Soal Virus Corona, PKS Minta Indonesia Cabut Bebas Visa untuk China

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 29 Januari 2020 | 18:36 WIB
Soal Virus Corona, PKS Minta Indonesia Cabut Bebas Visa untuk China
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. [Suara.com/Yosea Arga P]

Suara.com - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera meminta pemerintah Indonesia mencabut bebas visa untuk China di tengah situasi wabah virus corona yang terus menyebar.

Menurut Mardani Ali, persoalan virus corona tidak cukup hanya disikapi sebagai isu kesehatan saja.

Hal tersebut ia sampaikan dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter pribadinya @MardaniAliSera pada Rabu (29/1/2020).

Ia mengatakan, "Sedikit saran untuk pemerintah Indonesia, persoalan ini tidak cukup jika hanya sebagai isu kesehatan".

Politikus PKS ini merasa persoalan virus corona telah mengancam keamanan nasional.

"Ini sudah masuk salah satu ancaman keamanan nasional. Dalam hubungan internasional ini sudah masuk ke tahap sekuritisasi. Isu kesehatan yang dijadikan isu keamanan," ujar Mardani Ali.

Dia menyarankan untuk mencabut kebijakan bebas visa bagi China. Langkah ini diyakini Mardani Ali dapat mengantisipasi warga Tiongkok yang mengungsi akibat virus corona.

Mardani Ali Sera minta Indonesia mencabut bebas visa untuk China karena virus corona (twitter @MardaniAliSera)
Mardani Ali Sera minta Indonesia mencabut bebas visa untuk China karena virus corona (twitter @MardaniAliSera)

"Indonesia dapat menghapus kebijakan bebas visa bagi Cina. Hal ini semata untuk menurunkan laju penyebaran virus tersebut. Sekaligus menekan warga Cina untuk mengungsi ke Indonesia. Karena negara dengan fasilitas bebas visa merupakan tempat ideal untuk dikunjungi," kata Mardani Ali.

Pria kelahiran 9 April 1968 ini yakin bahwa Cina akan memahami kebijakan tersebut jika Indonesia benar-benar mencabut bebas visa.

"Saya yakin Cina akan mengerti sikap yang kita ambil, sehingga jangan ragu hal ini akan mengganggu hubungan bilateral kedua negara. Terlebih, pemerintah Cina melakukan tindakan serupa agar virus ini tidak meluas seperti mengisolasi Wuhan," ucapnya.

Untuk diketahui, jumlah korban virus corona di China pada Rabu (29/1/2020) pagi telah mencapai 132 orang tewas dan 103 lainnya diizinkan meninggalkan rumah sakit.

Data pemerintah setempat menyebutkan bahwa terdapat 5.997 orang di China dinyatakan positif 2019-nCoV, termasuk delapan orang di Hong Kong, tujuh di Makau, dan delapan di Taiwan.

Selain itu, terdapat pula 9.239 orang dinyatakan sebagai terduga terinfeksi 2019-nCoV.

Kementerian Keuangan China telah mengalokasikan anggaran sebesar 4,4 miliar yuan atau sekitar Rp 8,7 triliun untuk mendukung upaya pencegahan dan pengendalian virus corona di Provinsi Hubei, China Tengah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Antisipasi Virus Corona, IDI Keluarkan Pedoman untuk Tenaga Kesehatan

Antisipasi Virus Corona, IDI Keluarkan Pedoman untuk Tenaga Kesehatan

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:09 WIB

Heboh Virus Corona, Kesehatan ABK Kapal Asal Luar Negeri Ikut Diperiksa

Heboh Virus Corona, Kesehatan ABK Kapal Asal Luar Negeri Ikut Diperiksa

Banten | Rabu, 29 Januari 2020 | 17:32 WIB

Tiga Hari Didera Hoaks Virus Corona Wuhan, Kunjungan RSUP Dr Sardjito Turun

Tiga Hari Didera Hoaks Virus Corona Wuhan, Kunjungan RSUP Dr Sardjito Turun

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 17:40 WIB

Kejuaraan Asia Batal Akibat Virus Corona, Zohri Cs Cari Ajang Pengganti

Kejuaraan Asia Batal Akibat Virus Corona, Zohri Cs Cari Ajang Pengganti

Sport | Rabu, 29 Januari 2020 | 17:05 WIB

Virus Corona Merebak, Malaysia Akan Evakuasi 78 Warganya di Wuhan China

Virus Corona Merebak, Malaysia Akan Evakuasi 78 Warganya di Wuhan China

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 17:01 WIB

RSUP Dr Sardjito Rawat Balita yang Dikabarkan Kena Corona di Ruang Isolasi

RSUP Dr Sardjito Rawat Balita yang Dikabarkan Kena Corona di Ruang Isolasi

Jogja | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:44 WIB

Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Bagaimana dengan Asuransi Swasta?

Virus Corona Tak Ditanggung BPJS, Bagaimana dengan Asuransi Swasta?

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:55 WIB

Waspadai Virus Corona, Warga Bangun Tembok di Tengah Desa

Waspadai Virus Corona, Warga Bangun Tembok di Tengah Desa

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 16:39 WIB

Wabah Coronavirus, Operator Taksi Singapura Hapus Biaya Karantina

Wabah Coronavirus, Operator Taksi Singapura Hapus Biaya Karantina

Otomotif | Rabu, 29 Januari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

News | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

News | Senin, 27 April 2026 | 10:49 WIB

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

News | Senin, 27 April 2026 | 10:47 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB