Kongres PAN Ricuh, Mustofa: Cuma Lempar Kursi, Kayak Mau Kiamat

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Rabu, 12 Februari 2020 | 14:38 WIB
Kongres PAN Ricuh, Mustofa: Cuma Lempar Kursi, Kayak Mau Kiamat
Mustofa Nahrawardaya (twitter @TofaTofa_id)

Suara.com - Kongres Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Clarion Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (1/2/2020) berlangsung ricuh.

Mantan Koordinator Relawan IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Mustofa Nahrawardaya memberi tanggapan terkait kericuhan tersebut. Namun komentar Mustofa justru menimbulkan perdebatan di kalangan warganet.

Menurutnya, masyarakat Indonesia tidak perlu heboh menanggapi kericuhan yang terjadi dalam kongres PAN.

Hal ini disampaikan Mustofa dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @TofaTofa_id, yang diunggah pada Selasa (11/2/2020).

"Netizen di negeri ini kenapa tiba-tiba kaget lihat ada orang lempar kursi? Pas dulu ada pembunuhan para demonstran aja gak pada kaget tuh. Cuma lempar kursi saja, kayak mau kiamat. Hidup NKRI!" cuit Mustofa.

Pantauan Suara.com, cuitan tersebut telah mendapatkan lebih dari seribu likes dan 200 retweet pada Rabu (12/2) siang.

Komentar Mustofa Nahrawardaya soal kericuhan kongres PAN (twitter @TofaTofa_id)
Komentar Mustofa Nahrawardaya soal kericuhan kongres PAN (twitter @TofaTofa_id)

Selang beberapa jam setelah Mustofa mengunggah cuitan tersebut, Dede Budhyarto yang dikenal sebagai pendukung Jokowi dan Ahok membuat cuitan. Dede menyebut nama Mustofa di sana.

Melalui akun @kangdede78, Dede menunjukkan dua foto saat terjadi aksi lempar kursi di kongres PAN.

Ia menyindir Mustofa dan menulis, "Botak @TofaTofa_id dirimu yang mana?"

baca juga

Mustofa langsung menjawab cuitan Dede, "Ndeso banget. Gak ada lah. Saya orangnya berada di tempat orang-orang lurus."

Belum puas dengan membalas komentar seperti itu, Mustofa kembali menjawab tudingan Dede.

"Biasa aja ah. Gak nipu 264 juta orang. Gak bunuh orang," balas Mustofa yang dituding Dede kena azab.

Mustofa mengaku tidak berada di lokasi kejadian ketika Kongres PAN ricuh.

"Yang lempar kursi, sesama mereka. Kenapa yang di luar pada sewot ya. Biarin aja napa," tulis Mustofa dalam cuitan lainnya.

Mustofa Nahrawardaya mengomentari kericuhan kongres PAN (twitter @TofaTofa_id)
Mustofa Nahrawardaya mengomentari kericuhan kongres PAN (twitter @TofaTofa_id)

Gara-gara pernyataan-pernyataan ini, Mustofa diserbu warganet. Bahkan ada yang mengingatkan Mustofa atas perkataannya yang dapat berujung pada penindakan hukum hingga penjara.

Seperti komentar dari @andesh_, "Hati-hati entar diciduk lagi terus kambuh lagi penyakitnya om".

"Sayang aja bang, apakah gak bisa saling ngalah gitu. Kan gak elok," tulis @MadiBros.

"Ooo...Jadi normal ya ada kursi terbang di acara parpol? I see," tulis @aincrad38361225.

Penyebab kericuhan

Kericuhan itu terjadi antar tim pendukung calon Ketua Umum (Caketum) DPP PAN periode 2020-2025 Mulfachri Harahap dan Zulkifli Hasan. Bentrokan itu terjadi di ruang sidang kongres ke V PAN yang dilaksanakan di Hotel Clarion Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (1/2/2020).

Dua kubu pendukung Calon Ketua Umum DPP PAN Mulfachri Harahap dan Zulkifli Hasan saling lempar kursi dan botol air mineral. Keributan terjadi ketika skorsing atau penghentian sementara sidang kongres tersebut.

Kejadian itu berawal ketika sidang pleno di skorsing oleh ketua sidang dan meminta para peserta kongres untuk ke luar ruangan.

Namun beserta pendukung Zulkifli Hasan tidak mau keluar ruangan kongres. Hal itu memancing kemarahan pendukung Mulfachri Harahap, sehingga gesekan keduanya terjadi.

Akibat kejadian tersebut, ruang kongres berantakan, dan kursi berhamburan. Sementara itu, Amien Rais dievakuasi untuk keluar ruang sidang sebelum skorsing.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam langsung turun tangan dan mengarahkan personelnya untuk mengamankan keributan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zulkifli Hasan Jadi Ketum, PAN Sempat Endus Isu Amien Rais Mau Disingkirkan

Zulkifli Hasan Jadi Ketum, PAN Sempat Endus Isu Amien Rais Mau Disingkirkan

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:18 WIB

Benarkah Pemerintahan Jokowi Bantu Zulkifli Hasan Jadi Ketum PAN Lagi?

Benarkah Pemerintahan Jokowi Bantu Zulkifli Hasan Jadi Ketum PAN Lagi?

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 12:09 WIB

Zulkifli Hasan Terpilih Menjadi Ketua Umum PAN

Zulkifli Hasan Terpilih Menjadi Ketua Umum PAN

Foto | Rabu, 12 Februari 2020 | 10:47 WIB

Ricuh, Peserta Kongres PAN Saling Lempar Kursi

Ricuh, Peserta Kongres PAN Saling Lempar Kursi

Foto | Rabu, 12 Februari 2020 | 08:00 WIB

Kongres PAN Ricuh, Gus Romli Sindir Amien: Akibat Salah Pahami Perang Badar

Kongres PAN Ricuh, Gus Romli Sindir Amien: Akibat Salah Pahami Perang Badar

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:47 WIB

Zulkifli Hasan Kembali Jadi Ketua Umum PAN 2020-2025

Zulkifli Hasan Kembali Jadi Ketua Umum PAN 2020-2025

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 19:08 WIB

Polisi Tangkap Provokator Kericuhan Kongres PAN, Ada Kursi 'Terbang'

Polisi Tangkap Provokator Kericuhan Kongres PAN, Ada Kursi 'Terbang'

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 18:11 WIB

Brimob Jaga Ketat Kongres PAN Usai Ricuh

Brimob Jaga Ketat Kongres PAN Usai Ricuh

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 17:11 WIB

Asman Abnur Mundur dari Bursa Calon Ketua Umum PAN

Asman Abnur Mundur dari Bursa Calon Ketua Umum PAN

News | Selasa, 11 Februari 2020 | 17:04 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×