Tolak WNI Eks ISIS Diabaikan, Intelektual NU: Mereka Bisa Rekrut Online

Rendy Adrikni Sadikin, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 12 Februari 2020 | 11:48 WIB
Tolak WNI Eks ISIS Diabaikan, Intelektual NU: Mereka Bisa Rekrut Online
Ulil Abshar Abdalla. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Intelektual Nahdlatul Ulama (NU) Ulil Abshar Abdalla mengaku tak sepakat dengan keputusan pemerintah menolak memulangkan para WNI eks kombatan ISIS. Ulil menyebut pemerintah harus bertanggungjawab penuh atas mereka.

Hal itu disampaikan oleh Ulil melalui akun Twitter miliknya @ulil. Menurutnya, tidak memulangkan para eks kombatan ISI bukanlah sebuah solusi.

"Saya menghormati keputusan pemerintah. Tapi, saya punya pendapat berbeda. Tidak memulangkan mereka tak seluruhnya merupakan solusi," kata Ulil seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/2/2020).

Meski tak kembali ke Indonesia, para anggota Isis tetap bisa melakukan rekrutmen secara jarak jauh atau online. Penularan virus jihadisme justru dilakukan lebih banyak dalam bentuk kontak tidak langsung.

"Penyebaran virus ideologi ini lebih banyak melalui ruang maya dengan cara tersembunyi 'slaman-slumun'," ungkap Ulil.

Terkait sikap para WNI eks kombatan ISIS yang telah membakar paspor mereka sehingga tak pantas dipulangkan, Ulil mengkritik pendapat tersebut. Menurutnya pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi status kewarganegaraan mereka.

Secara kemanusiaan, membiarkan para WNI eks kombatan ISIS tak memiliki kewarganegaraan merupakan hal yang tak bertanggungjawab. Kini nasib para WNI tak jelas, tak memiliki kewarganegaraan atau stateless.

"Apapun kesalahan mereka, negara Indonesia harus tetap memberi mereka status kewargaan," ucapnya.

Untuk diketahui, pemerintah telah resmi memutuskan untuk tidak memulangkan ratusan WNI eks teroris ISIS yang berada di kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut diambil mengingat pemerintah tak mau jika eks WNI ISIS itu mengganggu keamanan.

baca juga

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyebut, pemerintah akan tetap memberikan rasa aman pada masyarakat Indonesia. Untuk itu, sebanyak 600 lebih teroris pelintas batas itu tidak akan dipulangkan ke Indonesia.

"Karena kalau FTF pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman, sehingga pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris. Tidak akan memulangkan FTF ke Indonesia," kata Mahfud di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (11/2/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WNI Eks ISIS Tak Akan dipulangkan, Komnas HAM Pertanyakan Kelanjutan Hukum

WNI Eks ISIS Tak Akan dipulangkan, Komnas HAM Pertanyakan Kelanjutan Hukum

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 05:55 WIB

Buku Pelajaran Sebut NU Radikal, Disdik Surabaya: Sekarang Sudah Dicabut

Buku Pelajaran Sebut NU Radikal, Disdik Surabaya: Sekarang Sudah Dicabut

Jatim | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:51 WIB

Disdik Perintahkan Perobekan Halaman Buku Pelajaran yang Sebut NU Radikal

Disdik Perintahkan Perobekan Halaman Buku Pelajaran yang Sebut NU Radikal

Jatim | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:09 WIB

Puji NU, Ma'ruf Amin: Banyak Organisasi Cepat Wabillahi Taufiq Wal Hidayah

Puji NU, Ma'ruf Amin: Banyak Organisasi Cepat Wabillahi Taufiq Wal Hidayah

News | Jum'at, 31 Januari 2020 | 23:26 WIB

Disebut Pembohong, GP Ansor Ancam Somasi Pendiri Sunda Empire Rangga Sasana

Disebut Pembohong, GP Ansor Ancam Somasi Pendiri Sunda Empire Rangga Sasana

Jabar | Selasa, 28 Januari 2020 | 16:41 WIB

Petinggi Sunda Empire Ngaku Kader NU Tulen, GP Ansor: Pembohong!

Petinggi Sunda Empire Ngaku Kader NU Tulen, GP Ansor: Pembohong!

Jabar | Selasa, 28 Januari 2020 | 15:24 WIB

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

Natuna Diklaim China, Sikap Prabowo hingga Luhut Dinilai Centang Perenang

News | Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:13 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×