Teka-teki Siapa Orang Pertama Pengidap Virus Corona, Kenapa Penting Dicari?

Reza Gunadha

Minggu, 23 Februari 2020 | 16:43 WIB
Teka-teki Siapa Orang Pertama Pengidap Virus Corona, Kenapa Penting Dicari?
Pasien yang diduga terinfeksi virus Covid-19 menjalani perawatan diruang isolasi RSUP Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (18/2). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

"Ia [pasien] tinggal sekitar empat atau lima halte bus dari pasar hewan di Wuhan ... karena ia sakit, ia tidak keluar rumah," jelas Wu Wenjuan.

Ia menambahkan, tiga orang lainnya menunjukkan tanda-tanda terkena virus corona, dua di antaranya tidak ke pasar hewan di Wuhan.

Meski demikian, peneliti juga menemukan 27 orang dari 41 sampel pasien yang dirawat di rumah sakit pada awal wabah "pernah ke pasar hewan dan ikan laut di Wuhan".

Hipotesis bahwa wabah berawal dari pasar tersebut dan mungkin ditularkan dari binatang hidup ke manusia sebelum menyebar dari manusia ke manusia sangat mungkin diterima, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Petugas membungkus pasien ebola yang dikira telah tewas. (Youtube)
Petugas membungkus pasien ebola yang dikira telah tewas. (Youtube)

3. Jadi, apakah satu orang bisa memicu wabah besar?

Pada 2014 hingga 2016 terjadi wabah Ebola di kawasan di Afrika Barat, wabah terbesar penyakit ini sejak pertama kali ditemukan pada 1976.

Catatan WHO menunjukkan bahwa penyakit ini membunuh lebih dari 11.000 dengan angka kasus mencapai 28.000.

Wabah berlangsung selama lebih dari dua tahun dan menyebar ke 10 negara, sebagian besar di Afrika, namun juga ditemukan di Amerika Serikat, Spanyol, Inggris dan Spanyol.

Para saintis menyimpulkan bahwa wabah ini berawal dari satu anak di Guinea.

baca juga

Mereka mengatakan anak ini mungkin terkena Ebola saat bermain di pohon yang juga menjadi rumah koloni kelelawar.

Para ilmuwan ini melakukan ekspedisi ke desa tempat anak ini tinggal, mengambil sampel dan berbicara dengan warga setempat untuk mengetahui sumber wabah.

Hasil penelusuran ini diterbitkan di jurnal EMBO Molecular Medicine.

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi Penyebaran Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

4. Siapa pasien nol pertama yang dikenal dalam sejarah?

Mary Mallon lebih dikenal dengan 'Typhoid Mary' setelah menginfeksi lebih dari 100 dengan penyakit demam tifus di New York pada awal abad ke-20.

Sebutan pasien nol mungkin pertama kali diberikan kepada warga New York bernama Marry Mallon.

Ia kemudian lebih dikenal dengan sebutan "Typhoid Mary" karena menyebabkan wabah demam tifus di New York pada 1906.

Ia berawal dari Irlandia dan pindah ke Amerika dengan bekerja di keluarga kaya sebagai tukang masak.

Di mana pun ia bekerja, selalu saja ada anggota keluarga yang mengalami demam tifus.

Para dokter menggambarkan Mallon sebagai orang yang sehat.

Ia menularkan penyakit namun ia sendiri tidak menunjukkan tanda-tanda mengidap tifus.

Ada bukti bahwa orang punya "kemampuan yang berbeda dalam menyebarkan virus" dan Mary Mallon masuk dalam kategori orang yang "efektif menularkan penyakit" membuatnya mendapat predikat "super-spreader" atau "si penyebar super".

Ketika itu, demam tifus menimpa ribuan warga New York dengan tingkat kematian 10%.

Petugas medis beda memasuki ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (18/2).  [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]
Petugas medis beda memasuki ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat Mohammad Hoesin Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (18/2). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

5. Mengapa ada ilmuwan yang tak suka dengan istilah pasien nol?

Apakah adil menuding satu orang sebagai penyebab munculnya wabah penyakit?

