Soal Pembangunan Kota, Anies Disebut Tak Bisa Samai Rekor Firaun

Reza Gunadha, Husna Rahmayunita

Rabu, 05 Februari 2020 | 08:05 WIB
Soal Pembangunan Kota, Anies Disebut Tak Bisa Samai Rekor Firaun
Anies Baswedan di pengungsian korban banjir Jakarta. (Suara.com/Fakhri)

Suara.com - Pengurus Cabang Istimewa Nadhlatul Ulama (PCINU) Amerika Serikat Akhmad Sahal atau Gus Sahal menilai Gubernur Anies Baswedan tak bisa menyamai rekor Raja Mesir Kuno Firaun.

Bukan tanpa alasan, anggapan tersebut terlontar lantaran Gus Sahal teringat dengan pernyataan Anies saat masa kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017.

Menurut Gus Sahal, saat itu Anies menyebut Firaun bisa membangun kota yang megah. Hal itu disampaikan Gus Sahal melalui cuitan yang dibagikan di akun Twitter @sahal_AS.

"Anies saat kampanye pilgub DKI pernah bilang, kalo hanya bangun kota megah, Firaun pun bisa," cuit Gus Sahal, seperti dikutip Suara.com Selasa (4/2/2020).

Namun, penyataan Anies tersebut berbanding terbalik dengan kondisi sekarang. Sebab, Anies dinilai gagal membangun ibu kota dan justru membuat keadaan makin runyam.

"Sekarang setelah jadi gubernur, Anies bangun kota megah pun gak becus. Malah amburadul," imbuhnya.

Walhasil, Anies disebut tidak bisa menyamai atau mengungguli rekor Firaun yang dijadikan standar penilaian pembangunan kota. Tak seperti pernyataan yang dahulu dilontarkan.

"Cuma menyamai rekor Firaun aja Anies ga sanggup. Apalagi mengungguli," kata Gus Sahal, memungkasi.

Cuitan Gus Sahal itupun seketika memantik tanggapan warganet, khususnya dari para pendukung Anies yang ramai melayangkan protes.

baca juga

Sejak dibagikan, tanggapan Gus Sahal telah mendapat 288 retweets dan 1.000 likes.

Gus Sahal sindir Anies tak bisa samai rekor Firaun. (Twitter/@sahal_AS)
Gus Sahal sindir Anies tak bisa samai rekor Firaun. (Twitter/@sahal_AS)

Untuk diketahui, saat masa kampanye Pilgub 2017, Anies Baswedan menyampaikan mestinya pembanguan Jakarta tak hanya difokuskan soal fisik dan kemegahan kota.

Ia justru menekankan perlu adanya nilai keadilan dalam usaha tersebut. Hal itu yang membedakan pembangunan di ibu kota dengan zaman Firaun.

"Kalau hanya membangun kota yang megah, maka Firaun pun dulu bisa membangun kota yang megah. Tetapi, menghadirkan keadilan, nah itu enggak bisa karena di sana enggak ada," ucap Anies.

Sementara, salah satu usaha untuk mewujudkan keadilan yang dimaksud yakni dengan memajukan sektor pendidikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cari Penggantinya, Sandiaga Usul Buat Sesi Debat Terbuka untuk Cawagub DKI

Cari Penggantinya, Sandiaga Usul Buat Sesi Debat Terbuka untuk Cawagub DKI

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 18:55 WIB

Soal Monas Gundul, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota: Jangan Tanya soal Pohon

Soal Monas Gundul, Kadis Pertamanan dan Hutan Kota: Jangan Tanya soal Pohon

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:46 WIB

Anies Kembali Hijaukan Monas, Warganet: Pohon Mahoni Mana, Kok Jadi Kecil?

Anies Kembali Hijaukan Monas, Warganet: Pohon Mahoni Mana, Kok Jadi Kecil?

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 17:45 WIB

PDIP: Alhamdulillah Anies Sudah Tobat, Monas Ditanami Pohon Lagi

PDIP: Alhamdulillah Anies Sudah Tobat, Monas Ditanami Pohon Lagi

News | Selasa, 04 Februari 2020 | 16:29 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×