Perjalanan KRL Terlambat karena Rombongan Wapres, Jubir Ma'ruf Minta Maaf

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:46 WIB
Perjalanan KRL Terlambat karena Rombongan Wapres, Jubir Ma'ruf Minta Maaf
Bidik layar video viral penumpang soraki kereta inspeksi yang sempat digunakan Wapres Maruf Amin. (Twitter).

Suara.com - Juru Bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, meminta maaf atas keterlambatan KRL Commuter Line tujuan Serpong - Rangkasbitung karena lebih mendahulukan kereta inspeksi yang digunakan Ma'ruf beserta rombongan ke Banten. Masduki menyebut kereta inspeksi yang sempat disoraki para penumpang KRL di Stasiun Tanahabang itu dalam kondisi kosong.

Masduki menyampaikan permohonan maaf apabila ada penumpang KRL yang lama menunggu kedatangan kereta diakibatkan jalurnya digunakan untuk kereta inspeksi.

"Minta maaf lah kepada rakyat yang merasa terganggu. Sebagai jubir (saya) minta maaf," kata Masduki saat dihubungi wartawan, Jumat (31/1/2020).

Masduki menuturkan, saat kereta tersebut disoraki penumpang KRL di Stasiun Tanah Abang, Maruf tidak berada di dalam kereta inspeksi. Pasalnya, Ma'ruf beserta rombongan sudah terlebih dahulu turun di Stasiun Kebayoran Lama.

"Jadi yang disoraki warga itu kereta kosong," ujarnya.

Menurutnya bukan kali ini saja perjalanan warga terganggu akibat ada rombongan presiden atau wakil presiden. Mulai dari perjalanan darat hingga udara pun diyakininya mengganggu aktivitas warga.

Ia menerangkan, kalau hal tersebut sudah sesuai dengan aturan dalam undang-undang. Di mana ketika presiden dan wakil presiden sedang melakukan perjalanan pasti akan ada pengamanan yang berimbas kepada terganggunya aktivitas para warga.

Wakil Presiden RI Maruf Amin saat melakukan kunjungan ke korban banjir bandang di Lebak Banten. (Foto: Dokumentasi Setwapres).
Wakil Presiden RI Maruf Amin saat melakukan kunjungan ke korban banjir bandang di Lebak Banten. (Foto: Dokumentasi Setwapres).

"Itu kan Undang-Undang tugas kenegaraan yang harus dilakukan Presiden atau Wapres dimana memang protapnya seperti itu, penjagaan dan pengamanannya seperti itu. Itu kan memang enggak disengaja untuk mengganggu masyarakat tapi memang kondisinya seperti itu," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, pengguna KRL Commuter Line jurusan Serpong - Rangkasbitung sempat menyoraki kereta inspeksi yang digunakan Wakil Presiden Ma'ruf Amin beserta rombongan yang melintas di Stasiun Tanah Abang. Sorakan itu dilakukan para pengguna KRL lantaran kesal menanti kereta yang hendak digunakannya.

Dari akun Twitter @officialyoan tampak suasana di Stasiun Tanah Abang di mana banyak penumpang KRL Commuter Line yang sedang menanti keretanya yang seharusnya tiba pada pukul 16.00 WIB. Penumpang pun terlihat sangat padat lantaran belum ada kereta yang datang. Justru kereta yang tampak melintas ialah kereta inspeksi.

"Tanah Abang sore ini karena ada keterlambatan KRL akibat ada kereta inspeksi yang kabarnya membawa pejabat dan wapres," ujar pemilik akun Twitter @officialyoan pada Jumat (31/1/2020).

"Kondisi membuat Stasiun Tanahabang menjadi sangat padat karena jam pulang kerja 17.30 WIB, 30 Januari 2020," sambungnya.

Kemudian pemilik akun Twitter tersebut juga mengunggah video lainnya. Video itu menunjukkan kereta inspeksi tengah melintas. Namun kereta inspeksi itu justru malah disoraki oleh para penumpang yang menunggu hampir satu jam lebih.

"Keretanya disorakin dong wkwkwkwk sebuah bentuk protes netizen yang sangat sabar menunggu KRL tujuan Serpong-Rangkasbitung yang sudah telat sejak jam 4 sore. Kereta baru kembali tersedia pukul 17.20 WIB," tulisnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Telat, Kereta yang Dipakai Wapres Maruf Disoraki Penumpang KRL

Bikin Telat, Kereta yang Dipakai Wapres Maruf Disoraki Penumpang KRL

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 13:26 WIB

Maruf Amin Minta Ribuan Warga Lebak Pasrah dan Terima Musibah Banjir

Maruf Amin Minta Ribuan Warga Lebak Pasrah dan Terima Musibah Banjir

Banten | Kamis, 30 Januari 2020 | 14:12 WIB

Tengok Korban Banjir Bandang di Banten, Wapres Maruf Naik Kereta Api

Tengok Korban Banjir Bandang di Banten, Wapres Maruf Naik Kereta Api

News | Kamis, 30 Januari 2020 | 11:56 WIB

Ma'ruf Sebut Pemerintah Sudah Siap Jika Turis China Datang ke Indonesia

Ma'ruf Sebut Pemerintah Sudah Siap Jika Turis China Datang ke Indonesia

News | Rabu, 29 Januari 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

Saiful Mujani: Pemilu Cacat Bikin Legitimasi Negara Runtuh, Serukan Boikot Jika Curang

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:23 WIB

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:15 WIB

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:20 WIB

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 13:10 WIB