Gunakan Maskapai Swasta, Pemerintah Evakuasi WNI di Wuhan Siang Ini

RR Ukirsari Manggalani, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 01 Februari 2020 | 10:24 WIB
Gunakan Maskapai Swasta, Pemerintah Evakuasi WNI di Wuhan Siang Ini
Staf medis yang mengenakan pakaian untuk melindungi dari virus, dipotret di luar rumah sakit di Wuhan, Cina, Minggu (26/1/2020). [AFP/Hector Retamal].

Suara.com - Pemerintah Pusat berencana melakukan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah berada di Wuhan, China. Untuk mengevakuasi, Pemerintah menggandeng maskapai penerbangan swasta.

Maskapai yang digandeng itu adalah Batik Air, bagian grup perusahaan penerbangan Lion Air. Untuk menjelaskan rencana evakuasi ini, pihak Batik Air berencana melakukan konferensi pers pukul 10.00 WIB, Sabtu (1/2/2020).

"Konferensi pers pukul 10.00 WIB," ujar Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air, saat dikonfirmasi, Sabtu (1/2/2020).

Ia menyebut rencananya pesawat dari maskapainya itu akan berangkat pukul 12.00 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Pesawat yang digunakan yakni jenis Airbus A330.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia secara resmi mengumumkan akan melakukan evakuasi terhadap 243 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, pusat virus corona. Mereka akan dipulangkan dalam waktu kurang dari 1 X 24 Jam sejak Jumat (1/2/2020).

Hal itu dipastikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi dalam konferensi pers di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2020) pukul 15.30 WIB.

Menlu mengatakan tim evakuasi sudah mendapatkan izin dari otoritas China, setelah dirinya bertemu Duta Besar China untuk Indonesia, Xiao Qian di Kemenlu Jumat pagi.

"Keberangkatan pesawat penjemput bersama tim akan dilakukan dalam waktu kurang dari 24 jam," kata Retno Marsudi di Kementerian Luar Negeri, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2020).

baca juga

Menlu menyebut 234 WNI itu akan dievakuasi. Meski demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut pesawat dari maskapai atau instansi mana yang akan berangkat melakukan misi evakuasi.

"Pesawat yang digunakan adalah pesawat berbadan lebar agar semua WNI yang bersedia dievakuasi dapat diterbangkan secara langsung tanpa melalui transit," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah NKRI Sampaikan Terima Kasih Atas Upaya Evakuasi WNI dari Wuhan

Pemerintah NKRI Sampaikan Terima Kasih Atas Upaya Evakuasi WNI dari Wuhan

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 10:06 WIB

243 WNI dari Wuhan Akan Dikarantina, Bolehkah Dijenguk Keluarga?

243 WNI dari Wuhan Akan Dikarantina, Bolehkah Dijenguk Keluarga?

Health | Sabtu, 01 Februari 2020 | 06:20 WIB

Wabah Wuhan Coronavirus, Peserta Auto Expo 2020 di India Menyusut

Wabah Wuhan Coronavirus, Peserta Auto Expo 2020 di India Menyusut

Otomotif | Jum'at, 31 Januari 2020 | 18:00 WIB

Terkini

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total

Malang | Senin, 02 November 2026 | 16:50 WIB

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

Kasus Penggeledahan Ponpes di Jateng, Reza Indragiri Khawatir Polri Lindungi Sesama Anggota

News | Senin, 02 November 2026 | 16:48 WIB

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

MBMA Siapkan Private Placement 10,8 Miliar Saham, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:47 WIB

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Neraca Perdagangan RI Surplus di September 2026, Tapi Impor Ikut Melonjak

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:45 WIB

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

Buntut Penggeledahan Ponpes Sukoharjo, Muhammadiyah Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng!

News | Senin, 02 November 2026 | 16:44 WIB

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

Hampir 300 Juta Penduduk, BPOM Hadapi Tantangan Pemerataan Akses Obat di Indonesia

News | Senin, 02 November 2026 | 16:41 WIB

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Saham Dijual Rp250 Juta, Tercatat Rp16,3 Miliar! Sengketa Panas Haji Musa Vs Agro Manunggal

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

BPS Ungkap Petani Makin Sejahtera di Oktober 2026, Nelayan Beda Nasib

BPS Ungkap Petani Makin Sejahtera di Oktober 2026, Nelayan Beda Nasib

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 16:38 WIB

Cara Meracik Air Mawar Viva dan Baby Oil untuk Tumit Pecah-Pecah dan Kasar

Cara Meracik Air Mawar Viva dan Baby Oil untuk Tumit Pecah-Pecah dan Kasar

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 16:37 WIB

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

MBG 2.0 Harus Buktikan Nol Korupsi dan Keracunan, Bukan Sekadar Ganti Sistem

News | Senin, 02 November 2026 | 16:35 WIB

×