Cara Indonesia Semprot Disinfektan WNI dari Wuhan jadi Sorotan Dunia

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Senin, 03 Februari 2020 | 10:37 WIB
Cara Indonesia Semprot Disinfektan WNI dari Wuhan jadi Sorotan Dunia
WNI dari Wuhan disemprot cairan khusus. (Twitter/@russian_market)

Suara.com - Evakuasi ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China berlangsung lancar. Sebanyak 245 orang tiba di Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020).

Namun, proses evakuasi WNI akibat virus corona tersebut nyatanya menjadi sorotan. Tak lain mengenai cara penyemprotan cairan khusus oleh petugas kepada setiap WNI yang turun dari pesawat.

Bahkan, aksi tersebut tak luput dari perhatian khalayak dunia. Mereka ramai mempertanyakan tujuan dari penyemprotan cairan yang diklaim sebagai disinfektan.

Hal itu ditunjukkan lewat cuitan yang dibagikan akun Twitter @Russsian_Market.

"Mereka sebut ini desinfeksi? Indonesia...tiada kata-kata" tulisnya, seperti dikutip Suara.com, Senin (3/2).

Cuitan itu diunggah bersama dengan video yang sejumlah WNI yang disemprot cairan soleh petugas berseragam kuning, setibanya di bandara.

Kontan saja, tanggapan khalayak dunia itu memantik respons warganet lain yang turut memberikan sindiran.

Oleh sejumlah warganet, prosesi penyemprotan cairan tersebut dianggap bukan solusi mengatasi virus corona.

"Lol, mereka tidak paham mengenai virus," kata @Reezyard.

baca juga

"Membunuh virus dengan disinfektan. Apa kamu bisa bayangkan betapa bodohnya pemerintahan kita?" terang @_deception.

WNI dari Wuhan disemprot cairan khusus. (Twitter/@russian_market)
WNI dari Wuhan disemprot cairan khusus. (Twitter/@russian_market)

Mendapat sindiran tersebut, beberapa warganet Indonesia memberikan pembelaan dengan komentar berikut ini.

"Lebih baik, daripada tidak bertindak apa-apa," tulis @RezimTipuDaya.

"Kalian tidak mengerti apa yang kami lakukan. Diamlah, ini bukan desinfeksi. Ini sterilisasi dan mereka akan di karantina selama dua minggu ke depan. Diamlah, kalau tidak tahu apa-apa," balas @tipexbocor.

Sebelumnya, setiap WNI yang turun dari tangga pesawat langsung disemprot cairan khusus.

Mereka berputar demi memastikan seluruh pakaian dan bagian luar tubuhnya terkena cairan itu.

Selesai disemprot, WNI memasuki pesawat TNI AU yang sudah siaga di Bandara Hang Nadim Batam, untuk membawa seluruhnya ke Kabupaten Natuna.

WNI tampak sehat, meski beberapa di antaranya terlihat lelah setelah menempuh sekitar 6 jam perjalanan dari China. Seluruh WNI juga terlihat mengenakan masker saat turun dari pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Kementerian Kesehatan RI Update Virus Corona

LIVE STREAMING: Kementerian Kesehatan RI Update Virus Corona

Video | Senin, 03 Februari 2020 | 09:03 WIB

Virus Corona Ancam Penyelenggaraan MWC 2020

Virus Corona Ancam Penyelenggaraan MWC 2020

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 09:15 WIB

Virus Corona Terus Menyebar, Rupiah Makin Loyo Lawan Dolar AS

Virus Corona Terus Menyebar, Rupiah Makin Loyo Lawan Dolar AS

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 08:47 WIB

Robot Turun Tangan Hentikan Virus Corona

Robot Turun Tangan Hentikan Virus Corona

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 08:06 WIB

Terkini

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:02 WIB

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:26 WIB

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:20 WIB

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:44 WIB

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:22 WIB

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:41 WIB

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:28 WIB

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:24 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB