Kasus Corona Covid-19 di Korea Capai 556, WHO Takut Akan Menyebar ke Afrika

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 23 Februari 2020 | 16:01 WIB
Kasus Corona Covid-19 di Korea Capai 556, WHO Takut Akan Menyebar ke Afrika
Wabah Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus virus corona covid-19 sudah tidak lagi berpusat pada China saja, sekarang, virus penyebab masalah pernapasan pneumonia ini mulai merebak secara luas di Korea Selatan.

Dilaporkan Channel News Asia, hingga Minggu (23/2/2020), diketahui kasus virus corona baru sudah mencapai 556 dan empat kematian juga dilaporkan di negara Ginseng tersebut.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, jumah kasus covid-19 naik hampir tiga kali lipat dalam waktu kurang dari 24 jam. Padahal, pada Selasa (18/2/2020) jumlah korban baru 31.

Daegu disebut-sebut sebagai pusat utama penyebaran infeksi. Banyak pasien baru berlokasi di atau dekat Daegu.

Penyebaran ini membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) khawatir covid-19 dapat menyebar ke negara-negara di Afrika.

Ilustrasi Penyebaran Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi Penyebaran Virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pun telah mendesak para pejabat Afrika untuk mempersiapkan kemungkinan penyebaran virus corona di seluruh Afrika.

Sejauh ini, dilansir The Health Site, hanya ada satu kasus yang terlah dikonfirmasi di benua tersebut. Namun, pejabat kesehatan takut virus menyebar di negara-negara dengan sistem layanan kesehatan yang kurang berkembang.

Untuk mencegahnya, WHO telah mengirim lebih dari 30.000 set alat pelindung diri ke enam negara di Afrika. Organisasi ini akan mengirimkan 60.000 set lebih ke 19 negara dalam beberapa minggu mendatang.

WHO juga telah memberikan kursus pelatihan secara daring kepada 11.000 petugas kesehatan Afrika tentang cara melakukan penyaringan, pengujian dan perawatan.

baca juga

Hingga kini, WHO telah mengkonfirmasi lebih dari 78.675 orang telah terinfeksi virus corona baru. Total kematian di China juga mencapai 2.460 dan 11 kematian di luar China.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duel Inter Vs Sampdoria Resmi Ditunda Gegara Virus Corona

Duel Inter Vs Sampdoria Resmi Ditunda Gegara Virus Corona

Bola | Minggu, 23 Februari 2020 | 11:06 WIB

Daegu Bak Kota Hantu karena Covid-19, Perubahan Fisik Setelah Setop Merokok

Daegu Bak Kota Hantu karena Covid-19, Perubahan Fisik Setelah Setop Merokok

Health | Sabtu, 22 Februari 2020 | 21:23 WIB

Pekerja di Pabrik Ponsel Samsung Terinfeksi Virus Corona

Pekerja di Pabrik Ponsel Samsung Terinfeksi Virus Corona

Tekno | Sabtu, 22 Februari 2020 | 21:09 WIB

Bantu Kota Daegu Lawan Covid-19, Park Seo Joon dan Lee Young Ae Beri Donasi

Bantu Kota Daegu Lawan Covid-19, Park Seo Joon dan Lee Young Ae Beri Donasi

Lifestyle | Sabtu, 22 Februari 2020 | 20:42 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×