Zulhas Sebut Rugi Jadi Oposan, PPP Enggan Simpulkan PAN Ingin Masuk Koalisi

Chandra Iswinarno, Novian Ardiansyah

Kamis, 13 Februari 2020 | 17:55 WIB
Zulhas Sebut Rugi Jadi Oposan, PPP Enggan Simpulkan PAN Ingin Masuk Koalisi
Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani. (Ria Rizki/Suara.com).

Suara.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) belum melihat keinginan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk bergabung dalam koalisi pemerintahan, seiring pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang menilai rugi jika partai berlambang matahari tersebut menjadi oposisi mengikuti jejak PKS.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani mengemukakan, anggapan PAN ingin bergabung koalisi masih terlalu dini jika hanya didasarkan atas pernyataan Zulhas dalam pidatonya di Kongres V PAN yang digelar di Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Nah, itu kan persoalan atau bergulirnya isu PAN masuk ke pemerintahan. Itu kan berawal dari statemen Pak Zul bahwa PAN opisisi itu akan rugi. Nah, apakah dengan demikian itu isyarat bahwa PAN itu ingin bergabung dengan pemerintah kan terlalu awal juga untuk menyimpulkan demikian," kata Arsul di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta pada Kamis (13/2/2020).

Arsul mengaku lebih memilih penjelasan langsung dari Zulhas terkait posisi yang diinginkan PAN, ketimbang harus menilai berdasarkan ucapan mantan menteri lingkungan hidup dan kehutanan semata.

"Jadi kita lihat dulu lah ya supaya jelas. Saya yakin Pak Zul akan memperjelas ucapannya itu. Saat ini, menurut kami di PPP itu belum bisa disimpulkan bahwa PAN itu ingin masuk ke dalam koalisi pemerintahan," ujar Arsul.

Sebelumnya pada pidato di Kongres V PAN, Zulhas mengatakan partai yang dipimpinnya tersebut harus mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu 2024 ketimbang meributkan posisi PAN usai Pemilu 2019.

"Positioning itu penting untuk menghadapi tantangan yang berat, 2024 itu tidak mudah. Kita kemarin masih ribut soal oposisi, tidak oposisi, itu yang saya tidak setuju," kata Zulkifli dalam pidatonya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

Zulkifli juga enggan bila harus mengikuti jejak langkah PKS yang sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi pemerintah.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh teman kita, partai itu (PKS), akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan, ke kanan sekali kita kalah, kalah kita," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak

PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 16:24 WIB

Kursi Terbang di Kongres PAN, Kemal Palevi: Ingetin Mukanya, Jangan Dipilih

Kursi Terbang di Kongres PAN, Kemal Palevi: Ingetin Mukanya, Jangan Dipilih

Entertainment | Kamis, 13 Februari 2020 | 15:44 WIB

PAN: Zulhas  Jadi Ketua Umum, Kami Lepas dari Belenggu Amien Rais

PAN: Zulhas Jadi Ketua Umum, Kami Lepas dari Belenggu Amien Rais

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 21:32 WIB

Ramai Potret Lempar Kursi di Kongres PAN, Warganet Malah Jadikan Stiker

Ramai Potret Lempar Kursi di Kongres PAN, Warganet Malah Jadikan Stiker

Tekno | Rabu, 12 Februari 2020 | 16:41 WIB

Respon Kocak Warganet soal Kericuhan Kongres V PAN di Kendari

Respon Kocak Warganet soal Kericuhan Kongres V PAN di Kendari

Video | Rabu, 12 Februari 2020 | 16:24 WIB

Ledek Aksi Lempar Kursi Kongres PAN, Pekerja Hotel Buat Video Parodi TikTok

Ledek Aksi Lempar Kursi Kongres PAN, Pekerja Hotel Buat Video Parodi TikTok

News | Rabu, 12 Februari 2020 | 15:35 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×