Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai

Kamis, 23 Januari 2020 | 14:05 WIB
Minta Maaf, Crazy Rich Tanjung Priok: Masalah Yasonna Sudah Selesai
Demo warga Tanjung Priok. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mengapresiasi permintaan maaf Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly atas ucapannya yang dianggap menghina warga Tanjung Priok.

Sahroni yang dijuluki sebagai "Crazy Rich Tanjung Priok" menilai prersoalam antara Yasonna dengan warga Priok yang merasa tersinggung tak perlu lagi diperpanjang. Sebab, lelaki yang lahir di Utara Jakarta itu mengatakan warga Tanjung Priok yang sempat berujuk rasa di kantor Kemenkumham, Rabu (22/1/2020) kemarin itu telah menerima permohonan maaf yang disampaikan Yasonna.

"Enggak lah, sudah selesai per hari tadi malam, sama Tanjung Priok, Pak Yasonna wis selesai. Apresiasi sudah, tidak perlu diperpanjang," ujar Sahroni di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (23/1/2020).

Diketahui, atas ucapannya mengenai Tanjung Priok, muncul petisi yang menginginkan agar Yasonna mundur dari jabatannya sebagai Menkum HAM.

Terkait hal itu, Sahroni tidak sependapat dan menilai hal itu sangat berlebihan. Ia berujar munculnya petisi dengan permasalahan Tanjung Priok tidak ada kaitan.

"Enggak, Itu berlebihan. Itu kan ada orang yang mungkin ada urusan yang berbeda. Karena Tanjung Priok dengan Pak Yasonna terkait masalah Tanjung Priok dengan Menteng," katanya.

"Tapi kalau akhirnya ada perbedaan yang bikin petisi Menkumham mundur saya enggak setuju. Pak yasonna punya kinerja yang baik kok ngapain harus mundur," sambung Sahroni.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna Laoly akhirnya meminta maaf kepada warga Tanjung Priok pada Rabu (22/1/2020).

Ia meminta maaf karena sudah menyinggung perasaan warga karena menyatakan Tanjung Priok sebagai daerah rawan kriminal akibat miskin.

Baca Juga: Kasus Harun Masiku, Ferdinand: Drama Paling Busuk, Yasonna Layak Mundur!

Permintaan maaf itu disampaikan Yasonna secara terbuka melalui konferensi pers yang digelar di Gedung Kemenkumham, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020) sore.

"Maka saya menyampaikan permohonan maaf, akan tetapi saya sekali lagi sampaikan, saya sedikit pun tidak mempunyai maksud seperti itu," kata Yasonna.

Dalam kesempatan ini, Yasonna menjelaskan pernyataannya berdasar pada pengetahuan ilmiah sehingga bisa dipertanggungjawabkan juga secara ilmiah.

"Sebenarnya apa yang saya sampaikan itu kan penjelasan ilmiah, seharusnya ditanggapi secara ilmiah bukan secara politik. Karena dipelitir-pelintir ada beda informasi yang disampaikan ke publik sehingga adanya perbedaan pendapat," ucapnya.

Untuk diketahui, kemarahan warga Tanjung Priok ini bermula dari pernyataan Yasonna saay berkunjung ke Lapas Narkotika Kelas IIA, Jatinegara, Jakarta pada Kamis (16/1/2020) lalu, Yasonna mengatakan kriminalitas muncul akibat dari kemiskinan.

Untuk menjelaskan itu, dia mencontohkan anak yang lahir dari Tanjung Priok akan lebih kriminil ketimbang anak Menteng.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI