Bupati Natuna: Tak Ada Warga yang Eksodus karena Kedatangan WNI Wuhan

Reza Gunadha, Yosea Arga Pramudita

Selasa, 04 Februari 2020 | 13:09 WIB
Bupati Natuna: Tak Ada Warga yang Eksodus karena Kedatangan WNI Wuhan
Bupati Natuna Hamid Rizal. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Dipilihnya Natuna, Kepulauan Riau, sebagai lokasi karantina ratusan WNI dari Wuhan, China sempat membuat geger masyarakat setempat.

Bahkan, gelombang penolakan berupa aksi demonstrasi digelar lantaran masyarakat was-was tertular virus corona.

Bupati Natuna Hamid Rizal menegaskan, tidak ada masyarakat yang bereksodus dari Natuna. Dia memastikan, warganya tetap berada di rumahnya masing-masing meski terdapat lokasi karantina di Natuna.

"Tidak ada istilah eksodus. Kalau eksodus, kosong Natuna itu," kata Hamid di Kantor Kemenko Polhukam, Selasa (4/2/2020).

Hamid tak menampik ada sebagai masyarakat yang meninggalkan Natuna. Namun, mereka pergi bukan untuk eksodus, melainkan pulang kampung untuk merayakan musim panen.

"Ada juga yang misalnya di Midei, ada musim cengkeh ya dia ke sana. Ada yang mau pulang, pas ada kapal, mau ke Serasang, Psugi, dia pulang," sambungnya.

Hamid turut memastikan agar masyarakat Natuna terbebas dari virus corona. Dalam hal ini, pihaknya telah menyiapkan posko-posko untuk memenuhi kebutuhan warga.

"Kami kan sudah setiap puskesmas yang ada di Kabupaten Natuna itu kita jadikan posko melayani laporan-laporan masyarakat, keluhan-keluhan masyarakat, agar kalau ada yang merasa kurang apa, itu langsung kami tangani," papar Hamid.

Untuk diketahui, sebanyak 237 WNI serta satu WNA kekinian berada di Natuna untuk menjalani karantina menyusul epidemi virus corona atau coronavirus yang dinyatakan sebagai keadaan darurat global oleh World Health Organization (WHO).

baca juga

Sebelumnya, aksi demonstrasi sempat pecah selama dua hari di Natuna usai evakuasi ratusan WNI dari Wuhan.

 Bahkan pada Minggu (2/2/2020) pagi, kerusuhan terjadi di dekat Bandara Raden Sadjad, persisnya di depan Mako Lanal Ranai. Aksi massa rusuh menentang kedatangan evakuasi WNI Wuhan.

Dapat ponsel baru

Sebanyak 237 WNI serta satu WNA dari Wuhan China kekinian berada di Natuna, Kepulauan Riau, Indonesia, untuk menjalani karantina menyusul epidemi virus corona atau coronavirus yang dinyatakan sebagai keadaan darurat global oleh World Health Organization (WHO).

Ratusan warga negara Indonesia dan satu WN asing itu rencananya dikarantina hingga pekan depan, untuk memastikan mereka bebas corona.

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, semua orang yang dievakuasi ke Natuna tersebut tak membawa ponsel maupun kartu SIM asal China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI dari Wuhan Dikasih Ponsel dan Kartu SIM Baru oleh Kemenkes

WNI dari Wuhan Dikasih Ponsel dan Kartu SIM Baru oleh Kemenkes

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:52 WIB

WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR

WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:51 WIB

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Biasa, Orang Kampung Was-was

Warga Natuna Tolak WNI dari Wuhan, Bupati: Biasa, Orang Kampung Was-was

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:22 WIB

WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel

WNI dari Wuhan yang Dikarantina di Natuna: Barak Rasa Hotel

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 11:57 WIB

Tak Liburkan SMA di Natuna, Disdik Kepri: Usai Sekolah Langsung Pulang!

Tak Liburkan SMA di Natuna, Disdik Kepri: Usai Sekolah Langsung Pulang!

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 06:00 WIB

Dijemput dari China, WNA Beristri Indonesia Ikut Dikarantina di Natuna

Dijemput dari China, WNA Beristri Indonesia Ikut Dikarantina di Natuna

News | Senin, 03 Februari 2020 | 20:48 WIB

Terkini

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 20:45 WIB

×