PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak

Dwi Bowo Raharjo | Novian Ardiansyah
PAN Rugi Jika Oposisi, PKS: Ruang Koalisi Pemerintah Sudah Sesak
Mardani Ali Sera di acara Reuni 212 di Monas, Senin (2/12/2019). (Suara.com/Stephanus Aranditio)

PKS tetap memilih berada di luar pemerintahan.

Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menanggapi pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) yang mengatakan bahwa PAN enggan mengikuti jejak PKS sebagai oposisi. Zulhas menilai PAN akan rugi jika jadi oposisi pemerintahan Jokowi - Ma'ruf Amin.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera berpandangan bahwa langkah PKS justru sudah tepat untuk kelangsungan demokrasi di Indonesia. Sebab, sebagai partai yang kalah dalam Pemilu 2019, PKS tetap memilih berada di luar pemerintahan.

"Tiap partai punya kebijakan masing-masing dan PKS mengambil posisi di luar pemerintahan sebagai bagian dari cinta dan melayani negeri agar ada mekanisme check and ballances. Demokrasi Indonesia justru perlu #KamiOposisi agar pemerintah bekerja dengan benar dan bekerja cerdas. PKS yakin insya Allah pilihan #KamiOposisi sehat dan baik bagi demokrasi Indonesia," ujar Mardani saat dihubungi, Kamis (13/2/2020).

Mardani juga berpandangan bahwa saat ini sudah tak ada ruang lagi di dalam pemerintahan.

Untuk itu, partai seperti PKS maupun PAN yang bukan partai pendukung pemerintah harus berada di ruang yang berbeda dengan partai koalisi pemerintah.

"Yang pro pemerintah sudah penuh sesak. Partai justru perlu ruang gerak yang luas. Ruang #KamiOposisi justru luas," kata Mardani.

Kendati begitu, Mardani tetap menghormati apapun keputusan yang diambil oleh PAN nantinya dalam posisi mereka di pemerintahan.

"Kami pada posisi mendoakan PAN memutuskan yang terbaik untuk publik," ujar Marsani.

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dalam pidatonya di Kongres V PAN mengatakan bahwa partai di bawah kepemimpinannya tersebut harus mempersiapkan diri dalam menghadapi Pemilu 2024 ketimbang meributkan posisi PAN usai Pemilu 2019.

"Positioning itu penting untuk menghadapi tantangan yang berat, 2024 itu tidak mudah. Kita kemarin masih ribut soal oposisi, tidak oposisi, itu yang saya tidak setuju," kata Zulkifli dalam pidatonya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (12/2/2020).

Zulkifli kemudian juga menyatakan enggan bila harus mengikuti jejak langkah PKS yang sudah mendeklarasikan diri sebagai oposisi pemerintah.

"Kalau oposisi itu sudah diambil tagline-nya oleh PKS. Kalau kita ikut masuk ke situ, isu oposisi yang sudah diambil oleh teman kita, partai itu (PKS), akan sangat merugikan kita. Kalau kita bergerak ke kanan, ke kanan sekali kita kalah, kalah kita," kata Zulkifli.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS