TNI Siapkan 2 Pesawat Boeing dan 1 Hercules untuk Evakuasi WNI di Wuhan

Bangun Santoso, Muhammad Yasir

Rabu, 29 Januari 2020 | 10:56 WIB
TNI Siapkan 2 Pesawat Boeing dan 1 Hercules untuk Evakuasi WNI di Wuhan
Sebagai ilustrasi: Personel TNI AU mempersiapkan Hercules C-130 di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Sabtu (1/6). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta]

Suara.com - TNI Angkatan Udara telah menyiagakan dua unit pesawat Boeing B737 dan satu unit C130 Hercules untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di Kota Wuhan, China. Selain itu TNI AU juga telah menyiapkan personel Batalyon Kesehatan.

Hal itu disampaikan lewat akun Twitter resmi milik TNI AU @_TNIAU pada Rabu (29/1/2020) pukul 07.43 WIB.

Lewat akun resminya, TNI AU mengatakan bahwa unit pesawat dan personel kesehatan itu disiagakan berdasar hasil rapat bersama Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

"Terkait wabah virus Korona 2019-nCoV di Wuhan, China, hasil rapat @PolhukamRI @Kemlu_RI @KemenkesRI, TNI AU telah menyiagakan 2 unit Boeing B737, 1 unit C130 Hercules, dan Batalyon Kesehatan #TNIAU untuk mengevakuasi WNI." tulis akun Twitter @_TNIAU seperti dikutip Suara.com, Rabu (29/1/2020).

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Fajar Adriyanto pun membeberkan bahwa pihaknya telah menyiagakan dua unit pesawat Boeing B737 dan satu unit C130 Hercules serta personel Batalyon Kesehatan TNI AU untuk mengevakuasi WNI di Wuhan, China.

Namun, sampai saat ini pihaknya masih menunggu instruksi dari Kemenlu. Fajar memastikan bahwa pihaknya sudah siap jika harus diberangkatkan untuk mengevakuasi WNI di Wuhan.

"Nunggu dari Kemenlu bisa tembus nggak ke pemerintah sana, untuk agar kita bisa berangkat atau tidak, yang jelas TNI AU siap 24 jam," kata Fajar saat dikonfirmasi.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut pilihan evakuasi WNI dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China merupakan pilihan terbuka. Namun evakuasi itu tidak mudah dilakukan.

Sebab status karantina yang ditetapkan pemerintah setempat terhadap tempat asal penyebaran virus corona tipe baru. Indonesia harus bicara dengan otoritas China.

baca juga

“Tentunya evakuasi adalah opsi yang terbuka, tetapi evakuasi di sebuah wilayah yang (berstatus) lockdown tidak bisa dilakukan dengan serta merta. Kita harus bicara dengan otoritas China karena ada aturan-aturannya,” kata Retno usai meluncurkan Keketuaan Indonesia untuk Foreign Policy and Global Health (FPGH) Initiative di Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Selain pembicaraan dengan pemerintah China, Kemlu juga telah melakukan rapat koordinasi dengan pemangku kepentingan di dalam negeri, seperti Kemenkopolhukam, TNI, dan Kemenkes, untuk mulai memetakan langkah-langkah jika opsi evakuasi diambil.

“Baik dari rutenya kemudian persyaratan yang terkait dengan karantina sebelum mereka berangkat dan setiba mereka di sini,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Wabah Corona, NOC Indonesia Konsultasi dengan Menkes

Antisipasi Wabah Corona, NOC Indonesia Konsultasi dengan Menkes

Video | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:42 WIB

Ilmuwan Australia Ciptakan Virus Corona, Wabah Coronavirus Bisa Dihentikan?

Ilmuwan Australia Ciptakan Virus Corona, Wabah Coronavirus Bisa Dihentikan?

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:39 WIB

Heboh Virus Corona, Enam WN China Ditahan Usai Terdampar di NTT

Heboh Virus Corona, Enam WN China Ditahan Usai Terdampar di NTT

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:26 WIB

Pasien Diduga Kena Virus Corona Datangi RS Wuhan, Antre Sampai Luar Gedung

Pasien Diduga Kena Virus Corona Datangi RS Wuhan, Antre Sampai Luar Gedung

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:38 WIB

Beda Indonesia dan Jepang di Tengah Teror Virus Corona

Beda Indonesia dan Jepang di Tengah Teror Virus Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:24 WIB

Mulai Februari, Lion Air Group Stop Sementara Penerbangan ke China

Mulai Februari, Lion Air Group Stop Sementara Penerbangan ke China

Bisnis | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:07 WIB

Warga Cirebon Diduga Kena Corona, Ternyata Cuma Infeksi Paru-paru

Warga Cirebon Diduga Kena Corona, Ternyata Cuma Infeksi Paru-paru

Jabar | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:05 WIB

Ratusan Wisatawan China Dipulangkan dari Batam

Ratusan Wisatawan China Dipulangkan dari Batam

Foto | Rabu, 29 Januari 2020 | 10:01 WIB

Gara-Gara Paspor Dirobek Anjing, Perempuan Ini Terhindar dari Virus Corona

Gara-Gara Paspor Dirobek Anjing, Perempuan Ini Terhindar dari Virus Corona

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 09:59 WIB

Jepang Sewa Pesawat, Evakuasi 206 Warganya di Wuhan karena Corona

Jepang Sewa Pesawat, Evakuasi 206 Warganya di Wuhan karena Corona

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 09:48 WIB

Terkini

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

Bocoran Jokowi untuk Pemilu 2029: Ungkap Alasan PSI Layak Lolos ke Parlemen

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:19 WIB

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

×