Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan

Dwi Bowo Raharjo, Stephanus Aranditio

Senin, 03 Februari 2020 | 17:32 WIB
Menhub Sebut Pemerintah Hanya Evakuasi WNI, Tak Mengantarkan Lagi ke Wuhan
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa 238 WNI yang kini tengah dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau, akan difasilitasi hingga ke rumah masing-masing untuk bertemu dengan keluarga jika sudah dinyatakan bersih dari virus corona. Namun bantuan pemerintah hanya berhenti sampai di situ.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan pemulangan rutasan WNI yang didominasi mahasiswa itu masih menjadi tanggungjawab pemerintah dengan menggandeng berbagai maskapai penerbangan, dengan catatan harus "lulus" dari tahap karantina.

"Berkaitan pengembalian ke daerah, pemerintah pasti akan melakukan pengembalian ke daerah masing-masing, kita ajak Batik, Garuda, Citilink, Sriwijaya, bersedia membantu para korban kembali ke rumah. Jadi itu sudah dipastikan dan itu akan kita tindaklanjuti saat 15 hari selesai," kata Budi di kantor Kemenhub, Jakarta Pusat, Senin (3/2/2020).

Namun, Budi menyebut hingga kini belum ada kebijakan dari pemerintah apakah nantinya akan juga bertanggungjawab untuk mengembalikan mereka ke Wuhan, Hubei, China jika sudah dinyatakan aman.

"Tugas pemerintah saya pikir (hanya) mengembalikan ke daerah tempat tinggal asal ya, kalau kembali ke Wuhan kita belum ada policy tertentu, belum ya," jelasnya.

Diketahui, saat ini pemerintah tengah melakukan karantina terhadap 238 dari 243 WNI dari Wuhan yang dievakuasi pada Sabtu (1/2/2020). Mereka di karantina di Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Rencananya selama 14 hari mereka akan menjalani observasi dan monitoring yang diawasi oleh Kementerian Kesehatan.

Nantinya jika ada WNI yang ditemukan positif terjangkit virus corona, Kemenkes akan melakukan medical evacuation.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti IPB: Coronavirus Ada Pada Kelelawar Buah Indonesia

Peneliti IPB: Coronavirus Ada Pada Kelelawar Buah Indonesia

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 17:27 WIB

Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Punya Ruang Isolasi, RS Eka Mengaku Siap Terima Pasien Corona

Health | Senin, 03 Februari 2020 | 17:07 WIB

Temuan Baru Virus Corona Wuhan, Kemungkinan Dapat Menular Lewat Fecal Oral

Temuan Baru Virus Corona Wuhan, Kemungkinan Dapat Menular Lewat Fecal Oral

Health | Senin, 03 Februari 2020 | 16:35 WIB

Bukan Virus Corona, Tetapi Hoaksnya yang Pusingkan Menkes

Bukan Virus Corona, Tetapi Hoaksnya yang Pusingkan Menkes

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 16:06 WIB

Terkini

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:51 WIB