Dijemput dari China, WNA Beristri Indonesia Ikut Dikarantina di Natuna

Agung Sandy Lesmana, Yosea Arga Pramudita

Senin, 03 Februari 2020 | 20:48 WIB
Dijemput dari China, WNA Beristri Indonesia Ikut Dikarantina di Natuna
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya tiba di Pangkalan Udara Raden Sajad, Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (2/2). [ANTARA FOTO/Kementerian Luar Negeri RI]

Suara.com - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengakui pemerintah ikut mengarantinakan warga negara asing ke Natuna.

WNA itu turut dievakuasi bersamaan dengan 238 warga negara Indonesia dari Wuhan, China, Minggu, kemarin. Menurutnya, WNA yang ikut diisolasi di Natuna adalah suami dari perempuan asal Indonesia.

"Betul ada satu warga negara asing, yang bersangkutan (WNA) merupakan suami dari salah satu WNI perempuan kita," kata Teuku Faizasyah melalui pesan singkat kepada Suara.com, Senin (3/2/2020).

Teuku memastikan jika sosok tersebut bukan merupakan Warga Negara China. Merujuk pada prinsip kemanusiaan serta mengingat yang bersangkutan memunyai istri seorang WNI, maka dia turut dievakuasi.

"WNA ini bukan dari Tiongkok. Prinsipnya pasangan suami istri atas pertimbangan kemanusian ikut dievakuasi, terlepas dari asal kewarganegaraannya," sambungnya.

Diketahui, pemerintah telah berhasil mengevakuasi sebanyak 238 WNI dari China. Kini, mereka sedang menjalani karantina selama 14 hari di Natuna.

Sebelumnya, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihartono memastikan lokasi karantina aman bagi masyarakat sekitar. Terlebih, Kemenkes telah menjami jika virus tersebut lemah jika berada di udara.

"Jarak (lokasi karantina) yang kini ada, diyakini cukup jauh sebagaimana yang kita ketahui, virus ini tidak terlalu kuat di udara," kata Anung di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Senin.

Anung menjelaskan, lokasi karantina berada hanggar besar yang dipasang tenda. Tenda tersebut, kata Anung, diapasang berlalis guna mengatur keluar masuknya udara.

baca juga

"Ada hanggar yang besar, diapasangi tenda, dan tendanya ada dua lapis serta siklus udaranya kami atur. Jadi dari sesi kesehatan memastikan bahwa apa yang terjadi, kalau itu sifatnya penyebaran lewat udara tidak akan sampai ke komunitas," sambungnya.

Terkait sistem keamanan, Kemenkes menyiapkan tiga ring pengamanan di lokasi karantina. Ring pertama adalah lokasi dimana hanya tenaga kesehatan yang dapat melalukan kontak dengan WNI dari Wuhan.

Untuk ring kedua, adalah lokasi untuk pelayanan seperti penyediaan makanan. Terakhir, ring ketiga adalah lokasi pemantauan.

"Kami membaginya menjadi ring satu, dimana seseorang tidak bisa melakukan kontak dengan orang lain kecuali tenaga kesehatan. Kemudian ring dua hubungan pelayanan dan penyediaan makanan dan sebagainya. Serta ring ketiga untuk pemantauan," papar Anung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-Hati! Hoaks Virus Corona Jadi Tempat Malware Bersembunyi

Hati-Hati! Hoaks Virus Corona Jadi Tempat Malware Bersembunyi

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 20:42 WIB

Mulai Ketar-ketir Virus Corona, Sektor Pariwisata RI Bakal Terancam?

Mulai Ketar-ketir Virus Corona, Sektor Pariwisata RI Bakal Terancam?

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 20:33 WIB

China Pesan Masker N95, Pedagang Pramuka Teriak Ini ke Pemerintah

China Pesan Masker N95, Pedagang Pramuka Teriak Ini ke Pemerintah

News | Senin, 03 Februari 2020 | 20:11 WIB

Cegah Corona Masuk ke Indonesia, Impor Hewan Hidup dari China Bakal Disetop

Cegah Corona Masuk ke Indonesia, Impor Hewan Hidup dari China Bakal Disetop

Bisnis | Senin, 03 Februari 2020 | 19:57 WIB

Setop Penerbangan Indonesia-China, Menhub Minta Maskapai Urus Refund Tiket

Setop Penerbangan Indonesia-China, Menhub Minta Maskapai Urus Refund Tiket

News | Senin, 03 Februari 2020 | 19:49 WIB

Kelelawar Buah di Manado dan Bogor Jadi Inang Coronavirus

Kelelawar Buah di Manado dan Bogor Jadi Inang Coronavirus

Tekno | Senin, 03 Februari 2020 | 19:45 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Cairan Dettol Antiseptik Bisa Membunuh Virus Corona?

CEK FAKTA: Benarkah Cairan Dettol Antiseptik Bisa Membunuh Virus Corona?

News | Senin, 03 Februari 2020 | 20:04 WIB

Terkini

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

KPK Buka Alasan Tak Lanjutkan Kasus MBG: Hindari Duplikasi Penegakan Hukum

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:11 WIB

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

Dasco Temui Mahasiswa, DPR Janji Tindak Lanjuti Sejumlah Tuntutan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:08 WIB

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

Dinilai Langkah Berani! Gibran Ajak Mahasiswa Ikut Kunker ke Papua demi Buka Ruang Dialog?

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:07 WIB

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:50 WIB

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

Tak Cukup Dipenjara, Migrant Watch Desak Mafia TPPO Dimiskinkan Lewat Jerat TPPU

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:34 WIB

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

Survei LPI: Jokowi Jadi Magnet Dongkrak Citra Positif PSI

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:29 WIB

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

Audiensi Buntu, BEM DIY Sebut DPR Tak Lagi Representasi Rakyat

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:14 WIB

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

Dukung MBG, Relawan di DIY Ajak Masyarakat Kawal Program: Harus Transparan dan Antikorupsi

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:07 WIB

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

ART Disiksa di Johor, Majikan Nakal Malaysia Terlalu Dimanjakan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

Sandiwara Berdarah di Menteng, Komisaris Wanita Rekayasa Perampokan Demi Habisi Dirut

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:04 WIB