Gemasnya Anies Lihat Kemacetan Jakarta yang Tak Kunjung Berubah

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 23 Februari 2020 | 06:30 WIB
Gemasnya Anies Lihat Kemacetan Jakarta yang Tak Kunjung Berubah
Warga Jakarta harus menghabiskan waktu hingga 63 jam di jalan akibat kemacetan.

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku senang telah menurunkan peringkat Jakarta sebagai salah satu kota termacet di dunia meski tingkat kemacetannya tak berubah. Dalam satu tahun sejak 2018, Jakarta turun dari posisi tujuh ke-10.

Data yang disebut Anies itu merupakan hasil survei laman penyedia informasi kemacetan kota dunia, tomtom.com. Meski turun peringkat, tingkat kemacetan ibu kota sejatinya tak berubah dari 53 persen dalam satu tahun.

Anies sendiri menargetkan Jakarta keluar dari sepuluh besar kota termacet dunia. Dari survei Tomtom juga, Jakarta disebutnya sempat menduduki peringkat empat pada tahun 2017.

"Target kita keluar dari 10 besar. Jadi sekarang kita sudah turun dari paling macet nomor 4 menjadi paling macet nomor 7. Saya tuh merasa gemas juga kenapa tidak nomor 11 sekalian gitu loh," ujar Anies saat Seminar Nasional BPD SI Sinergi BUMD DKI Jakarta, di kawasan Ancol, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Menurutnya, agar bisa menurunkan lagi peringkatnya, transportasi di Jakarta harus diintegrasikan. Upaya ini disebutnya sebagai cara membuat rencana tata kota yang berkesinambungan.

"Pengelolaannya harus terintegrasi. Yang mengelola tata ruang adalah yang mengelola tata transportasi. Itu sederhana sekali. Kalau tidak, rencana tata ruang dan rencana transportasi tidak nyambung," ujar Anies.

Dengan integrasi, kata dia, maka masyarakat yang naik angkutan umum akan bertambah.

"Mudah-mudahan tahun depan bisa turun lagi. Ketika itu terjadi, maka makin banyak lagi yang mau pindah ke kendaraan umum," ucap Anies.

Sebelumnya, DKI Jakarta menempati peringkat 10 kota termacet di dunia versi laman daring penyedia informasi kemacetan di kota-kota dunia, tomtom.com. Meski demikian, sebenarnya tingkat kemacetan di Jakarta tidak mengalami penurunan.

baca juga

Secara peringkat, ibu kota Indonesia ini memang berhasil turun tiga peringkat. Pada tahun 2018, Jakarta menempati urutan tujuh.

Namun tingkat kemacetan di tahun 2019 dan 2018 tidak berubah, yakni 53 persen. Tidak ada kenaikan atau penurunan sejak 2017 tingkatnya berkurang delapan persen.

Peringkat Jakarta sendiri bisa turun karena adanya kota baru yang disurvei tomtom. Terhitung di tahun 2019 ada 416 kota dan 2028 403 kota. Terjadi penambahan sebanyak 13 kota.

"Dari 13 kota yang baru dimasukan itu, tiga di antaranya langsung menyalip tingkat kemacetan di Jakarta. Kota-kota itu di antaranya adalah Bengaluru dari India, Manila dari Filipina dan Pune dari India," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Integrasi Transportasi di Jakarta, Anies: Perbankan Harus Dukung

Demi Integrasi Transportasi di Jakarta, Anies: Perbankan Harus Dukung

News | Minggu, 23 Februari 2020 | 06:18 WIB

Survei LKSP: Warga DKI Belum Tahu Pemilihan Wagub, Nurmansyah Lebih Populer

Survei LKSP: Warga DKI Belum Tahu Pemilihan Wagub, Nurmansyah Lebih Populer

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:39 WIB

Perkenalkan Skuat untuk Liga 1 2020, Persija Jakarta Undang Anies Baswedan

Perkenalkan Skuat untuk Liga 1 2020, Persija Jakarta Undang Anies Baswedan

Bola | Jum'at, 21 Februari 2020 | 17:31 WIB

Bisa Berkurang 30 Persen, Anies Minta Masyarakat Kelola Sendiri Sampahnya

Bisa Berkurang 30 Persen, Anies Minta Masyarakat Kelola Sendiri Sampahnya

News | Jum'at, 21 Februari 2020 | 15:55 WIB

Bukan Hindari Demo, Ini Klarifikasi Kampus Soal Anies Baswedan Batal ke UMY

Bukan Hindari Demo, Ini Klarifikasi Kampus Soal Anies Baswedan Batal ke UMY

Jogja | Kamis, 20 Februari 2020 | 18:30 WIB

Gaya Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Main Tik Tok

Gaya Anies Baswedan, Ridwan Kamil dan Ganjar Pranowo Main Tik Tok

Video | Kamis, 20 Februari 2020 | 16:52 WIB

Anies Kunjungan Naik Sepeda, Faizal: Pemimpin Wajib Masuk Gorong-gorong

Anies Kunjungan Naik Sepeda, Faizal: Pemimpin Wajib Masuk Gorong-gorong

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 16:52 WIB

Gerindra Minta Anies Jelaskan Pembangunan Hotel di TIM Jika Dipanggil DPR

Gerindra Minta Anies Jelaskan Pembangunan Hotel di TIM Jika Dipanggil DPR

News | Kamis, 20 Februari 2020 | 16:37 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×