuan Istimewa

Jawa Tengah | Kamis, 12 Desember 2019 | 11:55 WIB

Gibran Maju Pilkada Solo, DPD PDIP Jateng: Ketum Bilang Luncur, Ya Luncur

Gibran Maju Pilkada Solo, DPD PDIP Jateng: Ketum Bilang Luncur, Ya Luncur

News | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:20 WIB

Terkini

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

News | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Periklindo Ingatkan Risiko Lonjakan Kendaraan Listrik di Indonesia

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

Viral TOA Masjid Al Falaah Ciputat Ditembak-tembak, Begini Kata Polisi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:33 WIB

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:30 WIB

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Urutan Hair Care untuk Rambut Rontok Parah dan Mulai Beruban di Usia Menjelang Menopause

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:25 WIB

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

3 Pilihan Karier di Bidang Customer Experience untuk Kamu yang Menguasai Bahasa Asing

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Cara Mengatasi Memori HP Penuh Padahal Aplikasi Sedikit, Ini Solusinya

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 16:23 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Kemarau Salah, Hujan Salah: Menguji Tata Kelola Lingkungan di Indonesia

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:17 WIB

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Ketimpangan Relasi: Rakyat Berjuang Tanpa Bantuan, Negara Menarik Pungutan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 16:15 WIB

×