Tak Tersindir Ucapan Megawati, Demokrat: Positif Thinking Saja

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Kamis, 20 Februari 2020 | 14:55 WIB
Tak Tersindir Ucapan Megawati, Demokrat: Positif Thinking Saja
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. (ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Suara.com - Wakil Ketua Partai Demokrat Syarief Hasan enggan menanggapi jauh pernyataan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang meminta tidak ada paksaan kepada anak maupun saudara untuk terjun ke dunia politik, jika tidak ada kemampuan.

Belakangan pernyataan Megawati itu dianggap sebagai sindiran, salah satunya untuk Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan putranya, Agus Harimurti Yudhoyono. AHY diketahui menjadi kandidat kuat untuk menggantikan SBY sebagai ketua umum.

Terkait itu, Syarief menyarankan agar dapat ditanyakan secara langsung kepada Megawati, untuk siapa pernyataan itu dilontarkan.

"Loh saya gak tahu itu, tanya bu Megawati," kata Syarief di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020).

Syarief juga enggan berpikir negatif dengan ikut menganggap bahwa pernyataan Megawati tersebut dimaksudkan untuk menyindir SBY dan AHY.

"Jangan-jangan negatif lah, positif thinking saja. Saya pikir sih kita belum berpikir sampai ke sana, kita positif thinking saja," ujar Syarief.

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengatakan bahwa pada tahun politik 2024 akan terjadi regenerasi kepemimpinan.

Karena itu, ia berpesan agar generasi tua dapat memberikan kesempatan pada generasi muda untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.

"Ini saya titip pesan. Nah, nanti, ini kan ada hal yang sangat berubah di perpolitikan Indonesia ini. Satu, 2024 akan terjadi regenerasi. Benar, kita-kita ini sudah fading away. Yang mesti maju itu yang didorong itu anak-anak muda," kata Megawati di Kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (19/2/2020).

baca juga

Namun, Megawati meminta agar tidak ada pihak yang memaksakan kepentingannya sendiri. Semisal, mendorong-dorong sanak keluarga untuk maju dalam politik. Padahal, di satu sisi, ada kader yang dirasa lebih mumpuni ketimbang sanak keluarga yang dipaksakan tersebut.

"Tapi berhentilah, kalau kalian punya anak, anaknya itu enggak bisa jangan dipaksa-paksa. Jengkel loh saya. Lah iya loh, ngapain sih kayak enggak ada orang. Kader itu ya anak kalian juga loh. Gimana yo. Kalau enggak anakne, kalau endak istrine, kalau enggak ponakane," kata Megawati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijagokan Jadi Ketum Demokrat, AHY Disebut Paling Pantas Gantikan SBY

Dijagokan Jadi Ketum Demokrat, AHY Disebut Paling Pantas Gantikan SBY

News | Rabu, 19 Februari 2020 | 22:07 WIB

Demokrat: Lucu, Pasal 170 RUU Cipta Kerja Prioritas Kok Salah Ketik

Demokrat: Lucu, Pasal 170 RUU Cipta Kerja Prioritas Kok Salah Ketik

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:12 WIB

Butuh Pansus, Demokrat: Kasus Jiwasraya Merupakan Kejahatan Kerah Putih

Butuh Pansus, Demokrat: Kasus Jiwasraya Merupakan Kejahatan Kerah Putih

News | Jum'at, 14 Februari 2020 | 18:05 WIB

PKS Sebut PAN Siap Dukung Pansus Jiwasraya Jika Zulhas Kembali Jadi Ketum

PKS Sebut PAN Siap Dukung Pansus Jiwasraya Jika Zulhas Kembali Jadi Ketum

News | Kamis, 13 Februari 2020 | 14:10 WIB

Temui Cabup yang Dipasang Demokrat, AHY Bakal Terbang ke Papua Besok

Temui Cabup yang Dipasang Demokrat, AHY Bakal Terbang ke Papua Besok

News | Jum'at, 07 Februari 2020 | 23:32 WIB

SBY dan Prabowo Dukung Gibran 'Nyalon' di Pilkada Solo

SBY dan Prabowo Dukung Gibran 'Nyalon' di Pilkada Solo

Jawa Tengah | Jum'at, 07 Februari 2020 | 17:58 WIB

Panja dan Pansus Jiwasraya Disebut Tak Bisa Bareng, Demokrat: Apa Alasannya

Panja dan Pansus Jiwasraya Disebut Tak Bisa Bareng, Demokrat: Apa Alasannya

News | Rabu, 05 Februari 2020 | 14:00 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot dan Diperiksa Propam Mabes!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

Bakar Sampah Berujung Petaka, Pohon di Joglo Ambruk Timpa Kabel dan Tembok

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:21 WIB

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar

Surakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:18 WIB

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

×