Anies Izinkan PKL di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: PKL Nggak Bisa Tertib

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Kamis, 23 Januari 2020 | 10:32 WIB
Anies Izinkan PKL di Trotoar, Koalisi Pejalan Kaki: PKL Nggak Bisa Tertib
Pedagang berjualan di atas trotoar Jalan Sulaiman, Rawa Belong, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (22/1). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk mengizinkan Pedagang Kaki Lima (PKL) berdagang di trotoar mendapat pertentangan dari Koalisi Pejalan Kaki. Pasalnya PKL dinilai tidak akan bisa berdagang secara tertib.

Koordinator Koalisi Pejalan Kaki, Alfred Sitorus menilai PKL tidak bisa tertib karena kebiasaan para PKL di Jakarta. Meski Pemprov akan memberikan kriteria khusus bagi PKL yang diperbolehkan, ia tetap meragukannya.

"Nggak akan bisa (PKL tertib), karena habit-nya PKL di kita itu, izinnya satu yang ikut seratus," ujar Alfred saat dihubungi, Kamis (23/1/2020).

Pedagang dan pembeli bertransaksi di atas trotoar Jalan Sulaiman, Rawa Belong, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (22/1).  [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]
Pedagang dan pembeli bertransaksi di atas trotoar Jalan Sulaiman, Rawa Belong, Jakarta Barat, DKI Jakarta, Rabu (22/1). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Menurut Alfred, seperti di tempat-tempat lainnya, ketika Pemerintah mengizinkan PKL berdagang, maka jumlahnya akan membludak. Hal ini, kata Alfred, terjadi karena adanya oknum yang dengan sewenang-wenang mengatur kawasan PKL berdagang.

"Itu sudah menjadi lahan basahnya oknum-oknum terkait gitu yang tidak bertanggung jawab dan di situ saya kira PKL gak ad atuh bicara gratis bikin lapak PKL di atas trotoar itu," jelasnya.

Ia mengambil contoh di PKL di kawasan Kuningan yang tetap membuang limbah hasil dagangannya sembarangan. Padahal, kawasan itu disebut Alfred adalah lokasi binaan UMKM Pemprov.

"Jadi itu ada contoh dibuatkan jadi lokasi binaannya Pemprov DKI Jakarta, semua limbahnya dibuang ke kali. Jadi, yang mana yang mau dikatakan kriteria apa?" jelasnya.

Alfred mengaku tidak anti dengan PKL manapun karena juga sering jajan di PKL tertentu. Namun menurutnya penataan para pedagang di trotoar perlu kajian yang lebih mendalam.

Pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan Jalan Sumenep, Jakarta, Minggu (17/11).[Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pedagang kaki lima (PKL) berjualan di kawasan Jalan Sumenep, Jakarta, Minggu (17/11).[Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Kami dari koalisi pejalan kaki mengingatkan Pemprov DKI Jakarta untuk membuat regulasi itu dengan konsep kehati-hatian, jangan gegabah," pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menerbitkan Peraturan Gubernur (Pergub) untuk memperbolehkan Pedagang Kaki Lima (PKL) berdagang di trotoar. Beberapa kriteria bagi para pedagang nantinya juga diatur dalam Pergub ini.

Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho mengatakan PKL yang boleh berdagang di trotoar pada intinya harus ramah lingkungan. Dengan demikian, PKL itu tidak kumuh dan merusak jalur pedesterian.

"Jadi PKL yang ramah lingkungan, enggak boleh bakar-membakar, barang kali kompornya kompor listrik, enggak ada cuci-mencuci," ujar Hari saat dihubungi, Jumat (17/1/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Surat Cawagub Sudah Diserahkan ke DPRD, Anies Minta Dewan Segera Bahas

Surat Cawagub Sudah Diserahkan ke DPRD, Anies Minta Dewan Segera Bahas

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 22:50 WIB

Kisah Mantan CEO 81 Tahun Jadi Sales di Mall dan 4 Berita Heboh Lainnya

Kisah Mantan CEO 81 Tahun Jadi Sales di Mall dan 4 Berita Heboh Lainnya

Bisnis | Kamis, 23 Januari 2020 | 09:09 WIB

Gubernur Anies Akan Izinkan PKL Dagang di Trotoar

Gubernur Anies Akan Izinkan PKL Dagang di Trotoar

Foto | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:34 WIB

CEK FAKTA: Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia?

CEK FAKTA: Anies Baswedan Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik di Dunia?

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 15:33 WIB

Ogah Gubris soal Pohon Monas Digunduli, Anies: Itu Ramai di Twitter Saja

Ogah Gubris soal Pohon Monas Digunduli, Anies: Itu Ramai di Twitter Saja

News | Rabu, 22 Januari 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:06 WIB

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

Bantah Pemerintah Larang Nobar Film Pesta Babi, Menko Yusril: Silakan Tonton dan Debat!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:39 WIB

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

Italia Murka Israel Serang Pasukan Perdamaian PBB yang Tewaskan Tentara Indonesia

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:35 WIB

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:52 WIB