Prabowo Dapat Predikat Menteri Terbaik, Sumarsih Singgung Pelanggaran HAM

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Senin, 17 Februari 2020 | 22:18 WIB
Prabowo Dapat Predikat Menteri Terbaik, Sumarsih Singgung Pelanggaran HAM
Maria Catarina Sumarsih, seorang ibu penggerak Aksi Diam Kamisan. [Suara.com/Stephanus Aranditio]

Suara.com - Lembaga survei Indo Barometer menemukan sebanyak 18,4 persen responden paling mengenal Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dibanding menteri-menteri lainnya di Kabinet Indonesia Kerja. Prabowo juga dinilai menjadi menteri dengan predikat terbaik dari segi kinerja.

Terkait itu, Maria Catarina Sumarsih salah satu ibu dari korban Semanggi I ikut mengomentari terkait hasil survei tersebut. Meskipun citra Prabowo semakin membaik setelah berkoalisi dengan pemerintah, namun Sumarsih tidak pernah lupa dengan catatan merah yang pernah dibuat Prabowo.

Saat masih menjabat sebagai Danjen Kopassus, Prabowo membentuk Tim Mawar yang terdiri dari 11 prajurit Kopassus. Tim Mawar disebut melakukan penculikan aktivis 1997-1998.

"Tidak akan hilang, karena kami selalu menyuarakan terhadap kasus-kasus pelanggaran HAM berat dan sampai sekarang kami masih menuntut kepada pemerintah untuk menyelesaikannya," kata Sumarsih saat dihubungi Suara.com, Senin (17/2/2020).

Salah satu inisiator Aksi Kamisan itu menjelaskan bahwa catatan pelanggaran HAM berat tidak bisa dilepaskan begitu saja meskipun Prabowo kini telah menjadi menteri.

Masih terngiang di ingatannya kala masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 yang mempertemukan Jokowi dan Prabowo untuk bertarung kedua kalinya.

Pada saat itu, masyarakat kembali disajikan soal informasi pemecatan Prabowo oleh dewan kehormatan perwira yang diceritakan oleh Agum Gumelar. Sidang DKP itu mengungkapkan salah satu alasan pemecatan Prabowo yakni terkait denhan penugasan Tim Mawar untuk menculik aktivis pro demokrasi.

Namun setelah itu tidak ada lagi langkah-langkah untuk mengadili para pelanggar HAM masa lalu. Selain itu, Sumarsih juga menyebut kalau ada upaya untuk melupakan kasus-kasus pelanggaran HAM berat di masa lalu.

Meski begitu, Sumarsih masih meyakini akan ada masyarakat lainnya yang tidak lupa dengan pelanggaran HAM masa lalu dan tetap memperjuangkannya untuk segera dituntaskan.

Berbicara soal survei Indo Barometer, Sumarsih menilai kalau hasil citra yang baik itu bisa dibuat.

Bukan tidak mungkin pula menurutnya kalau citra yang bagus tersebut memang sengaja dibuat untuk bekal Prabowo di Pemilihan Presiden 2024.

"Tetapi masyarakat Indonesia saya rasa juga masih ada yang memiliki rasa cinta terhadap setiap manusia," ujarnya.

"Artinya pelanggaran HAM berat itu tidak boleh terulang lagi dengan cara memperjuangkan para pelanggar HAM berat itu dibuat jera diadili di meja pengadilan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fahri Hamzah: Wajar Prabowo Peringkat Satu, Survei Capres Saja Nomor Dua

Fahri Hamzah: Wajar Prabowo Peringkat Satu, Survei Capres Saja Nomor Dua

News | Senin, 17 Februari 2020 | 18:16 WIB

Resmi! Pelanggaran HAM Berat Pertama Rezim Jokowi: Paniai Berdarah

Resmi! Pelanggaran HAM Berat Pertama Rezim Jokowi: Paniai Berdarah

News | Senin, 17 Februari 2020 | 17:58 WIB

Prabowo Teratas di Indo Barometer, PDIP: Kerja Gak Bagus yang Jelek Jokowi

Prabowo Teratas di Indo Barometer, PDIP: Kerja Gak Bagus yang Jelek Jokowi

News | Senin, 17 Februari 2020 | 14:21 WIB

Prabowo Menteri Terbaik, PDIP: The Right Man on the Right Place

Prabowo Menteri Terbaik, PDIP: The Right Man on the Right Place

News | Senin, 17 Februari 2020 | 14:09 WIB

Prabowo Terpopuler di Indo Barometer, Azis: Posisi 2 dan 3 Karya Golkar

Prabowo Terpopuler di Indo Barometer, Azis: Posisi 2 dan 3 Karya Golkar

News | Senin, 17 Februari 2020 | 13:07 WIB

Terkini

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:27 WIB

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:14 WIB

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:20 WIB

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:02 WIB

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:56 WIB