Kemenlu Gelar Rapat Persiapan Evakuasi WNI di Wuhan

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:45 WIB
Kemenlu Gelar Rapat Persiapan Evakuasi WNI di Wuhan
Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

Suara.com - Kementerian Luar Negeri menggelar rapat persiapan evakuasi Warga Negara Indonesia dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China di Gedung Direktorat Perlindungan WNI, Kemenlu, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020) pagi.

Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah mengatakan, rapat tersebut diikuti oleh Dirjen PWNI Judha Nugraha, KBRI Beijing serta beberapa kementerian dan lembaga yang terlibat dalam tim evakuasi WNI di Wuhan.

"Pagi hari ini telah dilakukan kembali rapat koordinasi lintas kementerian yang sifatnya adalah langsung tersambungkan dengan kedutaan kita di Beijing. Ini adalah upaya untuk terus memfinalisasi dan mematangkan pemulangan warga negara kita yang saat ini masih berada di Hubei," ujar Faizasyah di Kemenlu, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2020).

Dia menyebut hingga saat ini, KBRI Beijing masih berupaya mengumpulkan 243 WNI dari 7 kota yang dikaratina di Hubei dalam satu titik untuk agar bisa segera dievakuasi secara bersamaan.

"Kementerian Luar Negeri akan melakukan proses evakuasi dengan adanya tim yang sudah bergerak dari KBRI Beijing mendekati wilayah terdampak. Tim ini akan mempersiapkan segala sesuatunya di lapangan untuk memastikan bahwa nanti saat penerbangan bisa masuk ke wilayah Wuhan, dengan demikian semua sudah terkumpul dan bisa dipulangkan ke Indonesia," ujarnya menjelaskan.

Hanya saja Faizasyah belum bisa memastikan kapan tim evakuasi yang dikepalai Kementerian Luar Negeri ini bisa melakukan evakuasi karena masih dalam proses koordinasi baik persiapan teknis tim evakuasi hingga upaya diplomasi dengan otoritas China.

"Itu sebabnya rakor diperlukan karena kita mencakup berbagai hal aspek medis, aspek izin perjalanan keimigrasian, aspek pengelolaan perjalanan dari titik satu ke titik lain. Jadi semua itu harus kita dengarkan bersama-sama sehingga kita yakini mereka semua sudah siap untuk diaktifkan," ujar dia.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk mengevakuasi WNI dari Provinsi Hubei, China. Termasuk di Wuhan, pusat virus corona.

Itu berdasarkan hasil rapat internal membahas soal keputusan evakuasi WNI yang berada di Provinsi Hubei, China, Kamis (30/1/2020).

baca juga

Rapat tersebut digelar di ruang tunggu Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, sebelum Jokowi bertolak melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta.

Rapat tersebut dihadiri Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama, dan Kepala BNPB Doni Monardo.

Usai pertemuan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan dalam pertemuan tersebut Jokowi menginstruksikan jajarannya untuk segera mengevakuasi WNI yang berada di Provinsi Hubei, China.

"Tadi bapak presiden sudah memerintahkan agar evakuasi WNI Provinsi Hubei dilakukan segera," ujar Retno usai pertemuan dalam keterangan tertulis Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasokan Menipis karena Virus Corona, Turis China Borong Masker di Batam

Pasokan Menipis karena Virus Corona, Turis China Borong Masker di Batam

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 12:13 WIB

Menlu Retno Belum Bisa Pastikan Kapan Pemerintah Evakuasi WNI di China

Menlu Retno Belum Bisa Pastikan Kapan Pemerintah Evakuasi WNI di China

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:55 WIB

Pasien Virus Corona di Malaysia Ditangani Dokter Berpengalaman Tangani SARS

Pasien Virus Corona di Malaysia Ditangani Dokter Berpengalaman Tangani SARS

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:51 WIB

WNI Dari China Akan Dikarantina, Menkes: Jangan Khawatir, Pasti Nyaman

WNI Dari China Akan Dikarantina, Menkes: Jangan Khawatir, Pasti Nyaman

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:24 WIB

Menurut Pakar, Virus Corona Juga Bisa Menulari Hewan Peliharaan

Menurut Pakar, Virus Corona Juga Bisa Menulari Hewan Peliharaan

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:19 WIB

Virus Corona Ancam Kesehatan Atlet di Olimpiade 2020

Virus Corona Ancam Kesehatan Atlet di Olimpiade 2020

Sport | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:10 WIB

Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona

Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:01 WIB

Ditengah Ancaman Virus Corona, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.076

Ditengah Ancaman Virus Corona, IHSG Dibuka Menguat ke Level 6.076

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 09:34 WIB

Terkini

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×