Wapres Ma'ruf Berharap Pesantren Bisa Lahirkan Tokoh-tokoh Perubahan

Dwi Bowo Raharjo | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Jum'at, 21 Februari 2020 | 00:00 WIB
Wapres Ma'ruf Berharap Pesantren Bisa Lahirkan Tokoh-tokoh Perubahan
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto dok. setwapres)

Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyebut keberadaan pondok pesantren bukan hanya untuk menciptakan generasi bangsa yang paham dalam urusan agama. Maruf berharap pondok pesantren juga bisa turut melahirkan tokoh-tokoh perubahan demi kemajuan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Ma'ruf ketika melakukan silahturahmi bersama keluarga besar Pondok Pesantren Qamarul Huda di Nusa Tenggara Barat, Kamis (20/2/2020).

“Melahirkan tokoh-tokoh perubahan, perbaikan, yang bisa melakukan perbaikan dalam kehidupan masyarakat sesudah mereka kembali ke daerahnya masing-masing,” kata Ma'ruf.

Harapan Ma'ruf itu tidak terlepas dari salah satu program prioritas pemerintah saat ini, yakni pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Dengan demikian pemerintah juga berupaya agar masyarakat Indonesia bisa tumbuh sehat serta memiliki daya saing diantaranya melalui pendidikan termasuk kehadiran pesantren.

"Karena itu lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi, untuk melahirkan SDM yang unggul. Serta pondok pesantren melahirkan anak yang cerdas. Tidak hanya sekedar melahirkan orang yang paham agama,” ujarnya.

Ma'ruf kemudian mengimbau kepada para ulama juga turut serta membimbing anak didiknya baik dari segi rohani maupun jasmani. Dengan begitu pondok pesantren pun secara langsung ikut terlibat dalam membantu pemerintah menebar kemaslahatan dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

"Itu tugas ulama. Menghilangkan yang membahayakan masyarakat, dan meminimalisir kerusakan atau bahaya di masyarakat," ujarnya.

Selain itu, Ma'ruf juga berpesan kepada pondok-pondok pesantren yang ada di Indonesia bisa berkontribusi dalam menciptakan individu-individu yang profesional serta memiliki daya saing.

"Istilah alon-alon asal kelakom sekarang sudah tidak tepat. Sekarang ini harus cepat, tepat, dan memberi manfaat. Pesantren diharapkan memberi kontribusi yang besar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Ma'ruf: Tingginya Angka Stunting Bisa Lahirkan Generasi Lemah

Wapres Ma'ruf: Tingginya Angka Stunting Bisa Lahirkan Generasi Lemah

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 19:23 WIB

Tinjau Rekonstruksi Rumah Pasca Gempa di NTB, Ma'ruf Berharap Warga Puas

Tinjau Rekonstruksi Rumah Pasca Gempa di NTB, Ma'ruf Berharap Warga Puas

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 04:00 WIB

Hasil Survei Jeblok, PKS Minta Jokowi Beri Ruang ke Maruf Tampil di Media

Hasil Survei Jeblok, PKS Minta Jokowi Beri Ruang ke Maruf Tampil di Media

News | Selasa, 18 Februari 2020 | 15:22 WIB

Maruf Jeblok Versi Survei, Fahri Hamzah: Wapres Memang Cuma Jadi Ban Serep

Maruf Jeblok Versi Survei, Fahri Hamzah: Wapres Memang Cuma Jadi Ban Serep

News | Senin, 17 Februari 2020 | 17:28 WIB

Terkini

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:00 WIB