Warga Bidara Cina Diimbau Mengungsi Jika Mendengar Sirine Peringatan Banjir

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Jum'at, 21 Februari 2020 | 15:17 WIB
Warga Bidara Cina Diimbau Mengungsi Jika Mendengar Sirine Peringatan Banjir
Warga melintasi banjir di Pejaten Timur, Jakarta Selatan, Kamis (20/02). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Warga terdampak banjir yang terjadi di pemukiman RW 07 Kelurahan Bidara Cina Kecamatan Jatinegara pada Jumat (21/2/2020) pagi sudah kembali ke rumahnya masing-masing. Mereka kembali, setelah sebelumnya mengungsi di posko pengungsian yang berada di Kelurahan Bidara Cina.

Meski begitu, para warga diminta waspada jika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengumumkan peringatan dini bencana banjir.

Seorang anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Bidara Cina Bripka Andri Riana mengatakan pihaknya akan mengimbau warga untuk mengungsi, jika ketinggian air di Bendungan Katulampa sudah mencapai 100 centimeter.

"Kami lihat ketinggian air Katulampa. Kalau di Katulampa tinggi dan berpotensi banjir, kita imbau kepada warga untuk mengungsi. Kalau ketinggian air (di Katulampa) 50 centimeter sampai 70 centimeter masih aman. Tetapi, kalau sudah di atas 100 sampai 170 centimeter harus mengungsi," ujar Andri saat ditemui di Keluarahan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (21/2/2020).

Tak hanya itu, Andri mengatakan, pihak Kelurahan Bidara Cina dan jajaran terkait akan membunyikan sirine yang ada di setiap RW. Sirine tersebut untuk menyampaikan informasi adanya peringatan dini agar warga mengungsi.

"Di sini kan ada alatnya yakni sirine di setiap RW. Jadi, kalau sudah tinggi air di Katulampa, ada operator peringatan dini kepada warga untuk mengungsi," katanya.

Para warga kata Andri juga dihimbau untuk membawa pakaian secukupnya, peralatan mandi.

Untuk diketahui, sebanyak 334 warga RW 07 yang mengungsi sejak Kamis sudah kembali ke rumah masing-masing. Andri menuturkan warga yang mengungsi terdiri dari 7 RT di RW 7 yakni RT 5, 9, 10,14, 16, 17 dan 18.

"Sekitar tujuh RT di RW 7 yang mengungsi di sini dan sudah pulang pagi tadi," kata Andri.

baca juga

Dari pengamatan Suara.com, lokasi pengungsian warga yang terdampak banjir sudah kosong. Hanya ada tiga orang petugas gabungan Bhabinkamtibmas, Koramil dan Satpol PP masih berjaga-jaga di Posko Bencana Banjir di Kelurahan Bidara Cina.

Sebelumnya, ketinggian air banjir di kawasan RW 07 Bidara Cina mencapai dua meter akibat luapan Kali Ciliwung pada Kamis (20/2/2020) pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Mulai Surut, Genangan Setinggi 30 Centimeter Masih Ada di Bidara Cina

Meski Mulai Surut, Genangan Setinggi 30 Centimeter Masih Ada di Bidara Cina

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 14:26 WIB

Banjir di Bidara Cina Surut, Warga Tinggalkan Posko Pengungsian

Banjir di Bidara Cina Surut, Warga Tinggalkan Posko Pengungsian

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 13:15 WIB

Jakarta Banjir, Ribuan Orang Mengungsi Sebagian Butuh Bantuan Makanan

Jakarta Banjir, Ribuan Orang Mengungsi Sebagian Butuh Bantuan Makanan

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:50 WIB

Diguyur Hujan Semalaman, 18 RW di Jakarta Kebanjiran Hingga 80 Centimeter

Diguyur Hujan Semalaman, 18 RW di Jakarta Kebanjiran Hingga 80 Centimeter

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 10:39 WIB

Banjir Rendam Rumah Warga di Pejaten Timur

Banjir Rendam Rumah Warga di Pejaten Timur

Foto | Kamis, 20 Februari 2020 | 18:06 WIB

Terkini

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

×