WNI Dari China Akan Dikarantina, Menkes: Jangan Khawatir, Pasti Nyaman

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 31 Januari 2020 | 11:24 WIB
WNI Dari China Akan Dikarantina, Menkes: Jangan Khawatir, Pasti Nyaman
Menteri Kesehatan Dr. Terawan Agus Putranto memberikan keterangan kepada wartawan saat mendatangi kantor Huawei di Wisma BRI 2, Jakarta, Kamis (23/1). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto memastikan akan menjalankan perintah Presiden Joko Widodo untuk mengevakuasi 249 WNI dari China. Ia menyebut, saat tiba nanti, para WNI ini dipastikan akan menjalani proses karantina di tanah air.

"Harus, karantina itu merupakan perintah WHO, dua minggu. Dua minggu nggak usah khawatir, pasti nyaman nanti. Soal itu, nanti teknis kita bicarakan yang paling nyaman, tidak menimbulkan kekhawatiran keluarga, dan tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat," ujar Menkes Terawan di Jakarta Pusat, Kamis (30/1/2020).

Persoalan karantina, kata dia, tidak harus selalu di rumah sakit. Pemerintah akan mementingkan faktor kenyamanan para WNI yang baru pulang ini. Mengingat, karantina bukanlah isolasi, jadi tidak harus di rumah sakit. Yang terpenting harus tetap dalam pemantauan, untuk mengamati ada tidaknya gejala.

"Kamu enak tinggal dimana? Kamu pengen tinggal di rumah sakit atau gimana?," tutur Menkes Tewrawan mengumpamakan tempat tinggal untuk WNI yang akan dievakuasi.

Jika pun harus di rumah sakit, kata pemilik Terawan Theory itu, 100 rumah sakit yang ada di Indonesia sudah siap dengan fasilitas dan peralatan medis yang mumpuni untuk merawat mereka yang pulang dari China. Khususnya di Jakarta, setidaknya ada 3 rumah sakit yang akan menangani langsung. Begitu juga dengan kesiapan dokter dan tenaga medis dipastikan aman dan terkendali.

"100 rumah sakit sudah siap. Rumah sakit rujukan sudah ada tiga, RSPI Sulianti Saroso, RS Persahabatan, dan RSPAD Gatot Soebroto. Di situ lengkap sekali termasuk alat atau ICU tekanan negatif ada disitu," terangnya.

"Tenaga medis siap terus, selalu siap. Ya kita kolaborasi sipil militer itu membuat kita kuat. Karena apa, karena kita tidak melakukan split (perbedaan) ini militer. Tidak, kita menghadapi ancaman yang sama. Jadi ini namanya sipil militer collaboration," lanjutnya.

Terakhir, hingga saat ini Menkes Terawan memastikan Indonesia aman dan tidak ada satupun mereka yang sebelumnya suspect dinyatakan positif corona. Artinya Indonesia berstatus zero virus corona.

"Jadi yang penting buktinya apa? Buktinya memang negatif. Kalau positif ya saya katakan positif, kalau negatif saya mau ngomong apa?," imbuhnya.

baca juga

"Karena doa kalian, kita semua berdoa dan menjaga imunitas sehingga itu yang sangat penting. Pesan saya, jaga imunitas tubuh kita ya, makan yang cukup gizinya, lakukan gerakan masyarakat hidup sehat, cukup begerak 30 menit, pikiran juga harus nyaman," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menurut Pakar, Virus Corona Juga Bisa Menulari Hewan Peliharaan

Menurut Pakar, Virus Corona Juga Bisa Menulari Hewan Peliharaan

Health | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:19 WIB

Virus Corona Ancam Kesehatan Atlet di Olimpiade 2020

Virus Corona Ancam Kesehatan Atlet di Olimpiade 2020

Sport | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:10 WIB

Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona

Impor Makanan dan Minuman dari China Dibatasi Imbas Virus Corona

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2020 | 10:01 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×