Komisi I DPR Minta Warga Natuna Tak Khawatir Kedatangan WNI Dari Wuhan

Chandra Iswinarno | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Sabtu, 01 Februari 2020 | 18:10 WIB
Komisi I DPR Minta Warga Natuna Tak Khawatir Kedatangan WNI Dari Wuhan
Sejumlah warga Natuna melakukan aksi unjuk rasa di depan gerbang pangkalan TNI Angkatan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (1/2). [ANTARA FOTO/Cherman]

Suara.com - Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Golkar Christina Aryani mengimbau kepada seluruh warga Natuna untuk tetap tenang dan menerima 234 WNI dari Kota Wuhan, China yang hendak dikarantina di daerah tersebut.

Christina meyakini, WNI yang akan dikarantina dalam kondisi sehat. Lebih lanjut, dia meminta kepada seluruh warga yang berada di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau untuk mempercayakan kinerja pemerintah mengevakuasi ratusan WNI dari China ke Natuna.

Sebagaimana diketahui, para WNI itu akan ditempatkan di sebuah hanggar Bandara Raden Sadjad. Hanggar tersebut akan menjadi ruang isolasi serta observasi para tim medis dan psikolog.

"Masyarakat terutama yang ada di Natuna kami imbau agar tetap tenang dan percayakan sepenuhnya pada pemerintah bisa melakukan proses transit observasi ini secara profesional. Masyarakat perlu disampaikan juga bahwa yang dievakuasi ini adalah WNI yang semuanya sehat," kata Christina dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (1/2/2020).

Christina menyakini pemilihan Kabupaten Natuna sebagai tempat transit observasi oleh pemerintah sudah melalui proses kajian mendalam dan sesuai dengan standar yang ditentukan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Transit observation merupakan protokol evakuasi dari organisasi kesehatan dunia," ucapnya.

Selainitu, Komisi I DPR memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menyiapkan fasilitas untuk menjemput WNI dari Kota Wuhan. Untuk selanjutnya, Komisi I tetap akan memantau proses evakuasi WNI dari China hingga tahap akhir.

Dengan begitu, Christina mengungkapkan, Komisi I sangat berharap agar proses pemulangan hingga observasi para WNI tersebut berjalan dengan lancar.

"Maka tentu saja kita sama-sama berharap agar proses ini berjalan lancar selama keberangkatan sampai tiba di tanah air, baik melalui tempat transit di Batam, maupun saat tiba di tempat observasi di Kepulauan Natuna hingga kembali ke keluarga masing-masing," katanya.

Untuk diketahui, warga Ranai, Natuna menggelar aksi unjuk rasa terkait adanya karantina dan proses evakuasi ratusan WNI dari China.

Terkait aksi penolakan itu, warga ternyata telah sejak malam telah menginap di kantor DPRD Natuna. Kabag Humas Pemkab Natuna, Defrizal mengatakan masyarakat tetap menyuarakan sikap penolakan mereka.

"Masyarakat masih bertahan di kantor DPRD untuk menyuarakan aspirasi mereka, bahwa mereka menolak kedatangan WNI dari China untuk proses evakuasi dan karantina di Natuna," kata Defrizal saat dihubungi Batamnews--jaringan Suara.com, Sabtu (1/2/2020).

Pemkab Natuna sampai saat ini juga belum bisa meyakinkan warga tetap tenang karena tidak memiliki informasi apa pun terkait proses evakuasi tersebut.

Tidak hanya proses evakuasi, bahkan jumlah WNI yang akan datang, hingga lokasi karantina pihaknya juga belum mendapat informasi resmi.

"Dari pihak berwenang belum mengeluarkan informasi. Bahkan kedatangan teman-teman pusat tanpa pemberitahuan ke pemerintah daerah," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan

Foto | Sabtu, 01 Februari 2020 | 17:26 WIB

Tiga Pesawat Disiapkan TNI AU di Batam untuk Evakuasi WNI ke Natuna

Tiga Pesawat Disiapkan TNI AU di Batam untuk Evakuasi WNI ke Natuna

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:28 WIB

Tolak Evakuasi WNI dari China, Warga Natuna Tidur di Kantor DPRD

Tolak Evakuasi WNI dari China, Warga Natuna Tidur di Kantor DPRD

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:15 WIB

Siapkan Lokasi Evakuasi WNI di Hanggar Bandara Natuna, Ini Penampakannya

Siapkan Lokasi Evakuasi WNI di Hanggar Bandara Natuna, Ini Penampakannya

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 16:08 WIB

Isolasi WNI di Natuna, Panglima TNI: Tempat Terbaik dan Jauh dari Penduduk

Isolasi WNI di Natuna, Panglima TNI: Tempat Terbaik dan Jauh dari Penduduk

News | Sabtu, 01 Februari 2020 | 14:23 WIB

Terkini

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:04 WIB

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:52 WIB

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:51 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

Dukung Asta Cita Prabowo Subianto, Kodim 0623 Cilegon Ajak Pelajar Melek Ketahanan Pangan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:50 WIB

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:42 WIB

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:40 WIB