7 Klaim Kontroversial Sunda Empire, Hentikan Nuklir hingga Bill Gates Ikut

Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 22 Januari 2020 | 16:08 WIB
7 Klaim Kontroversial Sunda Empire, Hentikan Nuklir hingga Bill Gates Ikut
Aktivitas Sunda Empire (ist)

Suara.com - Sunda Empire kembali membuat publik geger. Kali ini kelompok yang berbasis di Bandung, Jawa Barat itu mengklaim miliuner AS Bill Gates dan pendiri Ali Baba Jack Ma akan ikut dalam peluncuran Sunda Empire.

Tak sampai disitu, petinggi Sunda Empire Rangga Sasana juga mengklaim hanya Sunda EMpire yang mampu menghentikan senjata nuklir. Ia menyebut keberadaan Sunda Empire telah melahirkan tatanan bumi yang menyelamatkan bumi dan umat keseluruhan.

Tak hanya dua klaim itu, Sunda Empire juga melontarkan klaim-klaim lainnya yang tak kalah kontroversial. Berikut Suara.com merangkum 7 klaim kontroversial Sunda Empire, Rabu (22/1/2020).

1. Kutip Ayat Al Quran dan Injil, Petinggi Sunda Empire Ajak Ikut Sistemnya

Sunda Empire kembali menggegerkan khalayak, dengan mengunggah video baru berisi pernyataan bombastis pemimpin mereka, Raden Rangga alias HRH Rangga. [Facebook]
Sunda Empire kembali menggegerkan khalayak, dengan mengunggah video baru berisi pernyataan bombastis pemimpin mereka, Raden Rangga alias HRH Rangga. [Facebook]

Raden Rangga alias HRH Rangga, petinggi Sunda Empire berharap pemerintahan seluruh dunia mengikuti sistemnya.

Hal ini disampaikannya dalam video berjudul "Rangga Sasana Sunda Empire HARAPAN dan Penjelasan Tatanan Dunia" yang diunggah tanggal Sabtu (18/1/2020) di Youtube.

Baca selengkapnya

2. Sunda Empire: Sebentar Lagi Empire Diumumkan, Jack Ma dan Bill Gates Ikut

Aktivitas Sunda Empire (ist)
Aktivitas Sunda Empire (ist)

Ketika menjadi sorotan masyarakat dan tengah diawasi oleh negara, petinggi kelompok Sunda Empire justru kembali tampik ke hadapan publik melalui unggahan video pemimpinnya, Raden Rangga alias HRH Rangga.

baca juga

Dalam video berdurasi 1 menit 35 detik, Rangga mengklaim hanya Sunda Empire yang mampu menghentikan senjata nuklir.

Baca selengkapnya

3. Sunda Empire Klaim PBB dan Pentagon Lahir di Bandung, Roy Suryo Ngakak

Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)
Rangga Sasana di ILC TV One (Screenshot Youtube Indonesia Lawyers Club)

Rangga Sasana yang mengklaim dirinya sebagai sekretaris jendral Sunda Empire berdebat dengan eks Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo. Ia menyebut kerabat Pakualaman tersebut tidak mengenal sejarah.

Petinggi Sunda Empire menyampaikan hal tersebut saat hadir dalam acara ILC TV One bertajuk Siapa di Balik Raja-raja Baru yang tayang pada Selasa (21/1/2020) malam.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rektor UPI hingga Sejarawan Unpad Diperiksa Polisi soal Kasus Sunda Empire

Rektor UPI hingga Sejarawan Unpad Diperiksa Polisi soal Kasus Sunda Empire

Jabar | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:45 WIB

Polisi Periksa Ahli Pidana sampai Sejarah di Kasus Sunda Empire

Polisi Periksa Ahli Pidana sampai Sejarah di Kasus Sunda Empire

Jabar | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:15 WIB

Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan

Penjelasan Sunda Empire Buat Pengacara Kerajaan Agung Sejagat Geregetan

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:29 WIB

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Soal Kerajaan Fiktif, Guru Besar Psikologi UGM: Ke Depan Akan Tetap Ada

Jogja | Rabu, 22 Januari 2020 | 07:56 WIB

Petinggi Sunda Empire dan Satu Staf Kampus UPI Diperiksa Polda Jabar

Petinggi Sunda Empire dan Satu Staf Kampus UPI Diperiksa Polda Jabar

Jabar | Selasa, 21 Januari 2020 | 16:49 WIB

Terkini

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:40 WIB

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:37 WIB

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:35 WIB

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar

Jawa Tengah | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

DFSK E5 Plus Kantongi 1.100 Pemesanan Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:31 WIB

5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah

5 Hair Mask untuk Merawat Rambut Diwarnai agar Tetap Sehat dan Cerah

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie

Pesan Sahroni ke Kuntadi Usai Jadi Jampidsus: Jangan Main Mata Terkait Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:29 WIB

×