Banyak pakar kesehatan yang tidak setuju dengan identifikasi pasien pertama yang menularkan penyakit, khawatir orang tersebut akan mengalami akan dianggap sebagai "biang masalah".

Selain itu, identifikasi seseorang mungkin juga tidak sepenuhnya akurat. Misalnya dalam kasus wabah AIDS.

Gaetan Dugas, seorang pramugara berkewarganegaraan Kanada, menjadi sasaran kemarahan setelah dinyatakan sebagai sumber penyebaran AIDS di Amerika pada 1980-an.

Namun tiga dekade kemudian, para saintis menyimpulkan Dugas tak mungkin sebagai pasien pertama AIDS.

Kajian pada 2016 menunjukkan bahwa virus penyebab AIDS bergerak dari Karibia ke Amerika pada awal dekade 1970-an.

Ilustrasi HIV/AIDS (shutterstock)
Ilustrasi HIV/AIDS (shutterstock)

6. Istilah pasien nol pertama kali dikenal saat terjadi wabah HIV

Awalnya, para peneliti memakai istilah pasien o (huruf o), untuk mengacu ke pasien HIV yang berada di luar (bahasa Inggris: outside) negara bagian California.

Peneliti-peneliti lain "salah paham", menyebutnya sebagai pasien nol dan istilah itu bertahan hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satu Lelaki Jepang Positif Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia

Satu Lelaki Jepang Positif Virus Corona Usai Kunjungi Indonesia

News | Minggu, 23 Februari 2020 | 16:16 WIB

Kasus Corona Covid-19 di Korea Capai 556, WHO Takut Akan Menyebar ke Afrika

Kasus Corona Covid-19 di Korea Capai 556, WHO Takut Akan Menyebar ke Afrika

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 16:01 WIB

Duel Inter Vs Sampdoria Resmi Ditunda Gegara Virus Corona

Duel Inter Vs Sampdoria Resmi Ditunda Gegara Virus Corona

Bola | Minggu, 23 Februari 2020 | 11:06 WIB

5 Terpopuler : Vidi Aldiano Darah Tinggi hingga Ereksi 12 Jam Gegara Ganja

5 Terpopuler : Vidi Aldiano Darah Tinggi hingga Ereksi 12 Jam Gegara Ganja

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 10:30 WIB

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 2.460 Orang, 78.675 Terinfeksi

Update Corona Covid-19: Korban Tewas Tembus 2.460 Orang, 78.675 Terinfeksi

Health | Minggu, 23 Februari 2020 | 10:00 WIB

Daegu Bak Kota Hantu karena Covid-19, Perubahan Fisik Setelah Setop Merokok

Daegu Bak Kota Hantu karena Covid-19, Perubahan Fisik Setelah Setop Merokok

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 21:23 WIB

Terkini

Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga

Tim SAR Tetap Lanjutkan Pencarian Dua Korban Longsor Pelaga

Bali | Rabu, 04 November 2026 | 10:01 WIB

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Daftar Drakor Terburuk 2026 versi 142 Profesional, Perfect Crown Nomor Satu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:00 WIB

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Calvin Verdonk Jadi Pemain Terbaik Saat Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 09:58 WIB

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Hilirisasi Agroindustri Jadi Strategi Perkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

4 Low pH Cleanser Tea Tree Buat Kulit Berminyak Auto Bersih Bebas Jerawat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 09:50 WIB

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

6 Manfaat Tawas untuk Kecantikan, Benarkah Bisa Menghilangkan Bau Badan dan Mencerahkan Kulit?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 09:49 WIB

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

Sosok Kuat Ini yang Bocorkan Penyadapan Eks Kapolri ke Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:47 WIB

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Dua Orang Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Dongi-Dongi Poso

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

Siapa yang Berhak Melakukan Penyadapan? Ini Aturan Resminya di Indonesia

News | Rabu, 04 November 2026 | 09:46 WIB

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Rupiah Menguat ke Level Rp18.115/USD Rabu Pagi, Ini Pemicunya

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:42 WIB

×