WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR

Dwi Bowo Raharjo

Selasa, 04 Februari 2020 | 12:51 WIB
WNI dari Wuhan Sempat Ditolak Warga, Bupati Natuna Bahas Karantina di DPR
Bupati Natuna temui DPR bahas polemik karantina WNI di Natuna. (Suara.com/Tyo)

Suara.com - Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti, dan Ketua DPRD Natuna Andes Putra mendatangi Komisi IX DPR RI pada Selasa (4/2/2020). Kedatangan mereka untuk melaporkan kondisi terkini di Natuna yang menjadi lokasi karantina 238 WNI usai dievakuasi dari Wuhan, pusat Virus Corona di China.

Abdul Hamid mengatakan pihaknya sengaja datang ke Jakarta untuk bertemu dengan Menkopolhukam Mahfud MD dan beberapa menteri tadi pagi hingga bertemu DPR siang ini untuk meluruskan berbagai isu karantina WNI di natuna yang dicemaskan masyarakat Natuna.

"Dengan kami berangkat ke Jakarta, InsyaAllah masyarakat kami sudah mulai paham ini kegiatannya bagaimana dan apa yang harus kita lakukan. Insya allah nanti Pak Menko (Mahfud) juga mau ke sana dalam rangka menyejukkan Masyarakat. Kami minta hari Jumat agar beliau juga bisa memberikan wejangan sebagai khotib," kata Abdul Hamid di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Selain itu, dia juga berharap komunikasi antara agenda pemerintah pusat dan daerah bisa terkoordinasi dengan cepat dan baik, terutama ditengah kondisi darurat seperti karantina WNI dari Wuhan di Natuna.

"Tapi kalau mendadak gitu juga bisa resah kan. Tapi kalau diberitahu pelan-pelan, sosialisasi, dokter datang memberi tahu ini begini tidak terlalu apa, begini nah itu berarti masyarakat bisa tenang," ucapnya.

Diketahui, tim evakuasi yang terdiri dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Kementerian Komunikasi dan Informasi, TNI, Polri, dan BNPB telah mengevakuasi 238 WNI dari total 245 WNI yang berada di Wuhan, Hubei, China pada Sabtu (1/2/2020) kemarin.

Ratusan warga Natuna menolak kedatangan WNI dari Wuhan. (Batamnews.co.id)
Ratusan warga Natuna menolak kedatangan WNI dari Wuhan. (Batamnews.co.id)

Mereka di karantina di Lanud Raden Sadjad, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Rencananya selama 14 hari mereka akan menjalani observasi dan monitoring yang diawasi oleh Kemenkes.

Pemilihan lokasi karantina di Natuna membuat warga lokal khawatir virus corona akan masuk ke wilayahnya, mereka melakukan aksi demonstrasi bahkan hingga berujung kericuhan pada Minggu (2/2/2020).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Lokasi Karantina WNI Wuhan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tinggalkan Natuna

Jadi Lokasi Karantina WNI Wuhan, Ribuan Warga Ramai-ramai Tinggalkan Natuna

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:45 WIB

Ekonomi Global Dihantam Virus Corona, Perbankan Siap-siap Kena Imbasnya

Ekonomi Global Dihantam Virus Corona, Perbankan Siap-siap Kena Imbasnya

Bisnis | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:32 WIB

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Menderita karena Virus Corona, Viral Video Pasangan Lansia Terbaring Lemah

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:40 WIB

Australia Karantina Ratusan Warganya dari Wuhan ke Pulau Christmas

Australia Karantina Ratusan Warganya dari Wuhan ke Pulau Christmas

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 12:24 WIB

Terkini

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:56 WIB

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:55 WIB

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 10:54 WIB

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:50 WIB

Tips Liburan ke Swiss: Pakai Danamon LEBIH PRO dengan 13 Mata Uang Termasuk CHF

Tips Liburan ke Swiss: Pakai Danamon LEBIH PRO dengan 13 Mata Uang Termasuk CHF

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:45 WIB

Mengapa Petir Lebih Dulu Terlihat daripada Suara Guruh Halilintar? Ini Alasannya

Mengapa Petir Lebih Dulu Terlihat daripada Suara Guruh Halilintar? Ini Alasannya

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 10:40 WIB

Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?

Karhutla Mengamuk di Way Kambas hingga Dekati Kandang Gajah, Bagaimana Nasib Satwa Langka Ini?

Lampung | Kamis, 24 September 2026 | 10:39 WIB

John Herdman Sesumbar Timnas Indonesia Punya Peluang Besar Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

John Herdman Sesumbar Timnas Indonesia Punya Peluang Besar Angkat Trofi FIFA ASEAN Cup

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

Optimistis Menang Banding, Nadiem Makarim: Saya Sudah Buktikan Tidak Ada Korupsi

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:33 WIB

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Warga Medan Merapat! 3 Spot Healing untuk Sehari, Bisa PP Naik Motor!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:30 WIB

×